Lovable

Postingan kali ini mengandung cerita ge-er.

Bahagia itu memang sederhana, ya. Gara-gara temanku bilang aku lovable, aku nyengirnya berhari-hari. Apalagi temanku ini laki-laki (teman aja ngga naksir apa) dan sebelumnya ngga pernah bilang aku lovable. 😙

Beberapa hari lalu aku chat dengan temanku ini dan curhat kalau aku mau pindah dari Tasmania mengikuti temanku ke Mildura. Tapi kubilang berat karena ada yang kutaksir. Sebenarnya ngga karena itu juga sih. Biar dramatis aja. Sebenarnya berat karena Mildura terkenal tempat buat scam, cuacanya masih panas, dan... aku habis mengeluarkan uang banyak karena pulang ke Indonesia. Pindah kota itu mahal cuy di sini. Selain itu, aku juga lagi ingin sendiri.

"Ya pergilah sama gebetan lu Na."

"One-sided broh." Maksudnya sini doang yang naksir, sananya ngga naksir. 😭

"Loh, kan lu anaknya lovable."

Aku kaget lah dia bilang gitu, maksudnya apa coba. Emang betulan aku lovable apa? Aku langsung gugling lah apaan arti lovable. ðŸĪŠ Takut salah ngartiin ya kan. Kalau kata Google lovable itu:
  • Having characteristics that attract love or affection.
  • Inspiring or deserving love or affection.
  • Nature as to attract love; deserving love; amiable; endearing.

Ah masa sih? Aku kan jadi ge-er. 😌 Apalagi temanku satu ini adalah teman pertama yang pernah bilang kalau dia nyaman sama aku (alasannya soalnya aku kayak laki-laki). Mungkin dia ngga inget dia bilang gitu, tapi aku cukup terkejut lah. 😂 Akhir-akhir ini somehow kayak beberapa teman juga bilang suka sama aku.

Aku memutuskan untuk stay di desa ini sedangkan travelmates-ku UU dan Rainie bakal cabut besok (4/3) ke Mildura. Aku bakal pindah tempat tinggal di backpacker hostel yang ada di town centre. Salah satu housemate-ku, dia khawatir sekali denganku. Karena dia tahu aku parah banget ngga bisa (dan ngga pernah) masak. Katanya, di sana nanti cari lah teman yang bisa sharing buat masak. Aku bilang saja, aku kalau emergency bisa masak kok. 

Aku bilang aku bakal mampir ke rumah yang bakal kutinggalkan untuk ngobrol sama dia. Padahal lumayan jauh. Sebenarnya cuma dua kilo tapi kalau jalan kaki lumayan juga lah, sekitar setengah jam. Kata dia kalau aku mampir ke sini, bakal dimasakin. ðŸ˜Ŧ Aku dengar dari UU kalau housemate-ku ini kalau dia suka sama aku, lalu kutanya lah.

"You like me huh?"

"Yeah, I like you. I told you everyone likes you."

ðŸ˜ĐðŸ˜ĐðŸ˜Đ

So lovable banget ya? *liat udel gue*
Oh ya housemate-ku ini cewek. ðŸĪŠ Tapi aku tersentuh banget karena orangnya ini rada mean kalau sama orang. Belum kenal sama orang aja bisa langsung bilang ngga suka. Punya roommate yang kalau ke mana-mana pergi bareng, dia pun bilang itu roommate bukan teman, hanya roommate. Tapi dia bisa bilang gitu sama aku, aku kan jadi terharuuu...

Temanku yang lain -yang pernah kutaksir- juga tiba-tiba pernah nanya ke temanku yang lain orang Korea, "Do you like her?" merujuk kepadaku yang duduk di sebelahnya. "Many people like her," lanjutnya. Sampai sekarang aku ngga tahu maksud dia apa. ðŸĪ”

Kata teman kuliahku, katanya kayak banyak orang suka sama aku tanpa alasan apa-apa. Ya suka aja. Ngga tahu deh dia beneran bilang gitu atau biar aku seneng aja. ðŸĪ”

Padahal aku tuh anaknya diem, communication skill buruk, kadang ngga tahu mau ngomong apa sama orang meski sebenernya pengen ngobrol. Makanya ngga percaya kalo dibilang lovable. ðŸĪŠ

Jadi ingat kalau sering dibilang ndemenake (lovable dalam Bahasa Jawa) sama tante atau saudaraku. Tapi soalnya karena makannya banyak sih. Jadi nyenengin... wtf.

Ngga tahu sih, tapi ada yang bilang suka sama kamu itu rasanya seneng banget loh. 😚 Sori loh postingannya ngomongin diri sendiri.

10 comments:

  1. Huaaaaaa
    Kak Unaaaaaa
    aku buka laptop, buka browser, langsung nyariin blognya kak Unaa
    hahhaa, lama aku nggak mampir ke sini

    btw, makin kurusan ya. ALhamdulillah berkah yeee

    Btw lagi, memang ada beberapa orang sih yang lovable (biasanya dia nggak cantik2 banget, atau biasa aja). Ya mungkin karena dia penampilannya biasa aja, tapi sapaannya yang ramah dan sering banget menimbali obrolan teman lainnya, ya dia bisa jadi sangat disayang~~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ochaaa... long time no see! (Padahal ngga pernah see ya kaaan.) Hihihi, memang lovable tuh ga dari penampilan ya, dari personality. Kamu lovable ngga?

      Delete
  2. Aku setuju kalo kamu lovable, hugable, gemesable. Muach!

    ReplyDelete
  3. Hhmm, mesthi nganggo susuk kii, hahaha.

    ReplyDelete
  4. Unaaaa. itu udelnya kok kelihatan jelas seh ����

    Btw, kalau dilihat dari segi komunikasi lo lebih bagus lo dari aku na. Paling gak lo pede. Kalau aku setiap mau kopdaran aja tegang sendiri mau ngomong apaan. hahahaha.

    Tapi yang pasti lo apa adanya, makanya banyak orang yang suka kali ya. jadi gak menjemukan gitu, enak diajak ngobrol. Aku seh pendapatnya begitu ke lo. walau cuma pernah ketemu sekali seh yak kita. hahahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha... aku ngga pede kali... dan menjemukan juga perasaan~

      Delete
  5. Aku juga sukaaaa...Padahal cuma pernah baca blog and chat dikit...HAHAHAHA...*gampang jatoh* :D

    ReplyDelete

Feel free to comment, criticize, and give suggestion ya!