Twizzlers, Flavored Rubbers

Seru kali ya bikin candy review... Mungkin nggak semua orang suka permen, tapi warna warninya itu lho, menarik kan? Hmm, atau nggak? So, ingin sesekalilah aku membuat review candy and chocolates, hmmm... dan yang pertama aku reviu adalah: Twizzlers.

Pembelian permen ini pun nggak terencana. Bahkan seminggu lalu pun aku belum tahu apa sih Twizzlers itu. Seorang teman yang aku nggak mau sebut namanya, kepengen banget makan Twizzlers. Dia cerita. Kepengen gara-gara liat Justin Bieber makan permen itu. Katanya, permennya dari US, tapi di Singapura katanya juga dijual.

Aku langsung mengingat sepupuku yang lagi liburan ke Singapura. Segeralah, kukirim pesan, menanyakan apa ada Twizzlers di sana. Beberapa jam kemudian, ia membalas pesanku dan bilang bahwa ia lagi di toko permen. Mau yang besar atau kecil? Mau yang rasa apa? Strawberry, Licorice, Chocolate, Cherry, atau Rainbow?

Sepupuku lusanya mengirim pesan. 
"Permen apaan iniii? Ora enak weee ditukuuu?"
Duh, berarti gak enak.
Aku pun tanya ibuku. 
"Oooohh permen sing diuntir-untir sing ditarik-tarik kuwi to? ORA ENAK BLASSS! Rasane koyo mangan plastik..."
Duh.

Beberapa hari kemudian, Twizzler-nyaaa dataaang...


Twizzlers Twists Rainbow
Bentuknya panjang-panjang, warna-warni, dan seperti karet. Ya, karet, tapi ada rasanya. Rasanya pun sangat artifisial. Namanya permen sih. Tiba-tiba aku menyetujui pendapat sepupu dan ibuku. Nggak enak! Serunya, makan permen ini bisa sambil muter-muterin permennya (bergaya koboi muterin tali), atau nggak ditarik-tarik permennya sambil digigit.


Namanya rainbow, rasanya pun bermacam-macam. Ada yang melon, orange, strawberry, dan nggak tahu rasa apalagi. Lidahku tak sanggup mengidentifikasi rasa di dalamnya. Twizzlers dengan ukuran 352 gram ini dibandrol dengan harga 6,5SGD.


Twizzlers Pull and Peel Cherry


Selain rainbow, aku membeli yang rasa cherry karena aku penggemar rasa cherry. Sepupuku dan tanteku bilang rasanya kayak obat. Tapi itulah yang aku suka. Maraschino cherry. Dibanding yang rainbow, aku lebih suka yang cherry. Mungkin karena rasanya. Tapi melihat orang lain malah nggak suka yang cherry, aku merasa, preferensiku nggak normal T.T

Nah, sesuai judulnya Pull and Peel. Twizzlers yang ini bisa ditarik dan dipeel. Jadi satu 'batang' terdiri dari beberapa 'batang' kecil, dan bisa dipisah ternyata.


Aku membeli Twizzlers yang cherry dengan ukuran 396 gram dengan harga 6,5 SGD juga. Kalau dirupiahin berarti jadi sekitar 45 ribu rupiah.


Menurut pengecapanku, Twizzlers itu nggak enak. Aku bisa saja makan Twizzlers tapi kalau di sebelahnya ada Sugus, mungkin aku lebih milih Sugus ke mana-mana. Rasanya kayak karet dan benar kata ibuku, rasanya kayak makan plastik. Nggak lengket sih di gigi, cumaaaa yaaa ituuu... Serunya paling ya bisa ditarik-tarik dan diulur-ulur.

Baca tulisan di belakang bungkus katanya sih dalam setahun Twizzlers diproduksi satu juta mil setahun. Berarti banyak yang doyan juga... hehehe... ^^ Di Jakarta aku belum pernah lihat permen ini di supermarket. Tapi di Kaskus ada yang jual. Dan dia jualnya untuk ukuran 320 gram sebungkusnya 225 ribu rupiah. Mahalnyooo...

Ya, ini reviu yaaa menurut pengecapanku. Aku nggak tahu apakah preferensi pengecapanku normal apa nggak. Tapi banyak orang sekitarku yang bilang nggak enak, sih. ^^ Kalau pengen coba, mungkin belinya yang bungkus kecil dulu aja kali ya, jangan kayak akuuu belinya yang gede. Masih banyak pula di kulkas, entah bagaimana menghabiskannya...

Siang ini (8/2), temanku yang kepengen Twizzlers itu datang ke rumah, mau mengambil Twizzlers-nya. Nggak tahu deh apa pendapat dia. ^^

101 comments:

  1. permen yang aneh, kalo sama permen davos enakan mana mba ??

    ReplyDelete
  2. @Stupid monkey Huaaa, ngomong2 davos aku kepengeeeen beliiii... tuku nang ndi yahh?

    ReplyDelete
  3. @Unatuh, di purwokerto banyak, apalagi deket pabriknya :D

    ReplyDelete
  4. Wah... Kayanya seru una makannya, sambil jungkil balik makannya. Kayanya kalo di tarik2 sangat panjang ya. Kemakan semua ga! Satu permennya. Wkwakwkwk

    ReplyDelete
  5. buset beli permen aja di singapur! una emang keren! alias una keren! permen aja direpiu, apa coba namanya kalo bukan keren? twizzlers kalo di kendal namanya permen jahe, bisa di untir-untir, di emut juga bisa! hahaha

    ReplyDelete
  6. kayak kabel ya.. :D tapi lucu juga warna2nya.

    ReplyDelete
  7. Una.. Aku pernah makan Twizzlers.. Dan aku sepakat bahwa rasanya ngak enak!
    Tp aku emang gak suka permen sih.. Mending makan cokelat deh Na.. Ketauan manfaatnya...
    Kalau pengecapan Una msh bilang nggak enak dan msh bisa ngerasain rasa artifisial, itu berarti lidahnya msh sehat! Jgn dikotori sm makanan2 bohong2an itu Un!

    ReplyDelete
  8. Dari penampakannya saja seperti pipa pipa kecil berwarn warni mirip mainan yaaaaa... Hahaha. Mungkin karena penangkapan awal yg seperti itu, jadinya kesan 'plastik' sudah menuhin kepala, makanya ngaruhnya juga ke pengecapan. Harusnya makan sambil merem Una, ato, jangan denger pendapat dari orang lain dulu. Bisa jadi nanti kesannya akan beda. Apalagi ternyata permen itu cukup terkenal dan produksinya besar. Berarti ada sesuatu nih.. sesuatu!!! Hahahaha *ngomong apa siii inii.. *

    OOT: postingan terschedule yg ntar sore, ikutan GA nya kamuuu. Hihihi *promosi duluan* :p

    ReplyDelete
  9. @Stupid monkey Alaha adohe... Di Jakarta ada yang jual tapi mahalll~

    ReplyDelete
  10. @eksak Hahaha, gak punya kerjaan makanya apa apa direviu xD

    ReplyDelete
  11. @Lyliana Thia Hihihi... Tosss!
    Berarti lidahku gak error error banget, ahahaha...

    ReplyDelete
  12. @Faizal Indra kusuma Jiaaah, aku kalo makan permen sambil duduk. Nggak kayak kamyuu~

    ReplyDelete
  13. @armae Bisa jadi karena udah denger pendapat. Tapi nggak juga kok. Emang rasanya aneh... agak pahit pas udah terakhir. Mungkin lidah saya gak cocok sama permen US hehe...

    Oke ^^

    ReplyDelete
  14. hahaa... aku sih ngga suka yang sejenis gummy gitu kan? Lengket di gigi juga. Setuju mending permen sugus hehehe. Tapi orang Amerika emang suka yang gituan sih. Pernah dibeliin sodara dari amerika satu kilo jelly beans warna warni berupa rasa. Udah 2 tahun ngga abis-abis tuh.
    Masih mending snickers kemana-mana, meskipun karamelnya manis dan lengket, mantap untuk menahan perut lapar!

    ReplyDelete
  15. @Imelda Waaa aku kepengen makan jelly beans @_@ Di Jakarta mahal bangetttt...

    Setujuuu! Snickers enakkk, dan di sini harganya gak terlalu mahal kayak dulu lagi ;)

    ReplyDelete
  16. Hah?
    225 rebu?
    Mahal banget..

    Udah ah, punya Una kan masih banyak tu dikulkas, ntar saya kerumah Una aja, mau beli gag ada duit, hehehe..

    ReplyDelete
  17. @Kopiah Putih Iya jauh banget sama di Spore. Tapi ongkosnya ke sana itu.

    Ya ayo ke sini ^^

    ReplyDelete
  18. aku gak pernah mangan permen kui lo Mbak Una, tapi kalau sugus ancene ueennakkk hehehe

    ReplyDelete
  19. @Sofyan Iyaaa... aku jadi pengen reviu sugus nihh ^^

    ReplyDelete
  20. @Una mending yupi opo chupachup. . .
    kuwi tukokne chupachup isoh nggo sesasi una :)) :))

    ReplyDelete
  21. ih kaya lilin gitu un :p coba cek lagi, jgn2 lilin deh tuh :))
    un, banyak permen yg dikasih kandungan aneh2, jgn banyak2 un :P

    ReplyDelete
  22. Wihhhhh...lucu banget permennya...bisa asik sendiri tuh, selaen enak dimakan, juga bisa dipretelin satu2...hehehe

    ReplyDelete
  23. beli jauh-jauh dari singapur malah ra enak yo un...wis mending ngemut sugus opo davos wae to..hehe

    ReplyDelete
  24. Na, yang di kaskus mahal bener?
    mbayangine ndak enak :D hehehee

    ReplyDelete
  25. @uci cigrey Ingredientsnya nggak aneh sihhh. Cuma ya itu @_@

    ReplyDelete
  26. @Claude C Kenni Dipretelin tapi gak dimakan sih seru hihi ^^

    ReplyDelete
  27. @anazkia Hihi kan ongkos naik pesawatnya tuh jadi mahal xD

    ReplyDelete
  28. makan plastik kayak gimana toh mba yu? aku belum pernah coba, jadi penasaran :p #eehhh

    ReplyDelete
  29. tapi abis kan Na nek dimutmut terus?
    lucu yah bentuknya, tapi nek ngga enak ya percumah

    ReplyDelete
  30. Na, davos ada di gading tuh, di MKG 3 lantai paling atas.

    ReplyDelete
  31. idenya menarik, apalagi bicara ttg rasa, dan sudah pasti tiap orang beda2lah

    coba tadi permen itu dijadikan hadiah GA Na hahaha sayangnya udah dibuka sih ya xixixi

    ReplyDelete
  32. kebayang gak kak una, kalau tuh permen dililit satu persatu, terus dirangkai jadi lompat tali, pengganti karet. enak kali tuh, yak. capek mainin lompat tali makanin dah tuh permennya hwukakaka

    sepertinya rasanya aneh, gak mau nyobain ah

    ReplyDelete
  33. @Naya Elbetawi Coba aja mbak makan kresek wkwk... ^^

    ReplyDelete
  34. @jiah al jafara Wah sayang sekali... penuaan dini ya?

    ReplyDelete
  35. @Tiesa Nggak kalo di mut, wong kayak plastik ahaha~

    ReplyDelete
  36. @nicamperenique Banyak yang jual davos di mall, tapi laraaang mbakkk~

    ReplyDelete
  37. @nicamperenique Iyoi... Ahahaha, iya udah tak bukaaa, :-s

    ReplyDelete
  38. @naspard Ayoo tapi mainan lompat talinya bareng yah!

    ReplyDelete
  39. mirip tambang plastik ya? :D
    menang uniknya dari pada enaknya mungkin ya.
    klo kata Justin Bieber gmn rasanya? hehehhee..

    ReplyDelete
  40. Pertama liat gambar permennya nya kayaknya pengen nyobain, gitu denger statemen mamanya una jadi nggak pengen blass haha apalagi denger harganya mangane pun dadi ora kolu Na..:D

    ReplyDelete
  41. Aku suka permen ini Mba, makannya sambil ditarik, O ya ! saya minta maaf atas kesalahan dalam pencatuman nama blog Mba Una di tempat award persahabatan saya, dan sekarang sudah dibenarkan namanya.

    Terimakasih sudah mau mengingatkan saya, atas keteledoran saya yg tidak sengaja Mba. Semoga Mba Una masih berkenan untuk mengambilnya.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah's Blog

    ReplyDelete
  42. jadi inget sama twitter. namanya susah disebut. hehee...mending permen twitter aja

    ReplyDelete
  43. Hiii,,, nggilani.
    Kabel listrik gituh dimakan ? :p :p :p

    ReplyDelete
  44. Saleum,
    Permen yang unik menurut saya mbak, heheehe.. panjang2 dan bisa dipisahin pula. emang berapa sekilo itu mbak?

    ReplyDelete
  45. oo, yang ini ya? :D bentuknya lucu, tapi enakan sugus ya, na? eh,enakan coklat ding yaa ;D

    ayo kapan mau review coklat? :P

    ReplyDelete
  46. @Una

    davos sing cilik-cilik sing regane seketan isik ono gak yo?

    ReplyDelete
  47. untung aja kanaya ga liat... klo liat pasti dia minta beliin....

    ReplyDelete
  48. Jelas lebih enak siomay! kenyang..lagi^^

    ReplyDelete
  49. dari penampilannya kayak maenan plastik :P masih enakan permen fox ya na hehe

    ReplyDelete
  50. mahal ya harga premennya mending beli emas hahaha otak emak2 gini nih. kalau permen aku kurang suka, tapi coklat jangan ditanya deh

    ReplyDelete
  51. wah meriah yah permen nya una ..jadi penasaran ni pingn nyobain juga,,hehe

    ReplyDelete
  52. aku baca di bungkusnya ada tulisan "low fat" Mungkin karena rendah kalori maka rasanya jadi nggak enak. Mungkin orang beli ini hanya untuk olahraga wajah, mba. Itu lho, ngunyah2 kiri kanan oper sana oper sini, he he he.

    ReplyDelete
  53. itu belinya di mana mba? hehehe
    aku mau juga ah....

    ReplyDelete
  54. Wah, dari pendapatnya, bisa terasa betapa mengerikannya twizzlers itu... Hoek...

    ReplyDelete
  55. belum pernah makan itu.. :3
    kayaknya sih yang bikin laris bukan rasany Un. tapi karena asik bisa dimolor2in. haha

    ReplyDelete
  56. aku ga suka warna warni...
    kalo ngemut sih suka

    ReplyDelete
  57. Wuiih..full colour..belom pernah makan permen itu..cuman..lebih enak yuppi kali ya mb..jadi Penasaran rasanya gimana..cari ah..mana tau di tempat saya ada..he..he..

    ReplyDelete
  58. Mungkin nikmatnya karena permen itu pernah dimakan Justin Bieber kali yaaa hehe :D

    Dari deskripsinya kayak emang enak permen sebangsa Sugus, Frutella, dan permen kenyal lainnya yaaa :D

    ReplyDelete
  59. iyaaaa una keren :D
    ahahahahahahaha *gubrak!

    eh unaa, itu permennya kayak luar biasa manis
    jadi kepengen... masih ada gak? minta dong
    XD

    ReplyDelete
  60. sayang aku nggak suka yg manis manis :)

    hey .. akhirnya bisa kebuka lagi kolom komentar mu Una ... senang sekali aku, padahal tadi cuma coba coba, ternyata sdh bisa dibuka lagi :)

    ReplyDelete
  61. kalo gak suka boleh di bawa ke warung, una... biar banyak yg ngerasain :D

    ReplyDelete
  62. kalo ngeliat fotonya sih asumsiku permen ini ngga mask favoritku.. hahahahaha #sotoy

    ReplyDelete
  63. @Irma Devi Santika Wahahaha hooh benar. ^^
    Waduh aku gak tahu kata Justin Bibir @_@

    ReplyDelete
  64. @Juwita Hsu Hahaha, mending beli sugus ke mana-mana ^^

    ReplyDelete
  65. @Indra Kusuma Walaaah, santai aja ndak apa. Aku ambil ^^ tapi antri postingan nih xD

    ReplyDelete
  66. warna-warni...

    look pretty and yummy...^_^
    bikin sakit gigi nggak ya kalau dikunyah?
    hehehe

    ReplyDelete
  67. permene kaya getul lindri ya na...
    koe ngerti getuk lindri apa ora?

    ReplyDelete
  68. @Una Jelek Ya ngerti lah. di kampungku banyak tuh na... suka pake lagu dangdut gitu kan? kadang suka pake suara aku tuh...

    ReplyDelete
  69. @Nurmayanti Zain Masih tapi yang ceri... rasanya kayak cat hihihi ^^

    ReplyDelete
  70. @Goiq kalau orang tua bakal gak suka ^^

    ReplyDelete
  71. suka liat di film2. kok kayaknya asik banget makannya. ternyata tak seenak kelihatannya toh..? :S tapi kalo liat cewek bule makan twizzlers tuh kesannya sekseh... :P

    ReplyDelete
  72. Hei mbak una salam kenal :)
    Iseng2 pgn makan licorice candy dan beli online, nggak sengaja juga nemu postingan mbak una ttg permen ini
    Aq hampir aja order di kaskus yg ngejual permen ini seharga 200 ribuan. gila nggak sih, harganya jaoh bgt sm yg d jual d singapura, yg mbak beli it.
    Btw meskipun mbak una dan sebagian org yg pernah makan ini permen bilang kalo permen ini nggak enak, aq malah jadi tambah kepengen beli T.T sumpah mupeng liat dr foto2 yg d ambil mbak una ttg ini permen.
    sayang bgt sepertinya ini permen nggak diperjual-belikan dan dipasarin di Indo yah :(
    aq sering bgt liat permen ini dimakan sm bule di film2, serius penasaran tingkat dewa sm permen ini
    Mbak una ad review ttg toko yg ngejual permen ini di singapura nggak? Pengen nitip sm temen aq kalo lg liburan ksna...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Sarah,
      di Kemchicks Jakarta aku sempet liat Twizzlers Licorice juga, cuma gak aku perhatiin harganya berapa. Belakangan ini gak liat lagi, mungkin gak laku, kemahalan.
      Aku nitip sepupuku,
      kalau gak salah ingat dia belinya di toko permen di Universal Studios.
      Aku pernah ke beberapa supermarket di Singapur dan aku gak liat ada Twizzlers...

      Delete
  73. Aduh, super penasaran sama permen ini. pengen banget beli, di Jakarta kira-kira ada gak ya sekarang >,<

    ReplyDelete

Feel free to comment, criticize, and give suggestion ya!