#MyItchyFeet: Ngilang Sendiri

Sydney, Februari 2013.
Entah karena kakiku gatal, tapi kalau traveling entah dalam negeri atau luar negeri, setelah seharian jalan, sampai penginapan belum malam-malam banget, rasanya kayak sayang mau tidur cepat. Apalagi wisata dengan rombongan (group tours), meskipun jarang, aku paling sebal part jalan-jalan aja dikasih waktu, sudah kumpul tepat waktu, eh masih nungguin orang lain yang belum sampai meeting point. Biasanya, kalau gitu... biasanya malam-malam atau ada waktu bebas, aku ngilang sendiri!

Ngilang di Saudi

Dari awal sudah diperingatkan oleh tour guide kalau di Saudi Arabia, sebaiknya kalau jalan jangan sendirian. Ya tahu sendiri 'kan memang agak kurang aman kalau wanita pergi sendirian. Waktu itu, anggap saja aku sendiri di rombongan. Ada sih dua adiknya nenek, tapi itu pun mereka sama keluarganya. Aku nggak pergi sama ibu atau bapakku. Tentu saja, aku nggak tahan nggak ngilang. Dan malas kalau jalannya bareng sama teman serombongan, malas nungguin pada belanja. Hihihi...

And yes, memang nggak aman banget kalau wanita kalau jalan sendirian. Di Madinah, aku iseng jalan-jalan sendiri. Ke supermarket cari makanan aneh-aneh atau liat-liat toko kali ada barang menarik. Kemudian aku jalan kaki menjauh dari Masjid Nabawi yang mana agak sepi. Tahu-tahu ada mobil luks mendekat, dan pengemudinya mengedipkan mataku seraya tangannya melambaikan menyuruhku mendekat. Panik panik. Aku langsung jalan cepat ke arah tempat yang agak ramai.

Foto ini doang yang tersisa di komputer dari perjalanan ke Saudi, Maret 2011 T.T
Belum lagi di sebuah toko ada penjaga yang mencobakan minyak wangi jualannya ke tanganku, dan dia berusaha megang-megang tanganku. NO! Atau lagi, waktu aku senyum ke penjaga toko kurma di hotel di Makkah, dia balas senyumnya geniiittt ih. Aku merasa senyum itu salah satu perbuatan dosa kalau lagi di Saudi. Eh tapi tentunya aku punya pengalaman baik yang tak terlupakan waktu aku ngilang sendiri.

Sewaktu di Makkah, setelah selesai shalat Ashar, aku beli burger dan kentang goreng di bawah hotel Hilton. Lalu aku kembali ke tempatku shalat di halaman luar Masjidil Haram. Di sebelahku duduk, ada beberapa ibu-ibu nggak tahu dari mana. Aku menawarkan kentang gorengku kepada mereka. Mereka senang sekali. Lalu sebelum mereka makan kentang gorengnya, mereka berterima kasih padaku dan menengadahkan tangannya berdoa sambil bilang 'jannah jannah' gitu. Apa mereka mendoakanku masuk surga apa ya? Aku mau nangis liatnyaaa... T.T

Suatu malam, aku berniat tidur-tiduran di Masjidil Haram, begadang. Masjidil Haram kan never sleeps ya, jadi ramai aja terus 24 jam. Tak lupa membawa beberapa roti. Eh, liat bapak-bapak tua, aku kasih satu deh. Seneng rasanya liat orang senyum seneng. Kemudian aku jalan kaki ke tengah arah dekat Kaaba. Ada section yang dikasih batas untuk perempuan. Aku duduk dan tiduran di sana, sambil ngeliat Kaaba dan jam yang tinggi itu (Abraj Al Bait). Aaaah damai rasanyaaa!

Ngilang di Jepang

Kemarin aku bertemu teman dari Brunei, yang merupakan teman sekamarku waktu program Jenesys, semacam pertukaran pelajar yang diadakan oleh Jepang. Waktu itu kelompok kita dapat 'jatah' di Nagoya. Sambil cerita-cerita mengingat kembali Jenesys yang diadakan Mei lalu, dia bilang, waktu itu dia khawatir banget karena aku suka pergi-pergi sendirian, pulang malam, hahaha!

Ya abis, misal nih jam 8 malam sudah balik ke hotel. Masak iya abis itu aku nonton tivi, internetan, atau langsung tidur. Ya aku manfaatkan saja, buat jalan kaki keliling-keliling. Entah itu hanya masuk ke semua convenience store yang aku lewati karena aku suka lihat makanan atau produk yang aneh-aneh. Atau lihat-lihat rumah orang-orang Jepang, nyobain vending machine, dan beberapa kali berkomunikasi sedikit sama orang Jepang, entah nanya arah, di kasir, yang aku juga nggak paham jawaban mereka, tapi seru aja.

Dua dari ratusan perburuanku di supermarket dan convenience store, wkwkwk.
Abis kalau pas siang, mana sempat ke minimarket, hihihi.
Mungkin memang ngilang, jalan kaki nggak jelas, nggak tentu arah karena niatnya menikmati kota. Tapi andai aku memilih tetap di hotel, mungkin aku belum coba Kitkat Bar Strawberry, Kitkat Markisa, Cadbury Dream, Fanta rasa Plum, Green Tea Latte-nya Lipton, dan snack lain yang belum pernah kulihat di Jakarta. Waks makanan aja yang dipikir!

Ngilang di Angkor

Kalau yang ini aku benar-benar nggak berniat keluyuran jalan sendiri. Tapi kenyataannya aku ngilang! Jadi, aku ke Angkor Wat berdua sama temanku, Bellita. Keliling di Angkor, kita sudah sewa tuktuk dari penginapan. Jarak antar candi yang lumayan, jalan kaki yaaa capek. Pagi-pagi kami ke Angkor Wat untuk melihat sunrise dan menjelajahi dalam candinya. Kemudian kami lanjut ke Candi Bayon. Nah, entah kenapa sampai sana, aku migrain. Perasaan aku sudah jalan di belakang temanku, tapi dia tiba-tiba hilang. Sambil aku melihat-lihat dalam candi, aku mencari temanku, tapi nggak ketemu juga. Padahal candinya terbuka dan rasa-rasanya nggak besar-besar banget. Rasa-rasanya doang. SMS temanku, sinyalnya buruk, nggak delivered. Ah...

Masih gondrong garang ganteng. Angkor, Siem Reap, Januari 2013.
Tempat aku kehilangan temanku, huhuhu!
Akhirnya aku putuskan, jalan kaki sampai menemukan tuktuk sewaan kami. Mana Angkor siang itu rasanya panas sekali. Aku berniat menunggu temanku di tuktuk saja. Tak kuat kepalaku. Aku sudah menghafalkan nomor tuktuk dan muka supirnya. Tapi di sana terlalu banyak tuktuk, sudah kucari dari ujung ke ujung tapi tidak ketemu. Makin pusing... Setelah berapa lama, ada tuktuk yang menawariku. Ya sudah, aku minta diantar ke kota dan tarifnya 5 USD. Oke, lah.

Aku putuskan aku nongkrong-nongkrong di Blue Pumpkin, sebuah toko eskrim di Siem Reap. Sampai sana, sinyal baru bagus dan aku kirim SMS ke temanku. Tahunya nggak sampai sejam temanku sudah nyamperin aku. Dia juga cerita katanya tuktuk sewaan kami memang sembunyi banget parkirnya, pantas saja aku nggak lihat. Dan temanku pun nggak lanjut lihat pindah candi lain karena nggak kuat. Panasnya nggak nahan booo! Nggak lihat kompleks yang tempat syuting Tomb Raider deh! Hihihi!

❤❤❤

Belum lama ini, mamaku cerita kepadaku. Katanya, "Inget nggak, dulu waktu kamu SD. Kalau pulang sekolah, naik angkot berhentinya malah di gang yang jauh dari rumah, biar bisa jalan kaki lebih jauh. Muter muter dulu. Sampai orang komplek bawah banyak yang kenal sama kamu. Inget nggak?"

"Rrr. Enggak."

Oke, ternyata my feet sudah itchy dari kecil.

❤❤❤

54 comments:

  1. Sorry Ye Pak Bu Om Tante Semuanya PERTAMAX di amankan

    ReplyDelete
  2. Menarik cerita mba Una terutama yang di Madinah danSaudi Arabia itu. Wah sempat disamperin cowok keren bermobil mewah ya mba Una. Wow. Menyedot daya tarik Pria Saudi Arabia donk. Mungkin si cowok arabi itu mengira kok ada BEYONCE di Saudi Arabia. Hiehiehiee. Dia pasti minta tanda tangan mba Una tuh. Udah kasih aja tanda tangan mba Una di secarik kertas. Cantumkan juga Nomor Rekeningnya sekalian. Kasih ke dia. Siapa tau kejutan ditranfer 100 Milyar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wakakakak, ga sempet kepikiran mau kek gitu.
      Udah geli dulu liat orangnya, masak iya mau kasih no rek kakakak!

      Delete
  3. pengen rasanya bisa kesana juga, mudah - mudahan nular ya... :)

    ReplyDelete
  4. Hihihi. Emang bakat ya Na. Etapi emang sayang banget sih kalo udah jauh-jauh eh cuman dipake nonton pilm di hotel doang. Gw juga sukanya keliling-keliling jalan kaki

    ReplyDelete
  5. Kalau yang sudah namnya hobi blusukan ya...... susah diemnya ya Na. he,, he,, he,,, namanya juga nyari yang unik-unik. he,, he,, he,,,

    Salam,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi, sebenernya tahan juga sih diem. :D

      Delete
    2. Jadi kaku nanti kalau diam Na, he,, he,, he,,,,

      Delete
  6. saya paling suka endingnya. umm betul-betul pajokka dirimu un

    ReplyDelete
  7. foto una di depan angkor itu beneran deh maco spt band hard rock semacam metalica, firehouse, gun n roses, dll

    ReplyDelete
  8. Unaa, pantesan IGnya kebanyakan foto snack ajah

    ReplyDelete
  9. ahh unaa,...rambutmu itu lho....^_^

    ReplyDelete
  10. Kalau aku seh melihat sikon deh. Kadang udah capek banget jalan seharian jadi begitu sampe hotel maunya istirahat aja, huahahaha :P .

    Eh, itu Pringles rasa apa Na? Jangan2 rasa yang eksotis tuh dari Jepang ya, hahaha :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihihi...
      Wasabi mayooo, udah pernah coba belom Mas?

      Delete
  11. Wkwk.. ketawa aku baca yang begadang di Masjidil Haram. Kayaknya asik ya Na kalau pergi sendirian. Mau begadang atau mau ngapain gak ada yang ngelarang..

    ReplyDelete
  12. ohh gatel kaki udah dari kecil ya na....asik jadinya keliling dunia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Doain yaaa Mi biar bisa keliling dunia hihi :D

      Delete
  13. jalan2 sendiri diluar negeri mah belum pernah, lha wong keluar negeri juga belum pernah :p

    itu pringles nya ndak bikin kenyang, masih laper :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa nuw, abis makan Pringles makan lain lagi hihihi~

      Delete
  14. Memang kakimu kaki jalan-jalan ya, Una.
    Kalo aku, jalan sedikit aja wes males, kudu ndoprok ae. hahahah

    ReplyDelete
  15. sy jg seneng ngilang sendiri, kalau ikut rombongan suka g mefeet kan sebel..:D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha... ada asik enggaknya sih ikut rombongan...

      Delete
  16. wuih berani banget ya jalan jalan sendirian di tempat asing..
    hebat!
    saya aja jalan di mall yg gede gede sering kebingungan cari pintu masuk atau pintu keluarnyaa..

    ReplyDelete
  17. di kaki Unna ada tahi lalatnya ga ? hihihi katanya kalo ada emang bakat banget jalan2 gitu Un... ;p

    ReplyDelete
  18. selalu berburu makanan unik ya una dimanapun hehehe

    ReplyDelete
  19. Good, sy juga sering keluyuran sendiri. Ga betah tiduran di hotel :)

    ReplyDelete
  20. wkwkwkwkwkwkw..unaaaaaaaaaaaaaa sukanya ngilang ya,keluar dari jalur,keluar dari jalan biasa....keren!!!

    ReplyDelete
  21. Untung selalu aman2 aja ya Una... Emg lbh enak ngilang ndiri trus balik lagi ke rombongan... Jadi ga saling tergantung ma yg lain....

    ReplyDelete
  22. uhuuk, ternyata dari kecil udah doyan yaaa menghilang gitu, heheheh..

    Unaaa, kapan2 jalan bareng yuuukkss.. kan Una udah tau banyak tempat :D

    ReplyDelete
  23. Tersesat kalau masih wisata dalam negeri sih nggak masalah, tapi kalau udah keluar negeri takut juga, terkendala bahasa soalnya

    ReplyDelete
  24. Mbak Sitti artikelnya bikin ngiri - -" . Bikin GA buat tour bareng siitirasuna.com, mbak :3

    ReplyDelete
  25. waaaah....aku ngikik sendiri bacanyaaa...seruuu ya ternyata 'ngilang' :D...aku sih kalau jalan susah ngilang, karena bawa buntut hehe..pernah 'kehilangan' suami di Istanbul, yang asyik foto, sementara istrinya ribet ama si bujang yang udah kecapekan :D...makasih lhooo udah ikutan GAku...serunya berItchyFeet riaaa...apalagi yang ini bawaan orok :D...happy traveling..

    ReplyDelete
  26. keren nih cerita ngilangnya, utamanya yang di saudi.. pasti terharu bgt klo ada yg doain

    ReplyDelete

Feel free to comment, criticize, and give suggestion ya!