Nihonjin no Shiranai Nihongo

Salah satu toko favoritku di Jepang adalah toko 100 yen. Yang paling terkenal ada Daiso, Can Do, dan Seria. Di toko-toko ini hampir semua barang yang dijual harganya 100 yen atau sekitar 14000 rupiah dengan kurs sekarang. Ada beberapa barang yang harganya lebih dari 100 yen tapi jelas tertulis di kemasan atau tag-nya.

Di toko 100 yen beragam jenis barang di jual, mulai dari alat bersih-bersih, peralatan dapur, peralatan mandi, alat tulis, alat bercocok tanam, kosmetik, bahkan sampai bahan makanan. Bayangin aja, kamu bisa beli mangkok cantik, pisau dapur, alumunium foil gambar Hello kitty, atau spidol 30 warna dengan harga 14000 rupiah! Di Jepang yang apa-apa serba mahal, tentunya kesannya jadi murah banget kan ya. Sedangkan lima tahun lalu 1 yen bahkan ngga sampai 100 rupiah, kebayang kalau dulu murahnya kayak apa kan. ๐Ÿ˜“

Di mal dekat rumah ada Daiso yang katanya paling besar di Kyoto. Bagian yang selalu aku datangi sih paling bagian dapur, alat bersih-bersih, dan character goods. Di Daiso ada bagian rak character goods, biasanya ada Hello Kitty, Mickey Mouse, Doraemon, dan lain-lain. Misal nih Hello Kitty, macem-macem ada, mulai sendok, card case, eco bag, tempat kacamata, macem-macem lah. Dan semua bisa dibeli dengan harga 100 yen. 

Kadang-kadang kepengen beli gelas Mickey Mouse, murah ini, tapi mikir lagi. Menuh-menuhin rumah, wong tinggal juga sendiri, gelas satu aslinya cukup. Aku punya empat yang dipake ya yang itu-itu aja. 

Aku cukup jarang lihat bagian alat tulis kecuali emang lagi butuh. Kemaren aku mampir ke bagian alat tulis dan melihat ada rak yang berisi buku-buku. Kebanyakan buku anak, tapi ada sudoku, dan ada satu komik yang pas lihat aku ngga pakai mikir, langsung angkut. Judulnya Nihonjin no Shiranai Nihongo. Kira-kira artinya Bahasa Jepang yang tidak diketahui oleh orang Jepang.

Baru satu sisi rak. Ada eco bag, pouch, dompet koin Sanrio. 

Dulu aku pernah menonton versi dramanya. Ceritanya tentang seorang guru Bahasa Jepang yang mengajar Bahasa Jepang untuk orang-orang asing. Dramanya lucu banget karena memotret bagaimana perbedaan budaya antara Jepang dan negara lain, dan keingintahuan murid asing mengenai perbendaharaan Bahasa Jepang yang bahkan gurunya ngga yakin buat jawabnya. Karena dulu aku les Bahasa Jepang jadi bisa relate aja.

Aku tuh suka baca tapi jarang baca buku ๐Ÿ˜‚ Soalnya lebih sering baca artikel gosip. Selain itu aku kurang bisa cepat baca kanji tapi ya udah lah ya kan harus belajar.

Pas aku baca komiknya memang banyak kata yang aku ngga tahu tapi aku ampe bisa ngakak banget. ๐Ÿ˜Œ Untung kamar sebelah ngga ada orangnya.

Sebenarnya komik aslinya ada empat volume, tapi versi kolaborasi sama Daiso ini hanya satu dan tipis, hanya semacam rangkuman aja jadi mungkin hanya cerita-cerita terbaik yang dimasukkan. Komik aslinya harganya 950 yen, aku jadi pengen baca. Tapi sekarang lagi baca buku lain, kalau kelar beli ah.


Di dalam komik ada salah satu cerita ketika si karakter guru sedang dirawat di rumah sakit. Murid-muridnya yang berasal dari luar negeri membawa hadiah yang sangat mengagetkan bagi si guru. Ada murid Prancis yang membawa bunga untuk orang mati, ada murid lain membawa bunga dalam pot, dan ada murid Cina yang memberikan uang. ๐Ÿ˜‚

Haram hukumnya memberikan tanaman bunga yang masih ada akarnya kepada orang yang sakit. Di dalam Bahasa Jepang, berakar, adalah ๆ นใคใ'netsuku' yang bunyinya sama ๅฏไป˜ใ'netsuku'  yang artinya 'tertidur'. Jadi semacam berharap tidur terus ngga keluar-keluar dari rumah sakit. Selain itu, meski di Cina adalah hal biasa memberikan uang kepada orang yang sakit, tapi di Jepang, memberikan uang kepada orang yang lebih kita hormati (seperti bos dan guru) bukan hal yang sopan dan lazim.

Aku yang udah lama ngga baca buku bahagia banget baca ini dan balik lagi ke Daiso kali aja nemu buku atau komik yang lain. Ternyata ngga ada dong. Cuma lihat buku cara memakai Word dan Excel dan buku sudoku. ๐Ÿ˜‚

Kalau teman-teman lagi belajar Bahasa Jepang, nonton deh dramanya atau komiknya Nihonjin no Shiranai Nihongo. Kocak dan jadi bisa belajar banyak kata Bahasa Jepang baru.

7 komentar:

  1. Halo Unaaa ... lagi lihat-lihat tulisan lama, nemu komen Una. Sudah lama nggak ke sini ... pengen lihat apa Una masih nulis. Eh ternyata masih ya.
    Sukses terus yaa.

    BalasHapus
  2. Drama jaman kapan itu Un? Kok baru denger.

    BalasHapus
  3. Iya ya, kalau beda budaya gitu pasti jadi aneh memberikan sesuatu yang gak lazim. Kalau di korea kayaknya biasa deh ya ngasih orang sakit bunga hidup gitu, pernah aku lihat di drama soalnya, hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha padahal deket ya Jepang ama Korea tapi gitu aja beda.

      Hapus
  4. Na, cerita ttg hal2 tabu di sana dong. Penasaran. Aku taunya cm dari buku Unbelieveable Japan. Pokoknya cerita2ne Una di blog ki seruuu. Aku suka. Fansmu, Na. Hahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau hal tabu kok ngga kepikiran ya, hmmm

      Hapus

Feel free to comment, criticize, and give suggestion ya!