Keminggris Yo Ben

Teringat diriku sewaktu ambil kelas Academic Writing and Presentation, dosenku menyuruh mahasiswanya untuk menuliskan esai singkat tentang apapun. Aku asal aja menulis dengan judul 'Universitas Indonesia which is not Indonesia'. Yang kubahas adalah penggunaan kalimat Bahasa Inggris yang tertulis di bus 'use public transportation to reduce air pollution'. Kenapa harus pakai Bahasa Inggris tanpa ada Bahasa Indonesia sama sekali? Kebalikannya dengan kasus kebanyakan, sign-sign umum di Indonesia aja masih tidak ramah sama orang asing, alias tidak ada Bahasa Inggrisnya.

Or maybe susah kali ya nulis motto pakai Bahasa Indonesia buat di bus, hehehe.

Pasti kita punya teman atau orang-orang di sekeliling yang sering pakai istilah Bahasa Inggris, ngomong Bahasa Indonesianya campur Inggris. Misalnya aja Cinta Laura yang logatnya gimana gitu ya. Temanku ada yang mengaku kalau menyebut Facebook dalam percakapan biasa, ya harus feishbuk (sesuai pengucapan betulnya) dan bukan fesbuk. Banyak juga kita sering dengar penggunaan kata by the way instead of ngomong-ngomong, iced tea instead of es teh, up to you instead of terserah!!! dan lain-lain.

Ada yang mengkritik katanya yang bahasanya campur-campur gitu alias Keminggris itu minder sama bahasa sendiri. Karena globalisasi lah, sehingga penggunaan Bahasa Inggris berasa jadi eksklusif.  Trus bilang kalau orang yang keminggris itu berasa keren karena keminggris. Lalalala et cetera.

Kok menurutku nggak gitu yes? Nggak karena masalah minder dan eksklusivitas lah yaaa. Ya cuma masalah kebiasaan aja. Ya tentu saja, sebaiknya kita berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Tapi penggunaan beberapa kata dalam Bahasa Inggris, bukan berarti minder dan bikin berasa keren kali.

Lagian yang ngritik orang keminggris kayak iya ajaaa...
Profile picturenya aja I stand on right side I stand on right side...
Sendirinya minder yes pake Bahasa Indonesia? Hah hah hah?

*ngedumel sendiri*
*jarang ngeblog jadi nulis ga jelas hahaha*

40 comments:

  1. Masalahnya klo tidak digunakan dalam percakapan sehari2 kita bisa lupa. Jadi g papa lah klo ada yg bilang sok keren.

    Tapi klo di bus umum dalam bahasa inggris saya rasa tidak tepat atau jangan2 bus nya hibah daro ngr lain :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha kan naik bus umumnya berdua sama bule :P

      Delete
  2. Hihi lama gak dapat notif dari blog Una, tiba tiba lihat judul ini. Yah kalau aku sih suka suka yang ngomong aja mau pake bahasa apa, yang penting dua pihak mengerti apa yang dimaksudkan. Tujuan komunikasi tercapai kaaan ?
    Soalnya aku termasuk yang campur campur. Tapi bhs Indonesia campur Jawa campur Sunda hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha bener banget Mbak yang penting saling paham ya. Wkwkwk tosss...

      Delete
  3. kadang klo ngomong bahasa indonesia sama eng kecampur
    tapi gak berarti sok2an, cuma karena kebiasaan aja :D

    ReplyDelete
  4. Aku juga sering keminggris, hahaha

    ReplyDelete
  5. Nah benar.
    Yang menjadi pertanyaan sekarang bisakah Bahasa Indonesia menjadi lambang kebanggan kita, yang terjadi justru makin banyak kalangan di negeri ini yang lebih bangga menggunakan kalimat tuturnya, baik dalam ragam lisan maupun tulis?

    ReplyDelete
  6. nek aku keminggris banget pas misuh. mantep kalo pake basa inggris gitu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ra mantep banget Bahasa Jawa po Mbak? Oh, damn!

      Delete
  7. Hmmm ... tulisan-tulisannya sungguh gurih mbak Una !
    Mungkin karena bumbunya internasional ya ?
    Ada garam Inggris + gulo Jowo
    He he ...

    ReplyDelete
  8. kalo aku nyoba ga campur malah susyah *pake logat cyinta*...lha tinggal di inggris kalau bhs inggrisnya dicampur jowo pada bengong ntar bulenya kaek sapi ompong hihi. krn dah kelamaan ga pake bhs indonesia buat percakapan, kadang kalo ketemu temen indonesia malah kagok mo ngomongnya, balik inggris lagi, atau ya itu tadi jadinya campur-campur. wis ben lah...yg penting kedua belah pihak paham, yes? :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha... kayak Cinta Laura nggak Mbak sampeyan? Wkwkwk. Iya Mbaaa yang penting paham deh yesss...

      Delete
  9. Yaa lucu juga kalau di busnya malah nggak ada petunjuk bahasa Indonesianya ya Na, hehehe

    ReplyDelete
  10. penggunaan bahasa indonesia di indonesia memang penting. Kalau menurutku ya orang sini kalau ada yang salah sedikit ngomong atau tulisan inggris suka di ledek atau komplain, padahal orang luar sendiri tidak mempermasalahkan kalau kita salah dalam bebahasa inggris, yang penting bisa berkumunikasi dan mereka mengerti apa yang kita ucapkan.
    kayanay ini komen aku yang terpanjang di blog una ya hahhaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju banget sama pendapatnya mbak Lidya :)

      Delete
    2. Iya jarang banget Mbak Lidya komen panjang hahaha. Iya juga Mbak, apa memang dasarnya orang sini apa-apa dikomentarin yak wkwkwk...

      Delete
  11. Keminggris yo ben ! Hihihihihi....suka - suka..yang penting ngerti ...Una, aku malah suka yg campur2 mau pakek boso jowo, sundo, betawi, enggres...koyo blogmu iki.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha, nggak jelas bahasanya blogku mahhh Mbaaa T.T

      Delete
  12. Ngomong pke bahasa apa aja yang penting bisa dimengerti ya Na. Aku jg kadang dicampur dgn bahasa inggris, bkn krn sok keren, tapi krn mmg ada beberapa kata atau kalimat yg udah lebih terbiasa pake bhs inggris. Di rumah, anakku kmi biasain pake bahasa inggris tapi ngomong bahasa indonesia pun dia lancar, biasain dia pke bahasa inggris cuma spy dia ngerasa bhw ini bahasa sehari2 juga gmnpun jg bhs inggris itu bhs internasional yg mrt aku sih udah mesti bisa dikuasai

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa Mbak, nggak ada hubungannya bahasa campur-campur dengan sok keren, ya meski kadang ada hahaha. Wahhh keren Rajaaa... mauuu juga lancar Bahasa Inggris :D

      Delete
  13. hihihi iya yang penting bisa dimengerti, lah. Belum tentu juga karena sok ekslusif, ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kecil kemungkinan motif sok eksklusif, kecuali agak-agak aneh orangnya :D

      Delete
  14. Kalau saya mungkin 'kempungan ya ... abis totok banget ngomong Indon nya langsung ketahuan kampung asalnya ... :)

    ReplyDelete
  15. Aduh, tulisan di bis kuning itu ada di kampus saya mbak Una haha :)))

    ReplyDelete
  16. Tapi dulu pengajar bhs inggris saya mengatakan, lebih baik pakai bhs campuran ingg dan indonesia. Soalnya bhs ingg klo tdk dipakai bs lupa..

    ReplyDelete
  17. hahaaa... gokil mba
    klo saya sih banyakin nonton film tp teksnya inggris lama2 juga bisa sndiri

    ReplyDelete
  18. bodo amat mba, jangan denger kata orang
    yg pnting niatnya baik bukan buat sok2n
    semangat terus mba belajar emg harus sambil praktek

    ReplyDelete
  19. faktor kebiasaan bener juga mba... ya inggris campur dikit
    kn banyak juga bahasa inggris yang jadi bahasa serapan ke indonesia

    ReplyDelete

Feel free to comment, criticize, and give suggestion ya!