Pasar Carrara

Liburan kali itu, aku menghabiskan lima malam di Gold Coast, dengan empat hari yang 24 jam penuh. Maksudku, penerbangan aku tiba, sampainya sudah sore, sedangkan penerbangan pulang, pagi sekali. Jadinya ya seperti empat hari saja.

Aku nggak bikin itinerary kalau jalan sendiri tapi riset sedikit lah. Yang kucatat dengan lengkap hanyalah beberapa supermarket Jepang dan Asia yang ingin aku datangi. Aku menyerahkan semua kepada leaflet dan peta wisata yang kutemukan di tempat menginap dan bandara. Ke mananya… pikir ntar lah.

Keesokan hari setelah aku tiba di Gold Coast, aku membaca kembali leaflet-leaflet yang aku ambil dan memutuskan untuk pergi ke Carrara Markets.

Aku memutuskan untuk membeli tiket bus di bandara yang hanya sekitar 1,1 kilometer dari tempat menginap. Ternyata cuma butuh 20 menit jalan kaki dan kemarinnya aku naik taksi tarifnya 15 AUD (150 ribu), najong… kalau di Jakarta, dari rumahku ke Soetta yang 30 kilometer aja masih kembalian. *price sensitive*

Dari bandara aku naik bus, turun di Broadbeach South bus station. Tempat pemberhentian bus sekaligus tram ini merupakan semacam terminal pusat gitu lah. Jadi banyak bus berhenti di sini dan sekaligus jadi interchange G:link light rail (trem). Pengen banget Halte Harmoni kayak gini!

Aku bertanya kepada nenek-nenek, bus apa yang harus kunaiki untuk ke Carrara, untuk memastikan saja, takut salah. Eh rupanya dia juga mau ke Carrara… jadi ngobrol-ngobrol dikit deh. Dia bertanya aku berasal dari mana dan bertanya bagaimana menurutku tentang Gold Coast dan Australia.

Nggak lama nunggu busnya, apalagi ada jadwal busnya datang. Karena salah satu main station, ada layar yang menunjukkan berapa menit lagi busnya datang. Sekitar 20 menit, tiba lah di depan Carrara Markets.

Salah satu atraksi Gold Coast ini, Carrara Markets, merupakan pasar weekend terbesar di Queensland, Australia, yang luasnya 10 acre atau sekitar empat hektar. Ada 400 kios yang buka di sana mulai dari jam tujuh pagi sampai empat sore. Yang dijual juga beragam, mulai dari sayur, buah, roti, permen jelly, tanaman, sampai ada kios khusus filateli, kostum dewasa macam Snow White, kostum drakula, dan lain-lain.

Take a look!


One of the cheapest things I saw di Australia... *gegara makan Pad Thai di warung dan naik taksi 1 km tarifnya 150 ribu*

Ini juga murah... kalau bisa dibawa ke Indonesia, mau deh beli tanaman herbs ini. 

Ada toko mainan juga, penuh dengan Matryoshka dan bayi-bayi. Pengen beli tapi waktu itu masih hari pertama dan pagi-pagi, jadi hasrat belanjanya belum keluar, hahaha. Boneka bayinya juga lucu, multirasial banget, ada yang putih ada yang hitam.

 Kios yang menjual perangko bekas ini juga menarik. Cocok banget buat filatelis. Nggak cuma itu, di kios itu juga jualan koin kuno, badge jadul, dan lain-lain. Yang seneng barang antik pasti suka kios ini.

Di Carrara juga jualan sayur dan buah. Warna-warni... cukakngeut!

Permen jelly ini kalau di Indonesia mereknya apa ya... hehehe.

As you can see, permen jelly-nya bermacam-macam bentuknya. Suka banget liat warna-warni gitu. Menarik banget buat dibeli, tapi kalau udah dibeli siapa yang mau makan......


Ada lagi yang jual barang bekas. Boneka di atas ini juga bekas. Dan aku foto karena aku merasa Garfield agak mirip temanku...

Foto seram, yang kalau dilihat dari satu angle gambarnya gadis kecil cantik, kalau di angle yang lain, gadis serem gitu. =))

Di Carrara Markets juga terdapat dua area hiburan, King Tutt's Putt Putt, sebuah tempat mini golf, dan Luke's Reptile Kingdom, yah tempat hewan-hewan reptil dan bisa ngalungin ular juga di sana.

Setelah aku putar-putar di sana, menurutku Carrara Markets ini nggak terlalu besar. Untuk penyuka barang cute/kawaii sepertiku, Carrara Markets kurang memanjakan hasratku, karena nggak banyak kios yang jualan benda-benda lucuuu. Ada kios kosmetik menarik buatku, tapi sayang harganya lebih mahal daripada di Indonesia, ya ngapain, hihihi. Yang menurutku menarik malah toko perabot rumah tangga karena mungkin perabotnya berbeda ya sama di sini. Di kios itu, ada yang jual tisu bermotif cuma 20 ribu sebungkus. Di sini kan mahal... tapi aku juga ngga beli sih... buat apaaa!

Dan berakhir aku nggak beli apa-apa di sana... hehehe...
Tapi liat-liat aja udah seneng sih...

Carrara Markets
Corner of Gooding Drive & Manchester Road
Carrara, Gold Coast
Queensland, 4211
Australia

67 comments:

  1. Foto seremnya lumayan bikin merinding, Na.. Hahah.. Dasar penakut! :P

    Btw, itu motretnya pakek camera apaan? *terkepo*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah baru nyadar ada Gambar KUCING di tombol navigasi blog ini. Bertengger di atasnya. COCOK lah demgan fptp Garfield hiehiheiheiee

      Delete
    2. Hahaha... emang nyeremin sih. Coba digantung di rumah hahaha...

      Pocket biasa Beb, Sony DSC W730, bukan Sony Alpha 6000!! =))

      Delete
    3. @Om Asep: Hahaha lucu kan kucingnyaaa...

      Delete
    4. Ahelah. Dibawa-bawa. Ahahah.. Tapi kinclong kok :D

      Delete
  2. ini kamu beneran jalan2 sendiri na???nggak takut diculik??di LN pula >_<
    itu prangkonya sebungkus banyak banget yaa....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Penculik nya yang takut sama Mba Una

      Delete
    2. Hahaha iya Mbak beneran... penculiknya rugi kalau nyulik aku hahaha...

      Yoi Om Asep hahaha...

      Delete
  3. Saya tertarik pada KIOS yang menjual Perangko BEKAS nya itu mba Una. Soalnya saya juga anggota FILATELI di Pontianak. Setau saya sih PERANGKO Bekas yang layak dikoleksi memerlukan banyak syarat syaratnya. Salah satunya adalah jumlah Perforasi atau bagian semua sisi dari perangko yang berGERIGI itu. Jumlahnya harus sama Jika satu aja yang "cacat" bisa menurunkan Harga nya jika di lelang atau diburu Kolektor. Selain itu juga data data dalam perangko lama itu, Sejarah dll.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh Om Asep filatelis? Serius jumlah bolong-bolongnya setiap sisi sama? Wahhh...

      Delete
  4. Selain perangko, barang antik-kuno apa lagi yg dijual di sini Una?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada furnitur kayak kursi kuno juga... apalagi ya...

      Delete
  5. Pengin perangkonya. Jadi inget waktu kecil hobi koleksi perangko. Sekarang entah ke mana ntu album hiks.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah banyak banget ya yang hobi filateli jaman dulu ;)

      Delete
  6. Aduuh mbak una, aku liat fotonya tengah malem begini jadi serem banget rasanya yaah.
    Btw itu mainannya lucuuu :)

    ReplyDelete
  7. Itu permen jellynya mirip permen yupi kali ya.... hehehehe

    ReplyDelete
  8. Hebat ya Una, berakhir di gak belanja apa2...hihihihi...

    Itu fotonya serem amat, Na, untung aku baca ini pagi2 :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha... pas lagi rasional jadi gak belanja apa-apa...

      Delete
  9. Una, gak sekalian di backlink temen yang mirip garfield? :D

    ReplyDelete
  10. Seperti pameran bukan ya ini mba? hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pasar biasa aja Mbak, cuma buka wiken aja.

      Delete
  11. sayang banget gak beli apa2 :D
    aku jadi pengen makan permen yupiii :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kan beli apa-apanya di tempat lain hahaha
      Beli dong~

      Delete
  12. Permen jelly ini kalau di Indonesia mereknya YUPI kali mba Una
    Soalnya itu kesukaan anak anak saya
    Heiheihiehiehieee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enak emang ya Yupi tuh hahaha. Tapi gula doang...

      Delete
  13. ngerinyaa lihat foto terakhir...

    seru kalo nemu pasar kayak gini ya
    aku pasti sudah gelap mata

    ReplyDelete
  14. Dija kepingin buah buahan sama bonekanyaaa....

    ReplyDelete
  15. Una...serem banget ya lukisan anak itu... aku liat berkali2 merindiing...

    itu kayak permen yupi ya kalo disini.. :D

    ReplyDelete
  16. Lukisannya keren ya Na (efeknya maksudnya :D)

    ReplyDelete
  17. Permennya itu kalau di sini Yupie Pizza, Una, hehehe. Seru ya tempatnya serba ada, udah lama gak nemu yang jual prangko bekas :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyahh jarang... padahal dulu perasaan suka liat jualan prangko bekas :D

      Delete
  18. Kak Unaaaaa... aaaa abikin ngiler sama permen Jely nyaaa

    ReplyDelete
  19. lihat sebungkus perangko kaya gitu jadi inget mbak uniek yang kolektor :)

    ReplyDelete
  20. ihh foto seremnya unik juga tuhh na.....itu pasar harus berapa hari baru kelar diiderin yaa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kecillll sumprittt gedean parkirannya daripada pasarnya haha

      Delete
  21. saya tertarik sama prangkonya soalnya saya filatelis. lumayan buat koleksi.

    btw itu gambar gadis kecil yg merem kok rada-rada horor gitu ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heh serius Mbak filatelis?
      Ga rada Mbak, emang horor hahaha...

      Delete
  22. bukan aku kan Na yang mirip Garfield ? hahahaha

    ReplyDelete
  23. aq juga dulu suka ngumpulin prangko, kesel banget kalo ada yg nyuri tu prangko :)

    ReplyDelete
  24. Una, itu beneran 80 sen dan 1 dollar aja ya, kalau di Australia ini ada es krim2 yang murah ndak? duh aku ngiri nih, belom bisa keluar dari benua Asia :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gatau yaaa... yang jelas eskrim di Oz menariknya nggak nahan hahaha...

      Delete
  25. Unaaa... kenapa nggak ajak2 akuu. Btw, itu boneka bisa 2 versi pegimana ceritanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Loh aku ajak perasaan... hahaha apa sih istilahnya yang kayak gitu lupa...

      Delete
  26. Lucu banget sih pasarnya Una... rapi yaaa, itu perangkonyaa aduhh, dirimu gelap mata kah disana? hihihii

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngga dong hahaha... aku kan anaknya nggak shoppingan :P

      Delete
  27. Astaga foto serem ituuuuu
    #abaikan
    Langsung fokus ke matryoskha ituuuuu

    ReplyDelete
  28. Barang-barang vintagenya nggak ada ya Mbak?

    ReplyDelete
  29. Waaa... langsung ngiler ama perangko ysng diplastikin ituuuh....

    ReplyDelete
  30. menggiurkan perangkonya, ada postcard ngga yaa...itu lukisannya asli ngeriii

    ReplyDelete
  31. Liat fotonya yg atas2 lucuukkk.. Terutama yg boneka2.. *_*

    ReplyDelete
  32. Aku pingin Herb nya itu. pingin aku tata dengan cantik di dapur. kayak chef chef terkenal gitu .... hahaha biat dapurku kelihatan hijau. Lemparin mbak... ntar kutangkap. hahaha

    ReplyDelete
  33. halah itu foto dedeknya serem kalo dari samping sih

    ReplyDelete
  34. Kalo di Indonesia namanya Yuppi :D

    ReplyDelete

Feel free to comment, criticize, and give suggestion ya!