Gara-Gara Pak Hotbonar

Giveaways Pakde Cholik sudah ditutup tetapi aku masih mau menulis ini. Yes, tentang status akun Facebook.

Aku sudah menutup akun Facebook-ku sejak lama. Lalu, sekitar tahun lalu, aku membuat lagi yang baru. Biar bisa Like FB Page macam-macam dan nggak ketinggalan info menarik, plus buat main game dan stalking. Kalau menulis status di Facebook rasanya jarang sekali... tapi ada seseorang yang membuatku menulis dua status yang akan kujabarkan di bawah ini.

Teman-teman tahu kasus plagiatnya Anggito Abimanyu? Yang ternyata artikel dia di Kompas adalah hasil mencontek? Dan artikel asli yang diplagiat itu adalah tulisan Hotbonar Sinaga. Nah, beliau ini yang mempengaruhiku. Beliau ini merupakan dosen di fakultasku dan mengajar mata kuliah Pengelolaan Risiko Usaha (sumpah kalau nggak diajar dia, aku kira yang baku itu 'resiko'). Beruntungnya aku duduk di kelas beliau. Padahal pas masuk tahunya ya dia hmmm mantan direktur Jamsostek. Ok. Trus? Dan. Yaudah.

Tapi ternyataaa... dia mempesonaaaa. Dari dulu perasaan gue naksir dosen yang tua-tua, wakakaka. Tapi seriusan Pak Hotbonar ini berkharisma sekali. Kayak positif gitu auranya. Jadi lupa membicarakan status Facebook deh.

1. Status Facebook tanggal 30 Oktober 2013


Ciri-ciri dosen berpengalaman biasanya suka cerita-cerita kehidupan, cerita aneh-aneh, tapi seru banget. Di salah satu pertemuan kuliahnya, Pak Hotbonar memberikan peer dengan pertanyaan yang aku tulis di statusku itu: Mengapa di era kemajuan teknologi seperti sekarang, sebaiknya menamakan anak menggunakan nama yang khas, non-generik, dan satu-satunya di dunia? Iming-imingnya, kalau berhasil menjawab pertanyaan itu, yang tentunya jawabannya sesuai preferensi dia, minimal B sudah di tangan.

Menurutku sih Pak Hotbonar sedikit narsis dengan memberikan pertanyaan ini. Apalagi dia bilang kalau mencoba googling dengan keyword nama beliau pasti yang keluar, yang dimaksudkan dalam artikel yang muncul, adalah dia thok. Nggak ada yang lain. Tentu saja para mahasiswa paham kalau jawabannya adalah supaya kalau di-googling gampang. Tapi trus? Bukannya malah enggak aman ya kalau gampang banget di-googling gitu. Aku jadi penasaran sama pendapat teman-teman yang bakalan komen.

Salah satu komennya dari teman sejurusanku Kartika: "Hahaha. Biar anakny nanti beresiko untuk gampang di googling, hahaha dan para stalker gampang nemuin anak ini.. Hihihi."

Ketahuan suka googling-googling nama orang nih, hahaha. Tapi iya loh, kalau namanya non-generik kan beresiko gampang di googling. Iya kalau namanya muncul di artikel keren-keren... kalau muncul di artikel yang gitu-gitu... piye? Gitu-gitu tuh apa pulak. Tapi sik ada satu komen yang aku suka dan memang maksud dosenku begitu... yaitu:


Yak... komen dari salah satu teman blog, Om NH: biar ... Stand Out !

Aku jadi penasaran nih kalau menurut teman-teman, bagaimana jawaban kalian atas pertanyaan Pak Hotbonar.

2. Status Facebook tanggal 27 November 2013


Lagi-lagi tentang peer dari Pak Hotbonar lagi. Aku menulisnya malam setelah kelas beliau di siang hari. Seingatku, dia tiba-tiba cerita tentang anaknya yang tinggal di Eropa. Yang aku dengar, dia belum menikah. Tapi enggak dengar laki-laki atau perempuan. Noooo! Bahas-bahas tentang bangga-bangga gitu deh dan lalu memberikan peer lagi. Pertanyaannya kali ini adalah: "Coba pikirkan, apa yang kamu bisa lakukan/perbuat yang bisa membanggakan orang tuamu?" Menurut Pak Hotbonar, mungkin memikirkan hal tersebut sekarang tidak terlalu berasa... tapi berasanya nanti beberapa tahun ke depan.

Waktu beliau mengutarakan pertanyaan itu... aku jadi mikir. Udah ngapain aja ya aku... perasaan belum ngapa-ngapain, hiks. Dan komentar teman blog si Idah Ceris yang berbunyi: "Lulus kuliaaaaah Wkwkwkwwk. Karena untuk saat ini yang bisa kamu lakukan baru ituuu."

Jleb.

Gue kayak udah nulis panjang banget yah. Gara-gara Pak Hotbonar... aku jadi nulis status di atas. Gara-gara Pakde Cholik aku jadi nulis post ini dan rinduuu sama Pak Hotbonar!!! Sebenarnya sih status FB terbaruku juga kece: Susah ya punya paha nempel...... — feeling wonderful.

Bye!

22 comments:

  1. Hiks podo mbak. Seharian awak masuk angin. Bar pijet plus kerokan mau nulis wa an sama mbak dwi dikasih tahu kalau sudah ditutup. Nyuesel aku

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaa sabar yaaa... Kalau aku ngga bisa nulis soalnya seharian di luar. Plus mati internet hape T.T

      Delete
  2. Hihihi... sepertinya pak Hotbonar itu seru banget ya Un... Pertanyaan-pertanyaannya pegimana gitu hehehe,
    Weeehh komennya Idah manteb banget :D

    ReplyDelete
  3. kayaknya pak hotbonar ini dosen favorit ya? :D

    ReplyDelete
  4. Huehehehehehe. Iya Na, kalo gak kerja di bank gak bakal tahu juga yang baku itu risiko instead of resiko. Pengen deh ngerasain diajar Pak Hotbonar.

    ReplyDelete
  5. hmmm masih penasaran dengan
    dengan status yang pertama.....

    ReplyDelete
  6. kok PR nya lucu- lucu sih na? hmm...nama dosennya aja udah unik gitu yaaa, pasti dia mau mencari saingannya yang unik juga

    ReplyDelete
  7. pantesan aku mau nge add kamu kok gak adaa..

    boong ding..

    ReplyDelete
  8. Naaah.. sepertinya aku dapat invite game :D

    ReplyDelete
  9. pa anggito abimanyu coba2 nyopas tulisan orang? padahal nyopas itu sama dengan nyuri kan...

    ReplyDelete
  10. pertanyaan yang sederhana..tapi efeknya cetar membahana...rasanya seperti kena tendangan si madun...terutama pertanyaan kedua,,,apa yang bisa membuat orangtua menjadi bangga......hmmm...sebahagian dari kita mungkin meremehkan hal ini...termasuk saya....tapi memang benar...banyak orangtua yang mengharapkan anaknya bisa membuat mereka bangga,,,walau mereka tak menyatakan secara langsung....... dan kita sebagai anak justru mengbaikan hal itu.....hiks :-(
    keep happy blogging always...salam dari Makassar :-)

    ReplyDelete
  11. kok yang aku tangkap hot kopi ya hehehe, eh maaf ya pak hot bonar

    ReplyDelete
  12. Aku jadi googling tentang Hotbonar Sinaga, hahahaa.. Your lecturer is very hot, Na. Bener, nggak ada yang lain punya nama ini selain dia :)

    ReplyDelete
  13. nggogle ah nyari Foto beliau :)

    ReplyDelete
  14. Dari penuturan kamu ...
    saya bisa merasakan ... Beliau orangnya antik ...
    terbayang cara ngajarnya juga nih ... hahaha ...

    Dan ... jujur saja ... saya masih tidak percaya ... "heran" orang sekaliber Anggito bisa melakukan hal seperti itu ...

    salam saya Una

    (26/3 : 4)

    ReplyDelete
  15. wahh ga terlalu cinta ya pajang status FB, hihii status yg trahir kece badai euy, samiun sama aku, hihihii

    ReplyDelete
  16. Pertanyaannya dalam ya Na, hahahhaa

    ReplyDelete
  17. Pahanya nempel, betisnya besar. Mantap cyiiiiiin. . . :D

    ReplyDelete
  18. Memang Dosen keren sering nyeleneh kesukaannya. Orang pintar biasanya begitu suka yang nyentrik nyentrik. Prof saya waktu kuliah dulu juga punya hobi nonton Judge Bao

    ReplyDelete
  19. Yg komen "lulus kuliah" jlebbbb banget :D .
    Paha nempel hiks ga bisa jadi fotomodel dong :))) .

    ReplyDelete

Feel free to comment, criticize, and give suggestion ya!