Ke Taiwan Tanpa Visa

Sejenis dengan Korea, wisatawan Indonesia membutuhkan visa untuk masuk ke negara Taiwan. Namun terdapat visa exemption program, apabila memenuhi syarat tertentu, pemegang paspor biasa Indonesia dapat masuk ke Taiwan tanpa visa. Sesuai dengan kutipan dari situs web Bureau of Consular Affairs Taiwan sebagai berikut:
“Effective January 1, 2016, the nationals of India, Thailand, Vietnam, the Philippines and Indonesia, who possess a valid resident/visitor visa (including an electronic one) (**) or resident certificate (including a permanent one) issued by the U.S.A., Canada, Japan, the U.K., Schengen Agreement countries, Australia or New Zealand, are eligible for the visa exemption program, which permits a duration of stay up to 30 days. Those who meet the above qualification and have never been employed in Taiwan as blue-collar workers may access to the "Online Application for R.O.C. (Taiwan) Travel Authorization Certificate" of the R.O.C. National Immigration Agency (website: https://niaspeedy.immigration.gov.tw/nia_southeast/) for an "Authorization Certificate" before departure for Taiwan. Upon approved, the printout Certificate can be used by the before said nationals for boarding the airplane and the immigration inspection. However, those who cannot show a valid visa or resident certificate issued by one of the aforementioned countries upon the immigration inspection will not be admitted into the R.O.C.

** A single-entry visa becomes invalid once it has already been used. However, a used single-entry visa might be acceptable for the purpose of immigration inspection to enter Taiwan, if it meets the following conditions:
1. On the same continuing journey, the visa holder uses it to enter the visa issuing country prior to his/her arrival in Taiwan; and
2. The visa holder will arrive in Taiwan before its expiration date.”
Visa exemption program menggunakan Travel Authorization Certificate ini berlaku untuk warga negara India, Thailand, Vietnam, Filipina, dan Indonesia. Untuk memperoleh Travel Authorization Certificate (TAC), silakan mendaftar di web https://niaspeedy.immigration.gov.tw/nia_southeast (atau http://www.boca.gov.tw/ct.asp?xItem=6464&ctNode=868&mp=2). TAC diunduh dalam bentuk .pdf dan harus dicetak untuk ditunjukkan di loket imigrasi di Bandara kedatangan di Taiwan.
Sebelum mendaftar ada beberapa hal yang harus dipastikan:
  1. Pastikan masa berlaku paspormu sekurang-kurangnya enam bulan saat kedatangan (bukan saat mendaftar TAC).
  2. Harus memiliki tiket pesawat atau kapal keluar dari Taiwan
  3. Pendaftar belum pernah menjadi blue-collar worker di Taiwan
  4. Pendaftar harus memiliki visa turis atau permanent resident visa yang valid dari negara berikut: Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Inggris, Schengen area, Australia, atau New Zealand. Apabila visa turis bersifat single visa, maka TAC valid apabila kedatangan di Taiwan langsung dari negara di atas, atau tiba di Taiwan sebelum visa turis expired.
Tampilan form aplikasi Travel Authorization Certificate.
Setelah mendaftar dan mengisi data dengan lengkap, kemudian cetak Travel Authorization Certificate-nya deh. Selesai! Anda bisa jalan-jalan di Taiwan tanpa harus urus visa! Jangan lupa, TAC valid maksimum 30 hari setelah pendaftaran. TAC berlaku untuk stay up to 30 hari.

Pengalamanku dengan Travel Authorization Certificate Taiwan

Beberapa waktu sebelumnya, aku mendengar cerita seorang teman yang pergi ke Taiwan tanpa visa karena memiliki visa Amerika Serikat yang masih valid. Saat di Jepang, aku berencana melanjutkan perjalanan ke Korea dan setelah ingat cerita temanku waktu itu… wah, kenapa nggak ke Taiwan juga ya sekalian. Mumpung masih punya visa Australia yang masih berlaku. Aku pun mendaftar TAC saat di Jepang dan aku baru tiba di Taiwan tiga minggu setelah mendaftar.

Masih di kamar asrama di Jepang :(
Saat masih di Korea sebelum berangkat ke Taiwan, aku pun menyiapkan segala dokumen yang diperlukan. Tak hanya print Travel Authorization Certificate saja! Yang jadi masalah visa Australia bersifat e-visa yang tidak ada stiker ditempel di paspor, sehingga aku harus mencetak semacam surat notifikasi kalau aku memiliki visa Australia valid. Sudah gitu, setelah aku perhatikan, di surat itu tidak ada nomor validasi visa. Nomor visa hanya muncul di tampilan web imigrasi Australia. Di tampilan untuk cetak tidak ada nomor… jadi aku harus print screen layar dan mencetaknya. Uuuhh ribet. Ya tapi daripada kenapa-kenapa kan…

Tak lupa kusiapkan print tiketku keluar dari Taiwan.

Aku tiba di Taiwan melalui bandara Taoyuan International Airport. Malam itu, antrean imigrasi lumayan panjang dan Alhamdulillah aku mendapat loket dengan staf yang ganteng banget. Aku taksir umurnya lebih muda daripada aku, dan F4 kalah banget deh sama gantengnya mas imigrasi Taiwan Jadi nggak ngantuk lagi deh gue… 

Sudah gitu. Aku cukup lama berdiri di loket imigrasi. Aku diminta menunjukkan Travel Authorization Certificate-ku. Dan benar saja, ia pun juga menanyakan visa Australiaku. Aku pun sedikit rempong membuka ranselku untuk mengambil map dokumenku. Sudah kuberikan print surat notifikasi visa, ia pun sepertinya ngeh kalau tidak ada nomornya. Kuberikan print print screen layar tampilan web notifikasi visanya deh. Mungkin hampir 10 menit aku di situ.

Aku nggak tahu apakah yang lain selama ini di loket imigrasi atau mungkin mas-mas imigrasinya ngira aku mau jadi TKI di Taiwan atau emang karena visa Australianya e-visa. Au deh. Sementara itu, ia tidak menanyakan tiketku keluar dari Taiwan.

Yeay, akhirnya aku pun segera meninggalkan loket imigrasi... dan segera mencari tempat untuk tidur. Di bandara. #tergembel #hiks Pengen lagi ke Taiwan, pengen makan-makan hahaha, tapi udah nggak punya visa valid negara maju... kudu apply visa deh!

Ada yang hendak ke Taiwan?

28 comments:

  1. Baru tau bisa begitu. Jd proses nya lbh gampang dari pada apply visa ya?

    ReplyDelete
  2. wiihh keceee..Unaa..da aku mah kebanyakan mikir kalau mau jaalan heuheu

    ReplyDelete
  3. jika saja yang bercerita tentang ke Taiwan tanpa Visa bukan kakak, sulit rasanya saya bisa percaya itu bisa.
    kak Una emang keren deh ih

    ReplyDelete
  4. Oh jadi ke Taiwan tanpa visa yah, aku sih ga pernah, tapi ortu beberapa kali ke sana, ga pernah tanya -___-

    ReplyDelete
  5. huhuhu, paspor aja belum punya, apalagi visa~ :'))

    ReplyDelete
  6. eh ternyata bener yah gak perlu visa...Ah seru ini, etapi liat tiket PPnya jd gak seru wekekkek.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya PP dari sini sih Taiwan mahal, ga semurah ke HK :)

      Delete
  7. Aku mauu..
    Barengan yukkks! Etapi ke Taiwan dulu apa ke Eropa dulu yak? Atau ke Korea dulu? Ah...aku mah belom kemana-mana sih :(

    ReplyDelete
  8. Wag mba belum pernah je luar negeri jd gak terlalu ngerti si. Tapi bs jadi referensi nanti kalo berencana ke taiwan. Hehe

    ReplyDelete
  9. Kirain una pake visa jepang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enggaa, soalnya ga direct dari Jepang jadi gak bisa...

      Delete
  10. Asyiiik, aku qualified!!!! :D

    Catat ah Taiwan kalau begitu!! Trims infonya Na :)

    ReplyDelete
  11. mas imigrasinya kok ga diajak selfie sihhhh, mo liatttt #salahfokus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo selfie ntar aku dibalikin pulang =))

      Delete
  12. Duh ke taiwan....
    Foto2 makanan nya gak ada ya..

    #Penasaran

    ReplyDelete
  13. waduh gak ngerti sama sekali tulisannya una :)

    ReplyDelete
  14. waduh q punyanya working visa d mainland China, g bs dpke ya, eh sik ding q cari info siapa tw bs

    ReplyDelete

Feel free to comment, criticize, and give suggestion ya!