How to Turn Your e-Trash with iSiaga ECOCASH

Belum lama ini aku posting tentang peluncuran fitur baru iSiaga yaitu ECOCASH, di mana para pengguna bisa menjual barang elektronik bekasnya baik masih nyala maupun rusak. Bahkan barangnya dijemput ke rumah oleh pihak iSiaga, jadi kita ngga repot.

Nah kali ini, aku mau menunjukkan bagaimana cara menggunakan fitur iSiaga ECOCASH ini.

Aku menjual ponselku Samsung Star yang udah usang banget. Aku membeli ponsel ini lima tahun lalu dan kepengen banget gara-gara nonton drama Korea dan para pemerannya punya ponsel touch screen. Wakktu itu aku menganggap ponsel Star-ku ini lumayan canggih. Sekarang? Setelah pakai Samsung S4, Samsung Star mah apa atuh, cuma butiran debu... kayak pembalut tebal tanpa sayap lah, ngga enak banget dipakenya!

My beloved Samsung Star.
Selain Samsung Star, tadinya aku mau menjual DVD playerku juga yang sudah mati, tapi kok tidak ada di list, jadi kuurungkan niatku. Padahal bisa aja ya, minta tolong buangin, hahaha sekalian. Abis menuh-menuhin rumah banget rasanya.

Oke lah back to Macbook Pro layar retina. *kayak punya aja*

Setelah aku coba, rupanya menjual barang elektronik bekas di iSiaga sangatlah mudah. Yang pertama harus dilakukan adalah membuka halaman iSiaga.com dan di halaman utama terdapat menu Recycle yang berwarna hijau. Kenapa ya Recycle identik dengan hijau?

Menunya ada di paling kanan.

Selanjutnya akan muncul halaman seperti di bawah ini yang mana terdapat pula beberapa subhalaman. Di salah satu subhalaman terdapat gambar beberapa barang elektronik yang bisa dijual. Kemudian ada ikon Start Recycling, klik deh.



Dan voila, maka keluar form yang berisi jenis barang elektronik yang dijual. Tinggal di check list barang apa yang akan dijual, nyala atau rusak, dan atur berapa jumlahnya. Aku menjual satu barang saja yaitu ponsel GSM dengan kondisi barang not working. Dengan iSiaga, ponselku dinilai Rp 50.000.



Jika teman-teman menjual lebih dari satu barang, bisa diatur di sebelah kanan atas. Selain itu, muncul ringkasan dan berapa total harga barang 'jualan' teman-teman. Setelah klik SUBMIT akan muncul isian Nama, Alamat, No. HP dan pilihan apakah hasil penjualan akan dikirim ke rekening atau disumbangkan ke Yayasan Cinta Anak Bangsa. Isi dengan lengkap, lalu klik CALL ME BACK. Pihak iSiaga akan segera menghubungi teman-teman.


Aku sendiri melakukan transaksi tanggal 2 April 2015 sekitar jam setengah delapan pagi. Aku memilih untuk menerima hasil penjualan (tidak menyumbangkan) karena aku penasaran berapa hari iSiaga butuhkan untuk menransfer uangnya, hehehe. Jam 12 pihak iSiaga meneleponku tapi tidak kuangkat karena sedang mandi. *penting* Akhirnya aku telepon balik dan pihak iSiaga menanyakanku kapan bisa barangnya dijemput, dan terjadi kesepakatan iSiaga akan datang sekitar jam dua siang ke rumahku.

Setengah tiga, Mas Cepi dari iSiaga datang ke rumah untuk mengambil Samsung Star-ku. Beliau mengecek kondisinya dan memberiku tanda terima. Mas Cepi juga minta foto bareng sama aku hahaha harusnya harganya ditambahin tuh minta fotoku segala.

Tanggal 5 April aku mendapat notifikasi e-mail bahwa transaksi sudah difinalisasi dan pembayaran akan dilakukan maksimum 3-7 hari kerja. Tanggal 10 April aku mendapat e-mail lagi kalau pembayaran sudah dilakukan. Wah tepat waktu iSiaga!

Nahhh, begitulah pengalaman pertamaku menjual barang elektronik bekas via iSiaga. Mudah kaaan?

Teman-teman punya barang elektronik yang udah usaaaaang tapi masih utuh? Boleh tuh jual di iSiaga! Bahkan bisa sambil beramal juga dengan menyumbangkan hasil penjualan ke Yayasan Cinta Anak Bangsa lhooo... ^^

35 comments:

  1. waaah aku ada banyak ponsel yang udah rusak dan gak kepake, lumayan dapat 50 ribu ya. Ubek-ubek gudang dulu ah. Tfs, Una :)

    ReplyDelete
  2. Una, buat area jakarta aj ya? Dirumah ada bbrpa barang elektronik. Tp kn rumahku jatim..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jakarta + Tangerang Mbak. Sementara belum sampai Jawa Timur, hehehe...

      Delete
  3. Sudah ada 2 blogger yang membahas iSiaga adalah sebuah situs solusi digital. Hmmm. Mau ikut nulis nda ya. Hitung kancing dulu- Ikut, Nggak, Ikut, nggak, Ikut, Nggak. Waaaaaaaaaaaah kayaknya Enggak deh. Dimayahin mba Una nda ya

    ReplyDelete
  4. biasanya yang udah gak kepake dismpen ajah nih..boljug nih ..tfs una

    ReplyDelete
  5. wiiih gampang banget carane ya Un.. :D beklaaah *ubek2 gudang*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya gampang Mbaaa... lumayan buang kardus hape yang menuh-menuhin rumah hahaha XD

      Delete
  6. asik ya,aku punya hp 2 bekas nih,lumayan kan...sayang jauh
    unaaaaa....kangennnnnnn^^

    ReplyDelete
  7. henponya star jaman dulu yaa, mackbook pro layar retina niyee :p

    ReplyDelete
  8. Ahh, keren nih ada yang kek gini~ banyak sekali sampah elektronik di rumah yang masih bisa jalan tapi nggak kepake :D cobain ah~

    ReplyDelete
  9. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  10. lumayan hasil penjualnnya buat naik taksi ya Una Cakep :)

    ReplyDelete
  11. ya kok murah banget cuma 50.000 ? hahaha tapi daripada pusing jual ke orang lain terus kan dijemput segala barangnya .. itung2 bayarin bensin nya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya memang kalau hapenya masih agak baru jadi agak rugi, tapi kalau yang udah usang banget kan ngga masalah hihihi XD
      Sama buat jual yang besar-besa kaya mesin cuci gituuhh

      Delete
  12. Cuma di jabodetabek ya, na. Aku juga ada ponsel yang udah rusak. Mau dibuang juga bingung buang ke mana. :D

    ReplyDelete
  13. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  14. Ih, harusnya iSiaga tahu kapan jadwalmu mandi, Un. *disambit DVD*

    ReplyDelete
  15. aku ada beberapa hp rusak yang udah usang

    ReplyDelete
  16. Unak unuk...aku kangen dirimu jeee...kapan ke Jogja yaaa......#OOT

    ReplyDelete
  17. Haha disumbangkan / tidak memang semua bali ke pemilik elektronik sih ya hehe. Semoga kalau ada elektronik2 usang lagi inget2 isiaga lagi yaaa :)

    ReplyDelete
  18. Kalok istilah orang Medan, ini dibututin dengan konsep yang modern, Na.. :D

    ReplyDelete
  19. Widih jaman sekarang makin canggih aja ya. Barang rusak sudah ada tempat recycle nya.. yah lumayanlah buat jual barang-barang lama, dari pada ngendon di lemari mendingan di duitin :P

    ReplyDelete
  20. ini program keren lho Una...dan inovatif bangeeet yah :)

    ReplyDelete
  21. Artikelnya bagus,menambah wawasan bagi saya,saya tunggu artikel selanjutnya

    ReplyDelete

Feel free to comment, criticize, and give suggestion ya!