Nasib Perut Asia

Googling googling, ternyata kebanyakan perut Asia memang tidak toleran terhadap laktosa. Akibatnya, setelah minum susu, perut pun menjadi mules, atau mual, hingga diare. Saya yakin teman-teman sudah jarang yang seperti ini. Tapi saya enggak. Saya termasuk perut Asia ini. Saya sendiri adalah seorang pemakan segala hal. Tetapi tak dapat saya hindari bahwa ternyata perut saya juga banyak intoleransinya. Dari santan, bumbu kacang, MSG (chinese restaurant syndrome), hingga susu.

Hampir setelah minum susu, perut saya bergejolak. Baik itu hanya mules sesaat atau bukan. Paling parah pernah saya alami waktu kelas 2 SMP. Saya minum susu lowfat yang wadahnya kardus satu liter. Dan beberapa menit kemudian perut saya bergelinjang, dan saya memuntahkan isi perut saya. Makan sedikit keluar lagi, minum air pun juga keluar. Alhasil ember ditaruh dekat tempat tidur saya. Saya keringetan karena capai muntah terus. Mana waktu itu lagi minggu ujian. Fiuh... setelah malam akhirnya berakhir juga muntahnya. Awalnya dikira susu itu sudah bau atau basi, tapi anehnya susu itu masih baru dan tanggal kadaluarsanya masih jauh. Memang dasar perutnya aja itu mah...

Nah, saat menulis blog ini saya juga lagi diare akibat susu. Saya memang jarang minum susu sampai akhirnya saya minum susu kotak Frisian F*** beberapa malam lalu. Setelah minum susu saya diare. Tapi kukira berhenti sampai situ saja, eh sampai tiga malam kemudian masih saja diare. Minum sedikit keluar, makan sedikit pun keluar. Sama kasusnya waktu SMP namun berbeda tempat keluarnya... hehehe.

Untuk para penderita lactose intolerance ini sebaiknya minum susu yang rendah laktosa atau tanpa laktosa. Atau susu kedelai. Yuck, sialnya saya tak suka susu kedelai. Ya, jadi apakah Anda termasuk penderita lactose intolerance juga? *nyari temen*

4 comments:

  1. anw, inget ngga sih dulu kita pernah lomba minum susu. pas TK apa SD yaa.. udah lama banget.. kamu minum sampe 3 apa 4 botol.. pas botol terakhir, kamu langsung muntah2 dan lomba pun berakhir. hahaha

    ReplyDelete
  2. HAHHH? KAPANNN? Gyahaha... gak inget aku :p
    Berarti udah dari kecil ya perutku sensitif susu =,=

    ReplyDelete

Feel free to comment, criticize, and give suggestion ya!