Premonisi

Bulan Januari dua tahun lalu, aku dan temanku Bellita ikut one day tour ke Ha Long Bay, Vietnam. Di dalam bus, kami duduk di depan dua turis Jepang, ibu-ibu yang kira-kira berumur 50-an. Atau 60-an malah. Mereka sudah punya cucu semua. Dengan kemampuan berbahasa Jepang hampir nol, hanya sedikit plus karena di SMA pernah belajar dan dari dorama, serta komik, kami bercakap-cakap dengan dua turis Jepang tersebut.

Dari dua ibu tadi, hanya satu yang bisa Bahasa Inggris itu pun lebih buruk dariku, yang satu sama sekali tak bisa berbahasa Inggris. Tapi kami bisa juga ngobrol-ngobrol. Meski nggak lancar sih ngobrolnya, ada nggak nyambungnya. Kami membahas artis-artis Jepang yang aku dan temanku tahu (yang ibu yang tidak bisa Bahasa Inggris tahu, tapi yang satu tidak tahu), atlet badminton Indonesia yang kata ibu tersebut keren tapi sampai sekarang I can't figure who is him karena dia lupa namanya, dan tentang Indonesia dan Jepang yang lain.

Kami juga naik kano bareng, berempat. Kami nyanyi Sukiyaki bareng-bareng dan aku merasa itu momen sweet banget :') Dua obaasan (ja. nenek) dan dua putri cantik (wek!) menyanyi bersama dengan riang sambil ketawa-ketawa pastinya.


Kayaknya aku dipasang di tiang udah jadi traffic light deh... Saking dinginnya semua-semua dipake. Ngga matching biarin!! Kayak biasanya matching aja!!
Aku ingat temanku memakai tas bermerek Kipling dan ibu-ibu itu suka, kawaii kawaii gitu deh bilangnya. Tapi temanku bilang itu Kipling palsu. Lalu ibu itu bercerita kalau di Jepang, kalau ketahuan pakai barang palsu bakal ditarik sama petugas di airport. Lalu ibu-ibu itu juga bilang, kalau kita harus ke Jepang karena di sana banyak barang lucu-lucu. Kelemahanku.

Cerita di atas sebagian sudah pernah kutulis untuk blog Dunia Ely dalam postingan berjudul Sukiyaki di Ha Long Bay. Nah...

Beberapa bulan kemudian, tepatnya Mei 2013, aku ke Jepang juga dan membuktikan ucapan ibu-ibu tadi bahwa Jepang TERLALU BANYAK BARANG-BARANG LUCUNYA, hiks. Sayangnya, entah irit atau goblok, aku nggak ngabisin uang sakuku, hahaha... Setelah tahu bahwa Jepang itu memesonanya nggak nahan, aku selalu ngerasa pengen balik lagi ke sana...

Tapi kok ya belum dapat kesempatannya...

Foto random...  waktu itu ngga tau Coco Ichibanya ini, sampai dibuka di Grand Indonesia, Jakarta. Dan enak banget!!! Best curry I've ever had!!
Dua bulan lalu di Hong Kong International Airport, lagi duduk-duduk nge-charge hape. Di sebelahku ada rombongan orang Jepang yang menaruh tasnya karena sebagian dari mereka ingin ke WC. Aku, yang sudah agak ngerti lah dikit-dikit conversational Japanese, iseng-iseng nyapa. Yah... latihan Bahasa Jepang gitu.

Oiya rombongan itu isinya orang tua semua, di atas 50 tahun lah tampangnya. Tua banget kok. Nah aku ngobrol sama ibu yang nggak ikutan pipis. Ternyata mereka ini... well Japanese-ku masih buruk ya, kalau nggak habis dari Nepal, ya mau ke Nepal =)) Di antara dua itu deh. Hahaha... Mereka di sana mendaki Gunung Everest. Nggak tahu sampai puncak atau gimana tapi itu aja udah keren banget. Aku tanya apakah itu hobinya, ya itu memang hobi mereka. Yamanobori 山登り atau mendaki gunung. Pantesan dari warna kulit mereka cenderung agak gelap.

Dia tanya lah aku orang mana... ibu itu lalu bercerita kalau dia pernah mendaki ke Gunung Agung di Bali. Aku terkesima. Trus dia melanjutkan, juga pernah ke Rinjani, Lombok. Katanya bagus sekali tapi sayang banyak sampah. Trus aku cerita kalau aku pernah ke Nagoya, eh ibu ini ternyata asalnya dari Nagoya, rumahnya tak jauh dari Museum Toyota. Nggak lama, ada bapak-bapak keluar dari WC dan tempat ranselnya dekat ibu tadi.


Bapak itu bertanya kapan musim paling bagus untuk ke Indonesia. Kubilang aja, setahun penuh Indonesia panas. Tapi kira-kira bulan Oktober sampai April musim hujan, tapi tetap panas. Dan begonya aku bilang April dalam Bahasa Jepang itu yongatsu padahal harusnya shigatsu =,= Yon juga berarti empat, tapi cara baca Jepang, shi empat cara baca Cina. Gitu deh. Tapi mereka ngerti sih...... itu yang penting, lagian itu kan fungsi komunikasi. *ngeles*

Kemudian dia nanya aku mau ke mana, aku bilang aku mau ke Macau...

Setelah rombongan sudah lengkap (tidak ada yang di WC lagi) mereka segera mengambil ransel mereka. Perpisahan kami ditutup dengan pertanyaan oleh bapak-bapak Jepang tadi.......

"Gyanburu?" (gamble)
"NOOO!!!"

Eh, mainan slot machine gamble ngga ya?

Dua tahun lalu ketemu ibu-ibu yang Jepang yang 'nyuruh' ke Jepang karena di sana banyak cute stuffs, kayak pertanda gitu bakal ke Jepang, karena beberapa bulan kemudian aku ke Jepang kan. Padahal nggak berencana apa-apa. Dan yang di HKIA dua bulan lalu, apa itu pertanda juga ya mau ke Jepang? Nggak ada hubungannya sih, tahun kemaren beberapa kali ngobrol sama orjep di Jakarta juga ngga ke Jepang-Jepang =,= Yahhh tapi ngarep boleh laaah yaaa...

Pengen banget ke Jepang and SHOP A LOT!! Udah. Itu inti postingannya, hahaha...

24 comments:

  1. sepertinya bakalan ke Jepang deh kalo ada tanda2 begituan hehehe eh tapi jangan lupa ajak aku juga ya mbak hihihi

    ReplyDelete
  2. wah keren euy, kesempatan itu selalu datangnya dua kali deh nih ke kakakadmin ini, apalagi ke Jepang yang mempesona sangat.

    ReplyDelete
  3. Percaya ngga percaya, dulu sebelum ke Jepang, gw selalu pasang Tokyo Tower di facebook, dan dua tahun kemudian, gw ke Jepang beneran, semoga mimpi ke Jepang bisa terkabul, amin2 :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi lucu ya cara Tuhan mengabulkan mimpi :")

      Delete
  4. Ngobrol sama nenek-nenek itu kadang memang lebih asik daripada sama yang muda2 ya... keren ih Una.. udah ke banyak negara.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahahaha... pas nemu nenek ramah, asyik. Belum pernah ke Madagascar tapi Mbak T.T

      Delete
  5. kayaknya ngebet banget nih ngidam ke jepang,mau bareng aku ta na???hahahaha *ngayal bgt nih aku*

    ReplyDelete
  6. Wah sampe bisa ngomong ama org jepang, pasti bahasa jepang lu lumayan ya. Hebat dah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gitu doang tapi Mas =,= pake plongo plongo

      Delete
  7. Aamiin aamiin ke Jepang lagi *aku juga pengeeen*
    Eh tadi pas baca, kirain "membuktikan"nya tuh membuktikan kalo pake barang palsu bisa diambil lho hahaha... ternyata membuktikan banyak barang lucu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maklumin aja yah Kak, ini aku kalo nulis kalimatnya gak efektif =))

      Delete
  8. Kenapa mukaknya dibluuuur? Bahahah! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biar gak pada liat mukaku, biar tulisannya dibaca =))

      Delete
    2. Halaaaah.. Aku kira kenapaaah. Wkwkwk.. :D

      Delete
  9. aku gak baca tulisanmu Na, malah terpesona dengan hasil blur wajahmu lho

    ReplyDelete
  10. Hihi iyaa, kenapa atuh pakai diblur :D
    Semoga cepet bisa syuping2 di Jepang yaa

    ReplyDelete

Feel free to comment, criticize, and give suggestion ya!