Tes Bahasa Inggrisnya Jepang

Di sekolah saya, jam pelajaran kanji dibagi dua, satu jam pertama untuk ujian kanji, dan jam kedua untuk ujian katakana. Dalam Bahasa Jepang, kata serapan baru dari bahasa asing ditulis dengan huruf katakana. Kebanyakan berasal dari Bahasa Inggris.

Misalnya...
Hamburger menjadi ハンバーガー(hanbaagaa).
Coffee menjadi コーヒー (koohii).
Shower menjadi シャワー (shawaa).

Karena huruf dalam Bahasa Jepang yang macam pelafalannya nggak lengkap, jadilah kata yang pelafalannya aneh gitu. Seperti, dalam Bahasa Jepang nggak ada tuh di akhir kalimat konsonan mati macam -k, -t, -m, -s. Misal kata class, jadi クラス (kurasu). Lafal v juga nggak ada. Ada f, tapi entah kenapa v selalu jadi 'b'. Love hotel bakal jadi ラブホテル (rabuhoteru). Kenapa coba ujug-ujug contohnya love hotel.

Kalau sudah tahu patternnya, ngubah kata yang diserap dari Bahasa Inggris ke aksara katakana jadi gampang. Dan sepertinya buat orang Indonesia, yang kayak gini gampang. Karena biasa sama Bahasa Inggris kali ya. Soalnya... minggu lalu tes katakana, aku dan temanku yang orang Indonesia nilainya tak jauh dari poin sempurna. Tapi nggak tertinggi sih, yang tertinggi orang Polandia, cuma salah satu poin, dia nulis マンゴー (mango) kurang tanda strip panjang.

Saat tes katakana adalah yang paling aku tunggu-tunggu. Karena menyenangkan tesnya. Bahasa Inggrisnya apa, ucapan Bahasa Jepangnya jadi apa. Udah gitu kalau tes, pasti ketawa sendiri. Teman sebelahku juga suka ketawa sendiri. I don’t know lah, aku memang hal kecil aja diketawain :p Kemarin ada soal ビーフシチュー(biifushichuu), aku sama teman sebelahku dari Vietnam ketawa sendiri. Apaan coba itu… setelah dipikir-pikir tahunya beef stew. Hah, beda banget!

Tes katakananya dilakukan dengan cara si guru mendiktekan sebuah kata, lalu kita semua menuliskan huruf katakananya. Setiap tes soalnya dua puluh biji. Nilainya setiap nomor dua poin, kalau ada satu miss, misal salah satu huruf atau kurang tanda panjang, dikurang 0,5 poin.

Tes katakana minggu lalu. Jelek amat tulisan gue ye :p
Tes katakana minggu lalu, lumayan lancar kecuali satu nomor.

Aku mendengarnya guruku menyebut: "basudaun". Trus aku membayangkan ada kaitannya dengan bus atau apa lah. Untungnya usai keduapuluh soal disebutkan, kami boleh nanya, kalau ada yang artinya nggak tahu. Aku pun nanya soal itu.

Eh belum sampai dijelaskan gurunya, teman bangku sebelahku dari Vietnam, Ken, yang baik hati, memberitahuku, “Itu lho yang buat mandi…”

YAELAH!

Taunya, バスタオル (basutaoru) alias bath towel.

Berasa tes Bahasa Inggris kalau ujian katakana begini. Kemarin, ada teman dari Taiwan, Kei-san, bilang ke aku, kalau katakanaku pinter ya. Kubilang, well mungkin karena orang Indonesia kebiasa denger dan baca Bahasa Inggris. Jadinya gampang.

Dalam hatiku, aku sirik sama Kei-san, kanji dia jago banget :p Yaiyalah orang Taiwan udah belajar kanji dari kecil, wkwkwkwk.

7 comments:

  1. wah una jadi nulis kanji nih... :)

    ReplyDelete
  2. kursus atau sekolah lagi una?
    berapa lama di sana?

    ReplyDelete
  3. Una, kalo nulis katakana itu tulisan bagus dan ga bagusnya terlihat dari mananya sih....... kayaknya sama aja.... *dang* hahahaha aku gak bisa bedaiiinnn

    ReplyDelete
  4. aku punya kamusnya tuh una, suamiku iseng beli belajar sama pascal tapi gitu deh semangat di awal doang :)

    ReplyDelete
  5. wahh susah2 gampang yaa....ada yang nyambung, ada juga yang gak nyambung...hahaha keren dah una belajar bahasa jepang..

    ReplyDelete
  6. Unaaaa. seperti komenku sebelumnya, aku cengok liat huruf kanji :D

    ReplyDelete
  7. WKWKWKWKWKWKWKWK love hotel, sumpah ngakak di kantor..wwkwkwkwwkw

    ReplyDelete

Feel free to comment, criticize, and give suggestion ya!