Breakfast at 1Kara (Solo Karaoke)

Kalau Audrey Hepburn breakfastnya sambil nontonin perhiasan di toko Tiffany's...
Kalau aku breakfastnya di tempat karaokean...

Saat liburan musim panas, di hari ketiga di Tokyo, aku menginap di sebuah net cafe di daerah Akihabara. Malamnya, aku check-in (check-in???) sekitar pukul 19.00 dan memilih paket 12 jam, which means pukul 07.00 aku harus cabut di warnet atau kena charge. Akhirnya kena charge sih, karena keluar lebih dari pukul 07.00.

Setelah check-out, aku mencari coin locker untuk menaruh tasku seharian. Lumayan berat bok ranselku, lagian biar berasa bebas jalan-jalannya. Coin lockernya nggak dekat stasiun pastinya... Mahal, hahaha *pelit* Aku menyewa coin locker seharga 200 yen untuk sehari. Kalau di Stasiun Akihabara bisa 300-400 yen. Lumayan irit 100 yen... Nah, abis ke coin locker, aku langsung mencari lokasi 1Kara cabang Akihabara.

Papan 1Kara di lantai bawah gedung lokasi 1Kara.

1Kara itu apa?

1Kara (baca: wankara) merupakan chain tempat karaoke yang secara eksklusif dibikin untuk solo karaoke, yeah karaoke sendirian. Ruangnya pun memang didesain untuk satu orang, macam ruangan wartel gitu lah. Di dalam ruang karaoke terdapat layar tivi, dua microphone (yang dipegang biasa dan yang kayak di tempat-tempat rekaman), mixer, dan dua layar untuk milih lagi.

Aku memang ingin mencoba karaoke di Jepang dan nggak tahu mau mengajak siapa plus selera laguku random, jadi 1Kara ini benar-benar pas untukku.

Aku tiba di 1Kara pukul delapan kurang dan hari itu aku nggak makan pagi, jadi berasa breakfast, kenyang pakai nyanyi.

Sampai di resepsionis, karena baru pertama kali, aku diharuskan registrasi member baru di layar komputer depan resepsionis. Yang jadi masalah, semua menunya huruf Jepang... piyeee. Mana mas staf yang jaga juteknya minta ampun, nggak ada senyum sama sekali. Di layar itu kita harus memasukkan nama, jenis kelamin, tanggal lahir, alamat (hanya nama prefektur, kota, dan kampung), dan kode pos. Pas section tanggal lahir, pilihannya pakai tahun Jepang lah: Heisei, Showa, atau Taisho. Trus aku nggak tahu kalau dalam tahun Jepang, tahun lahirku berapa. Aku tanya deh sama masnya. Yang jelas aku anak generasi Heisei (era kaisar Jepang sekarang).

Registration page paling gampang cuma yang ini =))
Udah capek-capek next page next page, udah tinggal langkah terakhir, aku salah lah klik kembali ke Home. *cry* Jadi ulangi lagi. Kali ini aku minta tolong mas stafnya, takut salah klik. Setelah kelar, nanti keluar struk, sebagai bukti registrasi. Kemudian dibuatkan kartu member dan mengisi namanya sendiri. Tak lupa menunjukkan bukti identitas diri ke masnya.

Ternyata kesulitan tak berhenti di situ.

Aku harus memilih jenis sound system dan alat karaoke. Ya mana gue tahu bedanyaaaa... Tapi mas stafnya membantuku dengan menunjukkan salah satu. Katanya yang itu banyak dipilih para konsumen. Selanjutnya, ada pilihan jenis headset. Nah, headset di 1Kara ini ngga gratis, jadi kayak ada biaya sewa terpisah. Yang paling murah 300 yen dan yang paling mahal 1200 yen. Aku sempat nanya dong, yang gratis nggak ada apa? Nggak ada....... mas stafnya menunjukkan yang paling bagus ya yang 1200 yen tapi tentu saja aku pilih yang 300 yen hahahaha ngapain yang mahal. Mungkin kalau tinggal di Tokyo dan suka solo karaoke bagus juga beli headset sendiri.

Booth free drink.
Sedia snack juga, tapi yang ini harus bayar.
Kemudian ditanya, mau berapa jam, aku bilang sejam aja dulu. Setelah itu, aku dikasih keranjang kecil berisi headset, kunci ruangan, dan bill. Masnya tak lupa menjelaskan kalau di 1Kara minum gratissss... macam di net cafe.

Betewe masnya super jutek, nggak senyum blas, tapi sempet ketawa gegara gue nanya apaan yak. Lupa. Dalam ati gua bisa juga nih orang ketawa...

Setelah masuk ruangannya, aku pun mencolokkan kabel headset pada tempatnya. Melihat layar milih lagunya, sedikit girang ada menu English. Kukliklah dan semua menu berubah jadi English tapi rupanya yang bisa dipilih lagu Bahasa Inggris doang yeeeehhh... Kembalilah ke menu Bahasa Jepang.

Ada zone-nya... mungkin dibagi berdasarkan 'alat karaoke'-nya...
Untuk setting segala rupa, enggak kesusahan karena nggak ada yang perlu diset. Paling suara microphone aja maunya gimana. Tinggal muter-muter pilihan di mixer, berasa kayak tukang sound system di acara-acara deh. Tapi karena nggak paham maksudnya, kayak arti bass treble dan lain-lain, yah asal aja lah gua muternya sampe enak di denger.

Aku memilih lagu-lagu Jepang yang kusukai dan yang di Youtube susah nyari minus one-nya. Senang rasanya... Bisa nyanyi macam penyanyi dan lagu kesukaan (yang lagu Jepang) ada semua. Lagu yang kupilih hampir semuanya lagunya Shiina Ringo. Aku juga milih lagunya SMAP, Iwasaki Hiromi, dan Morning Musume.

Sebelumnya... ada iklan terlebih dahulu. Pas lagunya nyetel, monitor yang bawah juga muncul gambar video klipnya. Itu yang sebelah kanan, keranjang yang dikasih masnya...
Kayak microphone rekaman... dan emang bisa rekaman upon request...
Lagunya bisa milih di sini juga...
Keranjang buat naruh barang. Trus gue naruh barangnya di luar keranjang. Kan bego.
Ada gantungan baju juga...
Sejam nggak berasa dan aku memutuskan nggak nambah jam lagi... karena ngapain... 10 menit sebelum waktu habis, di bawah layar kedip-kedip tulisan 'you have 10 minutes left'. Aku membayar 800 yen untuk sejam karaoke dengan rincian 1 jam karaoke 500 yen (harga pagi hari 06.00-12.00) dan sewa headset 300 yen.

1Kara ini buka 24 jam dan katanya suka dijadikan tempat menginap seperti net cafe. Tapi dengan tempat duduk single sofa biasa sepertinya kurang nyaman menurutku. Gua baru ngeuh lupa foto kursinya dan selfie... memang gua anaknya nggak selfiean sih.

1Kara punya beberapa cabang di Tokyo dan Sendai. Sayang sekali di Kobe nggak ada...... Plus semoga ada Bahasa Inggrisnyaaaa biar tourist friendly gituuu.

Lokasi dan ongkos karaoke 1Kara (beda-beda per lokasi) bisa dicek di webnya di: 1kara.jp

1Kara Akihabara
〒101-0021
Tokyo, Chiyoda-ku, Sotokanda, 3-15-1, Akiba Place 6F
03-5298-3501
24 hours

17 comments:

  1. Weheheh gantungan Baju nya kok Indonesia bingidss ya mba Una

    ReplyDelete
  2. Coba di indonesia ada ya tempat kayak gini. Soalnya suka berasa aneh klo sewa ruangan karoke buat sendirian. Padahal kan emang mau nyanyi sendirian 😆

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dulu jaman aku SMP, banyak Mbak karaoke boks gitu, bisa buat sendiri ampe tiga orang. Sekarang aku cuma liat di tempat tertentu aja. Dulu cuma 2500 malah per lagu. Di Pontianak ga ada kah?

      Delete
  3. Shina Ringo suarane mirip kamu ya. . .

    ReplyDelete
  4. Un, kok kesannya sedih banget gitu ya karaoke dewean :( cocok buat yg butuh meluapkan emosi kali yak

    ReplyDelete
  5. Seruuuu ih sarapannyyaaa.. Kaau breakfast at tiffany's bareng aku ajaa hehehehe

    ReplyDelete
  6. Ke Akihabara ga mampir ke markasnya AKB48?

    ReplyDelete

Feel free to comment, criticize, and give suggestion ya!