Shiroi Koibito Park, Sapporo

I love factory tour! So when I was in Sapporo and read about a open-for-public factory tour, I wanted to give a visit. It was Ishiya Chocolate Factory which also has kind of small theme park and called as Shiroi Koibito Park.

♥♥♥

When I was on my way to this park, I feel like that time was my first time getting lost in Japan. I mean, I'm quite confident with my map-reading skill and finding location but that time it didn't work. After getting off at Miyanosawa Station, I didn't know which exit should I go, didn't saw anything information about Shiroi Koibito Park, then randomly I chose Exit 1.

And still I couldn't find anything in neighborhood, signage or anything. *sigh*

Walking and walking~ it was just residential area... but hey, I think I saw European-style building in the west direction. But it's not the park. I passed small river and quite neighborhood. It shouldn't be quite, right? So, I asked a 7-Eleven's staff and it turned out I walked to wrong direction. (ᵕ̣̣̣̣̣̣﹏ᵕ̣̣̣̣̣̣) 

Why didn't I use GPS? I forget but I didn't touch my phone when I was visiting Shiroi Koibito Park. Maybe battery off or what or I just wanted to get lost.

♥♥♥

Service AC di Jakarta

Sponsored Post

Hidup di kota metropolitan seperti Jakarta mustahil tidak membutuhkan pendingin ruangan atau yang sering disebut dengan air conditioner (AC) saat berada di dalam ruangan. Cuaca yang panas dan terik hampir setiap hari dirasakan oleh penduduk Jakarta. Dengan cuaca yang “labil”, kamu pasti membutuhkan suasana yang nyaman ketika bekerja atau melakukan aktifitas di ruangan. Namun bagaimana jika skenarionya seperti ini: AC rusak di saat kamu sedang meeting atau kumpul keluarga di rumah.

Untuk menghindari skenario di atas, kamu pasti harus melakukan perawatan AC minimal tiga sampai enam bulan sekali. Hal ini terdengar sederhana, namun ternyata bukan perkara mudah, karena menemukan penyedia jasa service AC Jakarta yang terpercaya harus dilakukan dengan teliti. Apa saja yang harus jany perhatikan sebelum memilih penyedia jasa service AC? Simak empat tips berikut!

1. Pilih Penyedia Jasa AC Berpengalaman


Salah satu hal penting yang harus kamu perhatikan adalah memilih penyedia jasa service AC yang sudah berpengalaman di bidang perawatan dan perbaikan AC. Kamu mungkin bertanya-tanya, mengapa pengalaman harus diutamakan? Jangan lupa bahwa kamu harus membayar layanan jasa yang membutuhkan keahlian dan pengetahuan. Kedua hal tersebut akan meningkat jika memang penyedia jasa itu sering melakukan service yang membuat mereka semakin ahli dan berpengalaman. Selain itu, AC merupakan peralatan elektronik yang paling sering digunakan di rumah. Jika terdapat gangguan pada AC, makan kenyamanan kamu dan keluarga pun ikut terganggu.

2. Review dari Customer


Cara Membuat E-Paspor 2016

E-paspor baru.

Baru saja aku mengambil e-paspor baruku! Paspor sebelumnya berlaku hingga September 2016, namun untuk masuk ke negeri orang biasanya waktu berlaku minimal enam bulan. Mana ibuku bilang, meski cuma ke negara ASEAN yang tanpa visa, kalau masa berlaku paspor kurang dari enam bulan suka nggak boleh masuk. Benar ngga ya?

Aku sendiri tidak ada rencana jalan-jalam dalam waktu dekat. Tapi kan yang penting punya paspor dulu. Ya kan nggak tahu, kali aja tetiba besok pengen beli tiket ke Maldives *nengok celengan* atau siapa tahuuu ada yang ngajak ke Eropa gitu, nggak perlu menunggu waktu 10 hari lagi untuk membuat paspor ya kan. Tinggal cusss! Ya nggak tinggal cusss juga sih.

Wisata Gratis di National Diet Building, Tokyo

Jepang memang bukan destinasi liburan murah namun tidak berarti kamu tidak bisa berhemat saat berwisata ke Jepang. Awalnya, aku hanya merencanakan menginap semalam di Tokyo. Namun setelah mencari di mesin pencarian, ternyata banyak sekali atraksi turis menarik yang gratis di Tokyo. Ini membuatku mengubah rencana dari semalam saja di Tokyo, menjadi empat malam.

Salah satu yang menarik bagiku adalah tur gratis di National Diet Building alias gedung parlemen a.k.a gedung para anggota dewan Jepang. Aku ingin sekali tahu dalamnya gedung yang biasa nongol sesekali di drama Jepang. Ditambah lagi turnya tidak memerlukan reservasi sebelumnya, jadi tinggal langsung datang saja.

Bagian depan National Diet Building.

Aku naik kereta dari stasiun yang paling dekat dari penginapanku (baca: warnet), yaitu Ginza dengan jalur Marunouchi, dan turun di stasiun Kokkaigijido (National Diet). Sesegera aku keluar dari stasiun, aku melihat ada seseorang laki-laki yang seperti marah-marah dan beberapa orang polisi mencegahnya. Nggak tahu itu orang gila, nggak tahu itu orang mau demo. Kepo sih, tapi nggak berani mendekati.

Di sekeliling luar pagar gedung parlemen berdiri beberapa penjaga. Aku pun bertanya di mana lokasi pintu masuk turnya, penjaga keamanan pun dengan senang hati memberitahuku. Ada papan bertuliskan 'Tours of the House of Councillors: Entrance' dan di dekatnya terdapat penerimaan tamu. Sebelum masuk, kami diharuskan mengisi formulir. Seorang penjaga keamanan wanita memberiku kertas formulir Bahasa Jepang, namun karena aku kesusahan mengisinya, ia pun memberiku form Bahasa Inggris.

Seusai mengisi, barang yang dibawa diperiksa oleh petugas, dan aku pun melewati metal detector untuk masuk ke dalam. Aku masuk dan memberikan formulirku kepada petugas yang di dalam dan diarahkan untuk turun menggunakan eskalator ke Visitor Lobby yang luas untuk menunggu waktu tur dimulai.

Teknik Ngeblog a la Blogger Jepang

Aku lagi demen-demennya buka Youtube. Apalagi kalau udah nemu variety show seru, episode per episode rasanya ingin semua ditonton.

Nah, kemarin aku 'menemukan' variety show Jepang yang seru banget kontennya. Judulnya Murakami Mayoneeju Tsukkomasete Itadakimasu. Artinya? Pastinya kagak tahu! Tapi Murakami Mayoneeju (Mayonaise) diambil dari nama trio hostnya, Murakami Shingo dan duo komedian Black Mayo (Buramayo) yang terdiri dari Kosugi dan Yoshida. Tsukkomasete, dari kata dasar tsukkomu artinya 'melihat lebih dalam'. Kira-kira arti judulnya, 'Murakami + Mayo akan melihat lebih dalam!'

Melihat lebih dalam apa... aku juga nggak ngerti apa tema utama dari acara ini. Karena kemampuan Bahasa Jepangku yang masih terbatas, kira-kira hanya mengerti 60%-nya saja. Pertama lihat acara ini, isinya 'nenek sihir' mencari pasangan dan meminta si perempuan untuk menghapus make-up-nya dan menunjukkan bare face-nya kepada pacarnya yang sama sekali tidak pernah melihat muka ceweknya nggak pakai make-up. Hampir semua pada kaget, karena kebanyakan beda banget.

Aku kira isi acaranya cuma tentang itu, tapi nggak loh. Jadi acara ini dibawakan tiga pembawa acara, Murakami, Yoshida, dan Kosugi, yang dimulai dengan seorang narator memberi pertanyaan kepada mereka untuk dibahas. Selanjutnya akan ada bintang tamu, entah keluar dari pintu 美女 (cewek cantik) atau ブ女 (ngga tahu artinya apa). Nah kemudian di bagian tengah acara ada social experiment yang dilakukan staf acara atau dokumenter gitu, dan temanya bermacam-macam, tapi sejauh aku nonton ini temanya untuk orang dewasa.

Beberapa diantaranya tentang ciri-ciri lelaki yang tidak bisa menikah, sifat-sifat nyebelin cewek bagi cowok dan sebaliknya, cara memutuskan hubungan yang baik menurut kolumnis kencan, psikolog kriminal, dan penyelenggara kencan buta, dan tantangan yang diberikan di jalanan kota untuk para perempuan untuk menyebutkan rahasianya. Kalau rahasianya oke banget dikasih 10000 yen, kalau biasa aja 1000 yen. Ada dong yang ngasih tahu rahasianya, lagi gituan sama cowoknya eh ortu cowoknya dateng, trus dia sembunyi di lemari tanpa sehelai benang dan orangnya yang cerita mukanya nggak disensor.

Yang barusan aku tonton tadi malam, bukan social experiment atau wawancara random di jalanan kota, melainkan tentang blogger! Sebagai seseorang yang ngeblog, menarik dong ya ada pembahasan tentang blogger yang mana di luar negeri.



Dihadirkan dalam acara, seorang ibu-ibu yang menekuni bidang bisnis internet dan dari blog ia menghasilkan 50 juta yen setahun. Ia menyebutkan bahwa blogger (di Jepang) bisa menghasilkan sekitar 2 juta yen sebulan. Ia juga berujar, seseorang yang baru menjalankan blognya tiga bulan dan memposting tulisan seminggu dua kali, biasanya menghasilkan 100 ribu yen sebulan. Angka yang bikin iri!

Di episode itu pun, staf acara mengikuti kegiatan sehari seorang blogger bernama pena Ainyan. Blognya sudah didatangi 1 miliar views. Ainyan sendiri tidak mau menyebutkan nominal penghasilannya tapi ditaksir sekitar 5 juta yen sebulan atau 1,5 kali gaji Perdana Menteri Shinzo Abe. Kamar sewa yang ditinggali Ainyan lumayan mahal, yakni sekitar 170 ribu yen dan tidak terlalu luas. Di kulkas, ditempeli kertas 'Nggak mau gendut ya kan?' untuk penyemangat supaya nggak makan mulu. Nah, di sebelah kulkas ada paperbag, staf-nya kepo isinya tapi Ainyan nggak mau kasih lihat. Tapi stafnya penasaran banget, akhirnya diliatin.

Apaan coba?

♥ MY NEW GLASSES ♥

Eyeglasses lenses I am wearing now are made of plastic and I am kind of person who don't take good care of her things, always clean my glasses with my t-shirt, so lenses already scratched here and there. I still can use this glasses but I guess I need new one in case I can't hold the scratches more.

I am very happy because GlassesShop.Com offered me free new pair of prescription eyeglasses for me. The problem was... choice so many, very confused what to choose. I wanted cute colored frame glasses but wanted also clip-on glasses. After I discussed with myself, I chose clip-on glasses.

I have quite severe myopia -6 and astigmatism and I never had sunglasses in entire my life. I mean, even I wear I cannot see clearly, and I once had clip-on glasses but never wear it cos too circle makes my face looks very weird. Also I never had prescription sunglasses.

The eyeglasses arrived yesterday at my door. Woo-hoo~! The glasses came with transparent case and cleaning cloth.


Lemme try the glasses. In case you're wondering why my skin is fairer (I have darker skin than average people in Indonesia) is because I accidentally set the brightness on my camera two level above the default. Didn't realize, I swear! *out of topic*