Macau, Here We Come! (Day 1)

Suatu hari ketika sedang di gym, entah kenapa aku ingin sekali membuka telepon genggamku. Jadilah, aku berhenti berjalan di atas treadmill lalu menuju loker tempat menyimpan barangku. Melihat-lihat media sosial Twitter, aku melihat VIVALog bercuit link artikel berjudul: "Inilah 3 Finalis Lomba Blog "Why Macau"". Ternyata namaku masuk menjadi salah satunya dan... girang tak terkira. Kalau bukan di gym, sudah teriak-teriak aku. Akhirnya aku berhenti olahraga dan duduk sambil senyum-senyum sendiri, menunggu ibuku selesai kelas yoga.

Dasar memang nge-gym-nya nggak niat.

Kemudian hingga sampailah hari keberangkatan kami (24/11) ke Macau tiba!

❤❤❤

FamTrip ke Macau ini diikuti tiga finalis lomba blog VIVALog Why Macau yaitu Zahra, Sofi, dan aku, kemudian dari VIVA sendiri ada Kak Puput Utami, dan empat blogger/buzzer lainnya, Kak Alexander Thian, Om Harris Maulana, Kak Barry Kusuma, dan Kak Rijal Fahmi. Kami didampingi oleh PR & Communication Manager MGTO Representative in Indonesia, Ibu Ningsih Chandra.

Perjalanan ke Macau ditempuh dengan menggunakan Garuda Indonesia menuju Hong Kong International Airport selama sekitar 4,5 jam kemudian dilanjutkan dengan kapal feri TurboJet selama 50 menit ke Macau. Kami tiba di HKIA sekitar pukul 06.30 pagi (25/11) dan harus menunggu hingga lebih dari tiga jam karena jadwal feri pertama ke Macau adalah jam 10.15. Untuk transfer via feri, kita tak perlu keluar imigrasi HK dan mengisi kartu kedatangan. Bagasi pun tidak perlu diambil, ditransfer otomatis ke feri.

Ki-ka: Ibu Ningsih, Zahra, aku, Sofi, Kak Puput. 
Charging point.
Tiga jam tidak terasa karena ruang tunggu di HKIA yang nyaman, ada charging point di banyak tempat, plus kami juga jalan-jalan melihat isi toko-toko yang buka. Kemudian kami menuju SkyPier, pelabuhan feri, menggunakan automated people mover (APM).

Tiket TurboJet.

Di kapal TurboJet pun narsis.
Sekitar jam 11.30 kami tiba di Taipa Ferry Terminal, yang letaknya dekat dengan Macau International Airport. Kami dijemput oleh Pak Alan, guide kami selama di Macau. Ibu Ningsih sempat bercerita kalau Pak Alan ini orangnya lucu sekali, dan memang benar, ketika di dalam bus, aku tak bisa menahan tawa kalau Pak Alan lagi ngelucu. Pak Alan ini lahir di Indonesia namun sudah 54 tahun tinggal di Macau. Ia fluent berbahasa Indonesia dan Jawa loh!

Tiba di hotel kami menginap, Sheraton Macao, kemudian kami makan siang di Feast, salah satu restoran buffet-nya dan kemudian free time sampai jam 17.30.

Bersama dua blogger finalis lainnya dan Kak Puput, kami jalan-jalan ke Venetian. Melewati connecting bridge yang mengarah ke Shoppes at Four Seasons, kemudian kami ke arah luar untuk foto-foto Venetian tampak luar. Tampak menjulang Hotel Venetian dan bangunan bawahnya yang dibangun sedemikian rupa mirip dengan Kota Venezia di Italia. Cantik sekali. Kemudian kami ke bawah melihat barisan bunga-bunga yang begitu indah bermekaran berwarna-warni. Rasanya ingin tiduran sambil bilang, "I feel free..."

Venetian.
Oh ya tak lupa narsis dengan bunganya.

Maaf kalau terganggu dengan mukaku.
Jalan lagi kami tiba di jembatan dekat lobi Hotel Venetian. Setelah puas berfoto-foto di luar, kami masuk ke dalam... dan tercengang! Interiornya begitu megah didominasi dengan warna emas dan bergaya renaisans Italia. Langit-langitnya dan ornamennya begitu bagus sampai aku ngomong sendiri... "Kayak di Versailles yaaa!" (Padahal ini kan gaya Italia.) "Kayak di Eropa yaaa!" (Sok tahu, padahal belum pernah ke Eropa, hahaha).

Venetian Macau Hotel Lobby.
Ada yang foto pre-wedding di Venetian.
Setelah itu kami menuju area malnya, yang di dalamnya terdapat kanal buatan dan bisa naik gondola sambil dinyanyikan di sana. Kami tak lama di sana dan kemudian kembali ke hotel untuk berkumpul dengan yang lainnya. Jadwal kami selanjutnya adalah ke Macau Tower!

Area mal Venetian.
Dari titik terbawah sampai titik puncak, Macau Tower memiliki tinggi 338 meter. Sedangkan lantai paling tinggi berada di ketinggian 223 meter. Sementara itu di observation deck-nya memiliki section yang lantainya dari kaca, transparan. Sehingga kita bisa lihat kondisi di bawah. Pas berdiri di kaca tersebut sambil melihat bawah, wah lumayan eneg rasanya. Pemandangan panorama Macau 360 derajat bisa dilihat dari deck ini. Karena malam-malam maka lampu-lampu menyala semua dan asyik banget kalau dilihat dari Macau Tower ini.

Ki-ka: Sofi, aku, Zahra, Ibu Ningsih.


Lalu kami menuju 360° Cafe di lantai 60 untuk makan malam. Uniknya, restoran ini bergerak memutar sehingga pengunjungnya disuguhi 360 derajat panorama keindahan Macau. 360° Cafe berkapasitas 250 orang dan membutuhkan waktu 60 menit untuk sekali berputar. Restorannya berbentuk buffet, yang bikin pengen coba makanannya semua... hahaha.

Tujuan kami selanjutnya adalah Wynn Macau. Di sana kami menonton show Tree of Prosperity yang merupakan karya yang memainkan musik, lampu, dan visual. Ada lampu chandelier yang terdiri dari 21.000 kristal dan pohon yang dibuat berubah warna, menunjukkan perubahan tiap musim. Di akhir show, pengunjung melemparkan uang sebagai harapan agar beruntung. Tree of Prosperity ini ada selang satu jam.

Water fountain show.
Jalan ke arah luar Wynn, ada Performance Lake. Di sana ada Water Fountain Show yang mana kita bisa melihat air mancur menari-nari dengan diiringi lagu dan lampu. Show ini dimulai setiap lima belas menit. Aku tidak tahu lagu yang disetel yang waktu kami nonton, tapi aku sangat senang nontonnya. Keren! Tak jauh dari Performance Lake, kami bisa melihat Governador Nobre de Carvalho Bridge. Salah satu jembatan yang menghubungkan Taipa dan Semenanjung Macau. Beberapa dari kami asyik foto-foto jembatan yang cantik pada malam hari itu, sementara aku duduk-duduk saja sambil nyanyi-nyanyi.

Entah kenapa kemudian aku menyanyikan lagu Yue Liang Dai Biao Wo De Xin-nya Teresa Teng. Eh tak berapa lama Water Fountain Show-nya Wynn menyetel lagu tersebut. Konspirasi alam semesta ini!

Tur hari itu berakhir, kami kembali ke hotel, dan aku tak sabar keliling Macau pada hari kedua!

❤❤❤

Sampai di rumah aku cerita ke ibuku kalau aku amazed sama revolving restaurant di Macau Tower. Kok ternyata restorannya berputarnya nggak cepet toh. Kata ibuku, "Hah? Masa' gitu aja nggak tahu? Ya nggak mungkin lah muternya cepet! Ndeso!" Ish!

❤❤❤

Macau Government Tourist Office Representative in Indonesia
Twitter: @macauindonesia
Facebook: MGTO Indonesia
Website: http://id.macautourism.gov.mo/


22 comments:

  1. congrats unaaa :)
    seneng yaaa jalan2 ke macau, uhuuy! ditunggu cerita berikutnya hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seneng banget doong...
      Okeee, bakal masih ada lagi postnya ^^

      Delete
  2. Unaaaa....udah kelar aja. Aku bingung gimana cara nge-cut tulisanku :( tau gak jumlahnya berapa? 20 halamaaaaannnn......!!!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha, penting semua sih ya untuk ditulis...

      Delete
  3. Macau ini bener-bener mirip las Vegas ya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa Mas... propertinya yang diriin banyak yang sama kayak di Las Vegas...

      Delete
  4. Hahaha, kalo restorannya muternya cepet malah serem dong Na, hahaha :P .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha ngga kebayang secepat apa soalnya...

      Delete
  5. mbak unaaa keren banget jadi mupeng aja nih pengen ke LN :)

    ReplyDelete
  6. uwaaaa beneran kayak di film itu ya,,*lupa judulnya*
    mau komen apa gitu tp lost focus,ish keren banget ngegym hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Film apa? Hahaha...
      Nge-gym terpaksaa, memanfaatkan gratisan kalau nebeng member kalau weekend :p

      Delete
  7. Uda ke Macau.. Naik Garuda pulak.. Huaaaaa.. :'(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha... Garudanya itu loh :P

      Delete
    2. Aaaaaaarggghhh..! *timpuk Una pakek selop*

      Delete
  8. Mantaaabbb
    Aku gakbisa ngebayangin gimana rasanya tejun dari lantai 60 pas makan malam :D

    ReplyDelete
  9. Bener berarti perkiraanku kalo dirimu menang ato paling gak jadi finalis. Hihihi. Maklum bacanya dari belakang.

    ReplyDelete
  10. Selamaat ya Una, seneng bgt liat Una jalan2 ke Macau ^^

    ReplyDelete
  11. unaa emang kereeenn...bikin irii pengen jalan ke macau jugaaa hihihi
    selamaatt una

    ReplyDelete
  12. Pengen ke macauu... Tunggu K gede lah tapinya.. Tahun 2016 aja deh yak.. ��

    ReplyDelete

Feel free to comment, criticize, and give suggestion ya!