Bersiul

Akhir-akhir ini, aku jarang menengok dasbor blog. Biasanya sih, tiada hari tanpa buka dasbor atau nggak baca-baca blog orang deh. Nah ini bisa seharian nggak buka sama sekali... Padahal enggak sibuk, cuma sibuk streaming drama Jepang di internet! A~ha!

Jadi, aku tuh semacam kagum lihat orang yang bisa bersiul. Di rumah, aku sering lihat ibuku bersiul, atau si mbak rumah juga kadang-kadang bersiul. Kalau ada lagu apa, mereka bisa menyanyikannya dengan siul. Aku sirik.

Kalau sekadar mengeluarkan bunyi dari bibir yang agak dimajukan ke depan mah aku sudah bisa dari SD. Yang aku nggak bisa, bagaimana membuatnya bernada. Sejak bulan Mei lalu, aku mengingat ketidakbisaanku dalam bersiul dan mulai berlatih. Gila ya, bahasan curhat kali ini pentingnya nggak nahan! Hahaha!

Aku nanya-nanya ke ibu bagaimana cara bersiul yang pakai nada. "Ah, masak gitu aja nggak bisa? Intinya ya kayak kamu nyanyi biasa aja tapi nggak pake mangap," begitu kata ibuku, yang tipsnya tidak bisa aku cerna. "Kayaknya keluar nadanya ada urusannya sama letak lidahnya deh. Eh, enggak deng," begitu katanya lagi, yang menunjukkan dia aja nggak yakin sama teori bersiul.

Yaaa akhirnya, aku siul-siul mulu. Di kamar mandi, di ojek, di commuter line, sampai akhirnya bisa bernadaaa... horeee! Sekarang sudah lumayan lah bersiulnya, bisa ngikutin lagu macam-macam. Tapi ya even aku nggak tone deaf, kadang-kadang kalau siul suka keseleo dan bunyiin nada suka susah...

Memang benar kata orang-orang, bersiul itu seperti naik sepeda. Kalau latihan, abis itu bisa, nggak akan lupa bagaimana caranya. Tapi kalau menjelaskan bagaimana caranya naik sepeda bisa seimbang, bagaimana bersiul bisa bernada, hmmm... coba aja sendiri deh!

Sekarang ya yang terjadi adalah kebalikannya...

Belum lama ini, aku mengikuti sebuah ujian. Ujiannya menggunakan lembar ujian komputer, isiannya dibuletin pakai pensil gitu. Aku beberapa kali menghapus lalu kan keluar daki dari karet penghapusnya tuh. Nah aku memindahkan daki dari kertas dengan ditiup, ehhh nggak cuma angin yang keluar dari mulutku, tapi ada suaranya juga. Dan aku susah buat nahan nggak ada suaranyaaa...

Sama halnya waktu mau meniup makanan yang masih panas. Nggak baik sih tapi namanya lapar bawaannya pengen cepet-cepet masukin tuh makanan 'kan. Lagi-lagi pas niup, yang keluar siulan... ah! Hahaha!

Eh oiya, padahal katanya kalau bersiul itu mengundang setan ya? Beneran nggak sih?

❤❤❤

Follow me on:

Let's Drink UP!

Aku suka minum cokelat.

Sayangnya, ngga semua cokelat yang dijual di pasaran itu enak, bahkan yang desain bungkusnya bagus. Sepertinya juga jarang merek minuman cokelat bubuk yang ditawarkan di supermarket. Atau akunya saja yang nggak tahu ya? Sementara ini, minuman cokelat kesukaanku adalah yang dimiliki salah satu jaringan warung kopi internasional. Yang itu tuh... you-know-what lah. Bahkan aku lebih suka cokelatnya ketimbang kopinya.

Waktu workshop #qfunblogging bersama Mbak Ani Berta, Haya Aliya Zaki, dan Shinta Ries, peserta mendapatkan sampel UP, produk minuman dari CNI. Salah satunya adalah Hot Dark Chocolate.

Kalau ingat CNI ya, dulu jaman SMP setiap hari aku minum Sun-Chlorella, salah satu produk suplemen dari CNI yang terbuat dari ganggang hijau chlorella. Itu satu-satunya produk CNI yang pernah kukonsumsi sampai aku bertemu UP ini. Kemarin yang aku dapat ada dua macam, selain Hot Dark Chocolate, ada juga Ginseng White Coffee. Karena aku lebih suka cokelat, tentu saja yang aku coba si Hot Dark Chocolate ini dulu.


Let me see how this UP can lift UP my mood...
Tuang bubuknya ke gelas, siram dengan air panas 150 ml, aduk, dan nikmati...


Voilaaa!

Tanpa mengetahui fakta mengenai cokelat yang katanya mengandung phenylethylamine yang mampu membuat perasaan senang dan memperbaiki suasana hati, minum cokelat UP ini berasa banget membuat mood makin baik. Berasa tenang dan rileks apalagi dikonsumsinya hangat-hangat 'kan? Selain itu UP Hot Dark Chocolate ini tidak terlalu manis namun tetap nikmat. Manisnya, pas saja gitu...

Lalu bagaimana dengan Ginseng White Coffee-nya ya?


UP Ginseng White Coffee merupakan kopi instan yang dipadukan dari kopi putih, kopi instan, gula, krimer, dan ekstrak ginseng. Yang spesial dari UP Ginseng White Coffee ini adalah tingkat keasamannya yang rendah dikarenakan proses produksi dengan cold drying. Sehingga tidak akan ada masalah dengan asam lambung bagi yang mengonsumsinya. Apalagi ekstrak ginseng juga mampu menjaga selaput lendir lambung.

Rasanya? Tentu saja nikmat... dan mampu memperbaiki mood-ku. Eh sama dong kayak efek minum UP Hot Dark Chocolate? Hmmm, kayaknya aku memang mudah memperbaiki suasana hati dengan minum yang enak-enak sih, hahaha...


Aku masih penasaran varian UP yang lain karena ternyata ada delapan loh! Dua yang tadi sudah aku coba, UP Green Tea, UP Soya, UP Sugar Free, UP Ginseng Coffee, UP Ginseng Tea, dan UP Honey Lemon Tea. Penasaran nggak sih lo? Tiap-tiap varian memiliki kandungan khususnya yang memberikan manfaat bagi tubuh baik kenikmatan karena enak! dan kesehatan. Kalau teman-teman ingin cek lebih lengkapnya bisa buka web GeraiCNI, di sana bisa lihat semua produk UP dan produk CNI lainnya loh.

Let's drink UP!

❤❤❤

Follow me on: