Antara Pasca Buka Gips dan Kulit Sosis

Seperti yang kuceritakan di beberapa postingan sebelumnya, tulang jari tengah kaki kiriku habis patah tengah Desember lalu. Selanjutnya pun aku harus menggunakan gips menyerupai sepatu klompen Belanda yang sama sekali tak bisa dibuka selama lima minggu. Akhirnya, minggu lalu kubuka juga gipsnya. Hari itu, dokternya sedang ada operasi sehingga tidak mampu menerima banyak pasien. Selain itu, karena gipsku sudah agak melonggar akhirnya aku dapat mencopot sendiri. Bersyukur juaga tak perlu bertemu dengan gergaji si dokter tulang yang mengerikan itu.


Rasanya legaaa banget, setelah lima minggu kakiku harus dibebani beberapa kilo gips. Kaki kiriku pun menggelap pertanda lapisan kulit mati yang menebal. Pertama mencoba jalan kaki pun rasanya sangat aneh, seperti kaki yang pangling dengan tanah. Lantai yang datar pun berasa seperti jalan bebatuan. Aneh banget rasanya… nggak kayak jalan kaki sebelum tulang jariku patah. Kalau jalan kakipun masih agak nyeri dan aku belum mempercayakan beban tubuhku ke kaki kiri, jadinya kalau jalan masih agak pincang.

Setelah seminggu, nyerinya Alhamdulillah semakin berkurang tapi ternyata masalah muncul. Kulit di telapak kaki kiriku mengelupas semua! Kayak ganti kulit. Rasanya enak banget buat ngupas, tapi kudu pelan-pelan takut kenapa-kenapa. Njijiki deh kakinya. Eh, adik sepupuku yang berumur delapan tahun melihat kakiku bukannya geli malah bilang pengen ngopekin. Emang pekerjaan ngopekin memang ‘enak’. Kayak ngopekin jerawat atau koreng gitu. *menjijikkan*

Ada yang suka sosis? Sumber: markaindo.co.id
“Ngupasin kulit kakimu berasa kayak kulit sosis to Mbak,” tiba-tiba adik sepupuku nyeletuk. Kok disama-samain sama kulit sosis. Kasihan kulit sosisnya… hahaha.

Ngomong-ngomong kulit sosis, sebagai orang yang tak terlalu menggemari makan sosis, sebelumnya aku nggak pernah perhatikan. Ternyata, kulit sosis atau biasa disebut juga selongsong atau casing sosis, memiliki jenis yang bermacam-macam. Jenis kulit sosis bisa dibedakan berdasarkan cara pengolahan sosis, fungsi, warna, dan edible atau tidak.

Berdasarkan cara pengolahan sosis, casing sosis untuk sosis fresh, processed, dried, dan smoked memiliki jenis yang berbeda. Selain itu dari warnanya, terdapat: clear, bold red, frankfurter red, continental brown, saveloy, dan lain-lain. Casing sosis juga berbeda antara yang digunakan untuk hot dog, wiener, salami, lapcheong, maupun chipolata. Bisa dibilang, casing sosis tuh ‘identitas’ buat si sosis itu. Kayak apa aja yak identitas.

Nah, kalau berdasarkan bisa dimakan tidaknya kulit sosis, bergantung pada bahan pembuatannya. Kulit sosis yang edibel biasanya dibuat dari usus hewan akan membuat rasanya menjadi lebih gurih. Namun kekurangannya, mengandung kolesterol yang lumayan tinggi. Terdapat juga kulit sosis edibel namun ‘buatan’ yang dibuat dari kolagen dan dicampur dengan bahan lain. Sedangkan kulit sosis yang tidak bisa dimakan diproduksi dari selulosa atau polyamide.

Ada juga kali ya, meski casing sosis edible tapi tetap memasaknya dibuka casingnya? Ada ngga sih? *bingung, maklum nggak pernah masak sosis, hihihi* *jauh amat bahas kaki sampai kulit sosis*

20 comments:

  1. Hahaha Una, dari gips sampe ke kulit sosis. Syukurlah kakinya udah mendingan ya :)

    ReplyDelete
  2. Di antara semua makanan instan, yg paling bikin merasa bersalah pas makan itu sosiiiiis... Una, kulitku jg lg ngelupas2, hiks, gak enak yaaa jd banyak brindil2 berasa debu...

    ReplyDelete
  3. wahahaha...ada hubungannya ya..eh btw ngomongin sosis aku jadi pengen sosis nih...soale aku doyan...hahaha

    ReplyDelete
  4. hihihi, saking tipisnya kali ya, si adik sepupu jadi kebayang kulit sosis..Anw, lekas sehat lari-larian lagi ya,na :)

    ReplyDelete
  5. hadeuh....jari tengah yang patah, yang di gibs hampir semua jarinya...makanya jari tengahnya jadi mirip dengan sosis

    ReplyDelete
  6. Rasanya sosis rata rata kulit nya bs dimakan ya. Gak pernah ketemu yg gak bisa.

    Moga2 jari lu skrg udh sembuh ya na.

    ReplyDelete
  7. jangan-jangan jadi pingin makan kakinya una ya hehehe , soalnya bayangin sosis

    ReplyDelete
  8. Kalo casingnya dilepas, kayaknya tuh sosis bakal berantakan deh, Una :)
    Get well soon yah, blogger paporitkuuuuh :)

    ReplyDelete
  9. baru tahu kulit sosis itu beda-neda, ada yang bisa dimkaan juga. kirain semua kulit sosis sama saja gak bisa dimakan

    ReplyDelete
  10. Iya eh jauh banget bahas kaki sampe ke kulit sosis. hihi.
    Semoga cepet sembuh ya kakinyaa ^^

    ReplyDelete
  11. kok kelihatan seperti kaki anak kecil ya :D

    ReplyDelete
  12. Hahaha, jauh amat Na hubungannya dari kaki sama sosis.

    Anyway, mudah-mudahan cepat sembuh dan pulih ya :)

    ReplyDelete
  13. Huaaa... disamain pulak ama kulit sosis :))
    Syukurlah udah membaik ya Unaa.. Semoga cepet kembali pulih seperti sediakala

    ReplyDelete
  14. Cepet sehat yah kakinya uun.. Aku jadi takut nih klo makan sosis keinget kakinya unaa hahaa

    ReplyDelete
  15. semoga lekas sembuh ya, na. cepat bisa jalan dengan enak lagi

    ReplyDelete
  16. Una.. aku geli jadinya ngebayangin kulit sosis :D

    ReplyDelete
  17. Gak kebayang un jari kecil gitu berpengaruh besar bgt yaaa. Semoga udah pulih 100% deh

    ReplyDelete
  18. tergantung sosisnya mau dimasak buat apa Una. meski edible, kalo dimasak buat sausage roll, biasa bungkusnya kudu dibuka (dan dibuang meski edible), kalo ga sosisnya ga nempel ke pastry-nya.
    trus untuk resep bikin dumpling juga dibutuhin isi sosisnya doing jadi bungkusnya kudu dibuang juga. selain itu ya ga papa masih dibungkus langsung dimasak. kebanyakan nonton acara masak eropa di tv nih gua hahaha

    ReplyDelete

Feel free to comment, criticize, and give suggestion ya!