Poinku Bisa Jadi Ini-Itu!

Meskipun aku sensitif sama harga, sayangnya aku kurang peduli sama diskonan, program loyalty, dan sejenisnya. Termasuk tentang Telkomsel POIN yang satu ini. Awalnya aku nggak ngeuh banget dan nggak begitu peduli lah sama Poin itu. Ya hanya sekadar tahu, oke Telkomsel Poin. Sampai akhirnya, tadi aku mencoba iseng mengecek Telkomsel Poin di telepon genggam. Sebenarnya sih bisa via aplikasi MyTelkomsel, namun berhubung aku tidak punya, jadi aku tinggal menghubungi *700#.


Tak lama kemudian muncul menu pop-up seperti foto di atas. Aku pun penasaran berapa ya POIN-nya. Aku ketik 1 dan tak sampai semenit aku menerima SMS notifikasi dari Telkomsel 777.


Wihiii… ternyata poinnya ‘hanya’ 90. Ngarepnya ribuan gitu poinnya, hahaha… Hmmm, kira-kira bisa ditukerin reward apa ya kalau 90?

❤❤❤

Temen-temen, udah pada cek Telkomsel Poin belum? Kalau belum cek deh. Nah buat yang belum tahu, Telkomsel Poin itu merupakan program loyalitas untuk para pelanggan Telkomsel, baik KartuHalo, simPATI, dan Kartu As. Poin ini didapat dari pembelian pulsa (prabayar) atau nominal tagihan (pascabayar). Info tentang mekanisme penambahan poin bisa dicek di tabel di bawah ini:


Nantinya, Telkomsel Poin bisa ditukar dengan reward seperti gratisan paket internet, telepon, dan SMS.

Jangan bayangkan rewardnya cuma ‘itu’ saja. Telkomsel bekerjasama dengan banyak merchant besar sehingga poinnya bisa ditukarkan dengan banyak pilihan reward yang lain. Bisa ditukar menjadi gratis NSP, diskon pembelian produk, voucher belanja, diskon tiket masuk, bahkan diskon umroh! dan masih banyak lainnya. Beberapa merchantnya pasti kita sudah kenal seperti: Blibli.com, Garuda Indonesia, Waterbom, Watsons, Gold’s Gym, Rockstar Gym, dan lain-lain.

Cara redeem Poinnya juga sangat mudah. Hanya tinggal menghubungi *700# kemudian pilih reward yang akan diredeem yang muncul di menu. Atau lebih praktisnya lagi via aplikasi MyTelkomsel di smartphone kamu. Reward pun langsung diterima, enggak pakai nunggu lama-lama, enggak pakai diundi segala. Nggak pakai ribet kan?

Telkomsel Poin kita bisa jadi ini, bisa jadi itu, tinggal pilih reward yang kita inginkan deh.


Tadi kan Telkomsel Poin-ku 90. Aku bisa mengecek di www.telkomsel.com/poin, mencari dengan poin yang aku punya, aku bisa tukar reward apa ya… Di halaman itu ada pilihan pencarian, di mana kita bisa mencari pilihan reward bergantung akan lokasi, kategori reward, sub-brand Telkomsel yang kita pakai, dan jumlah Telkomsel Poin.

Aku kira kalau poinnya hanya 90 nggak bisa ditukar apa-apa. Eh, ternyata nggak loh. *maaf Telkomsel, saya underestimate banget hihi* Misalnya, untuk pelanggan Kartu As (telepon genggam di atas pakai Kartu As), kita bisa tukar 10 poin untuk Nelpon 60 menit, 20 poin, atau 45 poin untuk Data Flash 100 MB.

Aku sepertinya mau tukar 10 Poin untuk Paket Nelpon 60 Menit. Lumayan yaw dapat bonus telepon 60 menit gratisss. Hm, voucher Sour Sally beli dua dapat tiga juga menarik nih. Cuma 20 poin pula. Reward yang lain juga menarik… T.T

Yihaaa, so cepet buruan cek Telkomsel Poin-mu dan tuker rewardnya! Bukannya apa-apa, soalnya program ini bakal berakhir pada Desember 2014. Tujuh bulan lagi sih tapi kan waktu berjalan begitu cepat. *tsaahh* Untuk info lebih lanjut, temen-temen bisa follow Twitternya di @telkomsel dan like FB page-nya Telkomsel, atau buka webnya di halaman ini.

Would You +Be My Plus?

Temen-temen ada yang make Pond's BB+ Cream?
How how?

BB Cream alias Blemish Balm Cream pertama kali dibuat sekitar tahun 1960-an oleh seorang dokter dari Jerman. Waktu itu fungsinya adalah menutupi bekas luka dan memproteksi kulit karena operasi. Namun sekarang, BB Cream beralih menjadi kosmetik. Sejak tahun 1985, setelah diperkenalkan ke Korea, BB Cream ini jadi ngehip. Bahkan sampai dibilang merupakan rahasia kecantikan seleb-seleb Korea lho...

Nah kalau Pond's BB+ Cream, kata Sandra Dewi merupakan kombinasi skincare dan kosmetik. Nggak cuma menutupi dari luar namun juga bekerja dari dalam. Kandungan GenActiv™ COVER Formulanya mampu menyamarkan noda hitam dan menghambat produksi melanin sehingga tampak lebih cerah dan bercahaya.

Varian Pond's BB+ Cream juga ada yang Anti-Ageing. Nama lengkapnya, Age Miracle Cell ReGEN™ Anti-aging Expert BB+ Cream. Mengandung Intelligent Pro-Cell Complex COVER Formula yang bisa menutup noda hitam, menstimulasi regenerasi sel kulit, dan menyamarkan garis halus, kerutan dan, vlek hitam.

Mamaku yang sudah lebih 50 tahun pakai Pond's Anti-Ageing Expert BB+ Cream.

Good news for you buat para pemakai Pond's BB+ Cream karena Pond's sedang mengadakan program +Be My Plus yang berhadiah menarik dan kece punyaaa! Nanti di belakang aku sebutin, hihihi ^^

Cara mainnya sangat mudah. Program ini sistemnya menyerupai MLM. Intinya kita harus mengajak teman untuk merasakan yahudnya manfaat Pond's BB+ Cream ini. Caranya:

1. Kunjungi bemyplus.ponds.co.id
2. Connect ke Facebook
3. Undang teman-temanmu untuk jadi +One kamu dan ajak mereka untuk membuktikan manfaat Pond's BB+ Cream.
4. Makin banyak +One kamu makin besar kemungkinan jadi pemenangnya.

Ini profile +Be My Plus-ku...

Kalau masih bingung, di bawah ini ada videonya ya:


Bahkan hanya dengan mengajak lima teman jadi plus one, sudah bisa dapat hadiah persediaan BB+ Cream selama setengah tahun lho. Kalau bisa mengajak 10 teman, hadiahnya persediaan BB+ Cream selama setahun. Kalau temen-temen mendapat nilai tertinggi dalam seminggu, tiga teratas bakal dapet Samsung Galaxy Y. Kalau 10 orang yang mendapat nilai tertinggi selama satu periode ini bakal dapet hadiah Exclusive Beauty Class by Ryan Ogilvy!

Asyik banget kan? 

Sayangnya, kompetisi +Be My Plus ini bakal berakhir pada 13 Juni 2014, sooo... tinggal dua minggu. Jadi ya, cepet-cepet ikutan dan undang teman-temanmu jadi plus one sebanyak-banyaknya!

Would you +Be My Plus?


Foxy and The Kittens

Originally posted: 5/31/14

Long time nggak nulis tentang diri sendiri. Sekarang juga nggak mau nulis tentang my story sih tapi mau pasang foto kucing-kucingku sajaaa.

Tanggal 21 April lalu, kucingku Adele melahirkan! Yiihaa... Aku penasaran banget aslinya bagaimana kucing melahirkan *well sebenernya bisa lihat di yutub yah tapi kan ini beda ini kucing akuuu* tapi waktu itu aku lagi di tempat les. Tempat lesku jauh jadi pulang ya percuma. Si mbak rumah lagi nonton YKS di Trans TV dan yang ada di rumah itu anaknya. Dia bingung deh gimana caranya menangani kucing lahiran namun akhirnya tertangani dengan baik. Singkat cerita akhirnya Adele melahirkan lima anak!

Tapi nggak lama mati satu...

Besoknya juga mati satu lagi...

Akhirnya tinggal tiga...

Sampe sekarang nama kucingnya belum fix banget. Tapi sementara ini namanya Chiquitita, Kassandra, sama Chantal. Susah ye namanya, hahaha... Ini diaaa... cakep banget lohhh.

Yang ini Chantal... 

Yang ini Kassandra...

Kassandra memang menggemari bau kakiku. Sweet banget nggak sih?

Tampak samping.

Yang ini Chiquitita panggilannya Chiquita.
Miring-miring kepalanya kenapa tuh?

Melas banget rupamu le... eh, nok...

Kalau yang ini bapaknya... tapi bapak yang nggak bertanggung jawab. Masak lihat anaknya takut langsung kabur? Bapak macam apaaa itu? Atau sebenarnya itu bukan hasil karyamu? Lalu itu tiga siapa bapaknya???

Seruuu punya kucing. Aku nggak kebayang kalau mereka meninggal, huks.

Jawara-Jawara Cinta dalam IWOW FIMELA FEST 2014

Tanggal 16-18 Mei lalu, Fimela Network mengadakan rangkaian acara FIMELA FEST 2014. Ini merupakan selebrasi ulang tahun Fimela yang ke-3. Festival tiga hari ini dilaksanakan di Kota Kasablanka dan bertemakan #Superlova Women’s Power and Mastering Love. Dari namanya tentu kita tahu, dalam festival ini penuh dengan…? Yes, you’re right. FIMELA FEST 2014 penuh dengan cinta… 

Pada hari kedua, acara utama FIMELA FEST adalah Indonesia Wor(l)d of Women (IWOW), yaitu seminar sehari yang membahas tentang cinta dan relationship. Woo-hoo! Dan semua pembawa acara serta narasumbernya sudah dikenal masyarakat. Beberapa di antaranya, Rosianna Silalahi, Dian Pelangi, Wulan Guritno, Steny Agustaf, Maruli Tampubolon, Raffi Ahmad, dan lain-lain.


Rosianna Silalahi, MC utama IWOW.
Seminar hari itu dimulai sekitar jam 10.00 dan dibawakan oleh pembawa acara utama, Rosianna Silalahi. Berbalut baju dominan merah muda, Rosianna mempersilakan seorang jawara cinta untuk datang ke panggung. Beliau merupakan wanita yang merupakan anggota DPR, psikolog, dan mantan peragawati ternama. Seorang jawara cinta tersebut adalah Okky Asokawati.

Tema yang dibawakan Okky adalah Surviving Love. Okky memaparkan mengenai jenis-jenis cinta dan kaitannya dengan psikologi dan bercerita mengenai pengalaman cintanya. Menurutnya, cinta sejati adalah keajaiban dan layak untuk diperjuangkan. Usai Okky membawakan presentasinya, Rosianna berceloteh sarkastis, “Andai yang berbicara di sini adalah Angel Lelga…”

Ki-ka: Indra Noveldy, Harumi Sudrajat, Febriansyah Darrus, dan Gerry Pur.
Acara kemudian diambil alih oleh Gerry Pur sebagai MC-nya dan sebagai pembicara hadir Harumi Sudrajat (blogger kecantikan), Indra Noveldy (relationship coach), dan Febriansyah Darrus (dokter obstetrik ginekolog). Mereka membahas hubungan cinta sebelum dan sesudah pernikahan. Dan dari sisi medisnya, Febriansyah Darrus menyampaikan betapa pentingnya Pre-Marital Screening untuk mengecek kesehatan seksual sebelum menikah.

Kiri-kanan: Steny Agustaf, Ruli Tampubolon, Raffi Ahmad, Cici Panda.
Selain dari sisi wanita, tentu kita penasaran dong apa yang dipikirkan oleh pria. Maka dari itu Fimela menghadirkan Raffi Ahmad, Ruli Tampubolon, dan Steny Agustaf sebagai narasumber. Dan yang membongkar isi pikiran mereka adalah Cici Panda yang membawakan acara sesi itu. Steny yang sudah hampir 40 tahun menginginkan perempuan yang bisa diajak berdiskusi. Sementara Ruli yang berumur 27 tahun, sudah berpacaran selama 12 tahun dengan pacarnya. Raffi Ahmad yang terkenal sebagai playboy menyatakan ia sangat dekat dengan mamanya. Sempat berkelakar sedikit, Raffi menceritakan pernah berhubungan dengan wanita yang lebih tua sampai-sampai pacarnya memanggil ibunya dengan panggilan ‘mbak’.

Salah satu yang menarik saat makan siang.
Usai makan siang, acara IWOW dibawakan oleh Dave Hendrik dengan bintang tamunya Dian Pelangi dan Wulan Guritno. Mereka membahas tentang kehidupan pernikahan. Dian Pelangi, desainer muda, sejak umur 18 tahun sudah ‘di-tag’ oleh seorang laki-laki dan menikah pada usia 20 tahun. Kini ia menginjak di usia pernikahan yang ke tiga tahun. Setelah ia bersuami, ia merasa lebih bebas, ke mana-mana tidak masalah karena ada yang selalu menemani. Sementara Wulan Guritno yang pernah kandas dalam pernikahan berpendapat bahwa setelah punya anak, kita harus punya waktu hanya berdua untuk suami dan waktu untuk diri sendiri dan teman-teman. Ini dilakukan untuk menyegarkan pernikahan tentunya.

Rosianna Silalahi dan Jose Carol.
Acara hari itu ditutup oleh sesi yang dibawakan oleh Jose Carol. Ia menjelaskan mengenai kedekatan dengan analogi rumah. Urutannya adalah pagar -> halaman rumah -> ruang tamu -> ruang keluarga -> ruang tidur. Makin dekat hubungan, seseorang akan diperbolehkan masuk ke ruang rumah yang paling dalam. Ia juga memberi nasihat memilih pasangan yang tepat dan memberi batasan dalam sebuah hubungan.

Seminar sehari IWOW yang menghadirkan jawara-jawara cinta (sebenarnya aku kurang paham istilah yang dibawakan Rosianna ini, wkwkwk) ini sedikit banyak membuka wawasan fimelova tentang cinta dan relationship. Anw, selamat ulang tahun untuk Fimela, sukses selalu! ❤ Semoga bisa bertemu di Fimela Fest 2015!

In a (Emotional) Relationship with Museums

Aku tidak terkejut mengetahui bahwa museum punya hari museum –ya, meskipun tadinya aku tidak tahu kapan hari museum-, tapi aku malah terkagum-kagum kalau ternyata dalam rangka memperingati hari museum internasional, 35 ribu museum sedunia mengadakan acara dengan tema yang sama. The International Council of Museums (ICOM) menetapkan tema 18 Mei tahun ini adalah "Museum Collections make Connections".

Apa maksud tema tersebut? Tema tahun ini mengingatkan bahwa museum sebagai institusi yang hidup harus mampu membuat koneksi antara pengunjung, generasi yang lalu, dan budaya dunia melalui koleksi-koleksinya. Aku pernah datang ke museum dan merasa ada koneksi dengan koleksinya. Seperti waktu aku ke sebuah museum patung lilin dan melihat Robert Pattinson di sana, ya, aku merasa ada koneksi dengannya. ❤❤❤ 



Aku dan Museum

Sejarah bukan favoritku dan bertahan membaca buku novel sejarah sampai habis adalah langka buatku. Tapi aku suka pergi ke museum. Tidak selalu aku membaca penjelasan koleksi dan mengerti sejarah yang disajikan museum. Tak jarang kadang-kadang hanya melihat-lihat koleksi saja, seperti yang banyak dilakukan para pengunjung. Tapi aku suka saja yang namanya pergi ke museum.

Aku selalu menyempatkan pergi ke museum kalau aku pergi ke luar kota dan luar negeri. Beruntungnya, teman perjalananku selalu penikmat museum. Pernah suatu saat aku pergi ke salah satu museum di Siem Reap, Kamboja. Koleksinya berkenaan dengan sejarah Khmer Empire. Banyak disebutkan kata Java (Jawa) di sana. Pendiri Kerajaan Khmer, Jayavarman II, pernah tinggal di Jawa. Dahulu pun wilayah Kamboja dikuasai oleh Dinasti Syailendra, dinasti Buddha dari Jawa. Meski tidak diketahui maksud Jawanya adalah Pulau Jawa atau kah semua wilayah Syailendra disebut Jawa, aku merasa ada koneksi yang berasal dari koleksi-koleksi museum itu. Ditambah lagi pernah kudengar, arsitek Angkor Wat dicurigai adalah orang yang sama dengan desainer Candi Borobudur. Menarik, bukan?

Indeed, Museum Collections make Connections.

Baik itu koneksi antara koleksi museum dengan museum yang lain, maupun dengan pengunjungnya. Tentu saja banyak museum di Indonesia yang punya koleksi yang didapat dari luar negeri. Misal andaikan pengunjung dari negara tersebut melihatnya pasti akan merasa ada koneksi. Mungkin aku akan pergi ke museum di luar negeri yang memiliki koleksi dari Indonesia dan merasakan koneksi yang sama.

David Crosson dari California Historical Society mengungkapkan bahwa ketika pengunjung (museum) merasakan koneksi, maka itu adalah koneksi emosional sebelum menjadi koneksi intelektual. Hati harus disentuh sebelum pikiran.


Untuk membuat koneksi dengan pengunjungnya, museum harus baik penataan koleksinya, bersih, jelas penjelasan koleksinya, dan membuat nyaman pengunjungnya. Jujur saja, beberapa tahun silam, banyak museum di Indonesia sangat tidak menarik, tidak membuat betah pengunjungnya. Membandingkannya dengan kondisi museum di luar negeri pun tak tega. Namun sekarang, sudah banyak museum yang diperbaiki, direnovasi, ditata ulang koleksinya, sehingga makin segar dan makin menarik untuk dikunjungi.

Aku dan Museum Nasional


Masih belasan tahun... 

Salah satu museum paling utama dan terbesar di Indonesia adalah Museum Nasional Indonesia atau lebih kerap disapa dengan Museum Gajah karena patung gajah perunggu hadiah dari Chulalongkorn yang dipasang di halaman depan. Koleksinya yang mencapai 140.000 buah merangkum budaya dan sejarah Indonesia dalam satu bangunan museum, menjadikannya salah satu museum yang punya koneksi erat dengan seluruh manusia yang tinggal di Indonesia. Entah sudah berapa kali aku mampir ke Museum Nasional. Tahun ini pun sudah dua kali ke sana saat menghadiri acara Srikandi Blogger 2014. Itu pun aku belum menjelajah ke semua penjuru museum.

Tapi yang pasti aku tahu… Museum Nasional Indonesia (MNI) berubah semakin baik.

Aku dan Ganesha dulu dan kini. Ada kemajuan, selfie sekarang pakai senyum.


Sebelum dua bulan lalu aku ke MNI, terakhir aku ke sana ialah tahun 2011. Waktu itu aku dan sepupuku mengikuti acara salah satu komunitas sejarah. Sayangnya, karena merupakan tur rombongan tentu ada batas waktu yang ditentukan. Tidak lama kami menjelajahi MNI karena harus pindah lokasi yang lain. Pun tidak sempat pergi ke Gedung Arca, gedung baru MNI yang diresmikan pada tahun 2007 lalu.

Sampai akhirnya, aku baru berkesempatan lagi datang ke MNI pada Maret lalu. Ada banyak yang berubah dari MNI. Misalnya saja, tulisan Museum Nasional di bagian depan, adanya instalasi seni yang menyerupai pusaran air, mesin informasi elektronik di beberapa sudut MNI, dan ruang pamer baru di Gedung B (Gedung Arca) yang bertemakan 'Keanekaragaman Budaya dalam Persatuan'. Aku pun baru tahu kalau MNI punya auditorium saat acara Srikandi Blogger 2014.

Dulu belum ada ini ^^

MNI sebagai museum pertama di Indonesia kian menunjukkan wajahnya dan mampu menghadirkan koneksi antara pengunjung dengan sejarah manusia, Indonesia, dan perkembangan zaman. Tak sekadar masa lalu, namun juga masa kini, dan masa yang akan datang. Buktinya banyak event seperti pameran, pertunjukan, yang diadakan di Museum Nasional Indonesia. Seperti sekarang ini, MNI sedang mengadakan rangkaian acara lho dalam rangka International Museum Day dan ulang tahun Museum Nasional ke-236!

Jadi ingat zaman aku masih kecil, yang teringat akan MNI adalah museum arca. Karena perasaan isinya hanya arca yang banyak... Tapi sekarang tidak lagi karena aku tahu MNI bukan hanya sekadar 'museum arca'!


Depan Museum Nasional Indonesia Tahun 2011.

Selamat Ulang Tahun Museum Nasional!

Tanggal 24 April tercatat sebagai hari peringatan ulang tahun MNI. Pada tanggal 24 April 1778, berdirilah Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (BG), lembaga independen yang mengembangkan penelitian di bidang seni dan ilmu pengetahuan. Pertama kali, markas lembaga ini adalah di Kalibesar, sempat pula pindah ke Jalan Majapahit yang kini menjadi lokasi Gedung Sekretariat Negara. Karena koleksi kian banyak, akhirnya Pemerintah Hindia-Belanda memutuskan membangun gedung museum di Jalan Koningsplein West (kini Medan Merdeka Barat) dan menjadi lokasi MNI hingga saat ini.

Pada tahun 1950, BG berubah nama menjadi Lembaga Kebudayaan Indonesia. Kemudian pada tahun 1962, diserahkan pengelolaannya kepada Pemerintah Indonesia dan menjadi Museum Pusat. Tujuh belas tahun kemudian, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 092/0/1979, statusnya ditingkatkan menjadi Museum Nasional.


Sekarang MNI sedang mengadakan rangkaian acara festival dalam rangka International Museum Day yang bertemakan 'Museum Collections make Connections' sekaligus ulang tahun MNI yang ke-236. Acaranya dimulai sejak 5 Mei lalu hingga acara puncaknya pada tanggal 24 Mei mendatang.

Ada acara apa saja ya?

❤ Pembukaan Festival 236 Tahun MNI dan Hari Internasional Museum, 17 Mei 2014
❤ Pameran "Potret Museum Nasional Dulu, Kini, dan Akan Datang, 17-24 Mei 2014
❤ Pertunjukan Kesenian, 17-24 Mei 2014
❤ Pertunjukan Film, 17-24 Mei 2014
❤ Pertunjukan Video Mapping, 23-24 Mei 2014
❤ Demonstrasi dan Workshop Kreativitas Budaya (Batik, Wayang, Seni Kriya), 17-24 Mei 2014
❤ Lomba Penulisan Esai Blog, 5-20 Mei 2014
❤ Lomba Pembuatan Komik, 5-24 Mei 2014
❤ Seminar Kekunaan Singhasari, 23-24 Mei 2014
❤ Acara Puncak Gebyar Festival 236 Tahun MNI dan Hari Museum Internasional, 24 Mei 2014

Harapan untuk Museum Nasional Indonesia

Museum Nasional Indonesia sudah menunjukkan peningkatannya. MNI semakin baik dari masa ke masa. Di dalam situs webnya juga terdapat informasi bahwa MNI menyediakan tur dengan guide berbahasa Inggris, Prancis, Jepang, dan Korea. Sebagai penikmat museum tentu aku punya harapan besar bagi semua museum di Indonesia, khususnya untuk MNI. Jujur, aku sirik sama Louvre yang bisa punya pengunjung hampir 10 juta per tahun. Aku ingin museum di Indonesia bisa seperti itu.

Laman web MNI sudah baik desainnya namun kontennya harus di-update dan diperbanyak. Kemudian ketersediaan brosur (yang didesain bagus) mengenai isi museum juga bermanfaat bagi pengunjung. Selain itu perbanyak mesin informasi elektronik dan juga kalau bisa itu lho disediakan alat plus headset yang kalau misal kita ingin tahu penjelasan koleksinya kita hanya tinggal klik nomor koleksi, lalu kita bisa mendengar dari headsetnya. Tanda dilarang menduduki arca harap diperbanyak, karena masih banyak pengunjung yang menduduki arca hanya untuk berfoto. Banyak ya sarannya? Hihihi ^^

Ada koneksi secara fisik.

Intinya aku mengharapkan improvement lagi dari MNI supaya pengunjung bisa merasakan koneksi, hubungan emosional dengan MNI. Selanjutnya, MNI akan mampu meningkatkan jumlah pengunjung baik domestik maupun dari mancanegara.

Museum Nasional Indonesia
Jl. Medan Merdeka Barat No.12
Gambir, Jakarta Pusat 10110
Indonesia
+62 21 386 8172
http://www.museumnasional.or.id/

Referensi:
Foto koleksi pribadi.
http://236museumnasionalindonesia.com/latar-belakang/
http://www.nst.com.my/life-times/sunday-life-times/the-right-connections-1.599711

Price Sensitive Is Not A Sin

Waktu aku SMP dulu, aku kagum dengan ini. Kalau tanteku sudah membahas selisih harga barang yang sama di supermarket ini dan supermarket itu. Padahal selisih harganya cuma seribu perak kali. Aku dulu mikir, apa banget sih tanteku ini, cuma beda seribu ini sihhh. Sensitif banget sama harga!!! Enggak paham lagi.

Tapi setelah aku dewasa. Ok, aku ternyata makin sensitif sama harga. Waktu sepupuku bilang dia beli kue kesukaanku dengan harga Rp 12.000, aku kaget. Beberapa bulan lalu kan masih Rp 10.000, setahun lalu malah Rp 8.500. Padahal cuma naik dua ribu ya, tapi ya bagaimana terlanjur sensitif sama harga je. Aku kira para ibu rumah tangga sebagian besar price sensitive deh, tentunya kecuali untuk anak ya, misal untuk pendidikan pasti nggak price sensitive. Atau iya juga?

Aku pikir-pikir enggak ada yang salah dengan price sensitive. Kalau bisa dapat lebih murah, ya enggak apa-apa kan?

Contoh case misalnya kalau mau beli handphone baru, kita bisa riset dulu via internet, di toko mana yang menjual handphone yang kita inginkan yang paling murah. Aku sendiri sekarang pengennya punya handphone terbaru yang ini nih -- perasaan belum ada setahun pakai S4, eh udah keluar aja S5, hiks--.


Aku bisa saja googling dengan keyword yang pas, misalnya ‘Samsung Galaxy S5 harga’. Tentu nanti kutemukan banyak situs web yang menyediakan informasi tersebut. Tapi ada cara yang lebih praktis, hanya tinggal buka satu web kita bisa membandingkan harga Galaxy S5 di beberapa toko online. Yaitu, di PricePanda Indonesia!

Halaman depan PricePanda.

PricePanda ini merupakan situs web yang menyajikan perbandingan harga produk untuk membantu para konsumen sebelum memutuskan melakukan pembelian. Aku membuka situsnya dan bahkan S5 ada di Produk Populer nomor satu! Kalau kita klik Lihat Produk, kita bisa lihat perbandingan harga dari beberapa toko online, misalnya Lazada, Bhinneka.Com, TeknoUp, dan lain-lain. Dan nggak cuma harga saja, kita bisa lihat perbandingan cara pembayaran dan informasi khusus tentang servis masing-masing toko online.

Ternyata lagi, meski isi halaman depan sepertinya semuanya gadget, PricePanda juga menyajikan perbandingan harga produk kosmetik, peralatan rumah tangga, buku, pakaian, dan lain-lain. ^^

Pay-It-Forward

Sebenarnya aku masih belum paham arti frase pay-it-forward, hihihi, abis gugling tetep orang mudeng. Tapi itu aku skip dulu.

Beberapa waktu lalu, aku menulis I'm in di kolom komentar postingan Mbak Indah Nuria. Jadi di Pay-It-Forward itu, lima pengisi kolom komentar yang menyebutkan I'm in akan dikirimkan hadiah dan kemudian diwajibkan membuat postingan Pay-It-Forward juga dan memberikan lima hadiah lagi kepada yang lain. Kayak kasih hadiah berantai gitu. Tentunya, senangnya juga nyalur yah. Nah, kemarin hadiah Mbak Indah Nuria sampai di tanganku. Aku senang sekali... Terima kasih Mbak Indah!


Makanya hari ini aku membuat postingan Pay-It-Forward ^^

I’m participating in the Pay-it-Forward initiative.

The first 5 people who comment on this status with “I’m in” will receive a surprise from me at some point in this calendar year – anything from a sweet dessert, a lovely CD, a ticket, a book or just absolutely any surprise I see fit! There will be no warning and it will happen when I find something that I believe would suit you and make you happy!

These 5 people must make the same offer in their status (FB or Path or Twitter or Blog post, etc.) and distribute their own joy.

Simply copy this text onto your profile, (don’t share) so we can form a web of connection and kindness.

Let’s do more nice and loving things for each other in 2014, without any reason other than to make each other smile and show that we think of each other. Here’s to a more enjoyable, more friendly and love-filled year!

Silakan teman-teman yang ingin ikut berpartisipasi dalam Pay-It-Forward. Isi kolom komentar dengan 'I'm in' dan nama ya. Lima orang pertama akan mendapat hadiah. Hadiahnya random dan rahasia dong apaan. Serta mungkin harganya tak seberapa tapi semoga bermanfaat. ❤ 

Warnai Hidupmu dengan Kansai Paint

“Bu, kan katanya satu liter cat itu bisa mengkover empat meter persegi tembok. Sedangkan kamarku, satu sisi tembok saja bisa 12 meter persegi. Butuh cat banyak banget ya? Mahal banget ya Bu?” aku bertanya sama ibuku.

Lha iyo pancen. Makanya jangan coret-coret tembok!!!”

“Aku enggak pernah nyoret tembokkk!" Cuma suka nendang-nendangin tembok sampai kotor, sih... 

❤❤❤

Formula satu liter cat untuk empat meter persegi tembok aku tahu dari presentasi Ibu Santi, Technical Support Manager PT Kansai Prakarsa Coatings di acara small workshop Kansai Paint sabtu lalu (26/4) di Luna Negra, Plaza Bapindo. Aku yang tadinya tidak mengerti sama sekali tentang cat, aku kira sekaleng bisa buat sekamar, hihihi *bego* Nah, karena untuk mengecat dinding rumah butuh cat yang banyak dan butuh biaya yang tidak sedikit, maka kita harus cermat memilih cat yang baik dan awet kan ya. Dan Kansai Paint menawarkan itu semua plus keunggulan-keunggulannya.

Acara small workshop hari itu dimulai oleh Mbak Wiwik, Business Director IDBlognetwork, yang menjelaskan mengenai perubahan dalam IDBlognetwork dan menu barunya, Data Management Platform (DMP). Info lebih lanjut tentang DMP bisa dilihat di kukuhtw.com.

Mbak Wiwik, Business Director IDBlognetwork.

Mas Jemmy, Digital Marketing Strategist PT Kansai Prakarsa Coatings.

Selanjutnya, presentasi dibawakan oleh Mas Jemmy, Digital Marketing Strategist PT Kansai Prakarsa Coatings. Ia menjelaskan tentang profil perusahaan dan jenis cat yang diproduksi oleh Kansai Paint. Dari namanya, bisa ditebak Kansai Paint merupakan merek yang berasal dari Jepang. Didirikan tahun 1918, oleh Katsujiro Iwai yang berasal dari Kameoka, Kyoto, yang merupakan bagian dari region Kansai.

Sesuai cita-cita Iwai yang berambisi memajukan pembangunan Jepang, kini Kansai Paint telah memiliki 74 jaringan yang tersebar di seluruh dunia. Pada tahun 1977, Kansai Paint di Indonesia diproduksi oleh PT Dayin Prima Paint yang pada tahun 1996 berubah menjadi PT Gajah Tunggal Prakarsa. Sejak pertengahan 2012, produksinya diambil alih oleh Kansai Paint Co, Ltd dan menjadi PT Kansai Prakarsa Coatings.

Kerennya Kansai Paint antara lain telah mendapatkan penghargaan sertifikat ISO 9001:2000 untuk Divisi Cat dan Resin pada tahun 1997, selain itu juga menjadi Official Partner Manchester United. Di dalam acara workshop kami diputarkan video singkat Manchester United – Kansai Paint dan kemudian kami diberitahu kalau Kansai Paint mengadakan undian dengan hadiah nonton MU ke Old Trafford – pergi ke Inggris! – sayang… sudah berakhir akhir Maret lalu ^^


Kansai Paint memproduksi lima jenis cat:
1. Decorative paints
2. Auto re-finish coatings
3. Wood & rattan coatings
4. Industrial metal finishes
5. Protective coatings

Yang dibahas hanya decorative paints karena jenis cat lainnya ialah kebutuhan industri. Decorative paints ialah cat yang digunakan untuk melapisi dengan fungsi dekoratif, misalnya untuk dinding. Tentunya selain ‘hanya’ dekoratif, cat dinding juga berfungsi untuk pelindung dan identitas. Kita pasti membutuhkan cat yang berkualitas dong. Ciri-ciri cat yang baik antara lain, daya kover yang baik, warna yang bagus dan tidak cepat pudar, ramah lingkungan, dan aman bagi kesehatan.

Kansai Paint punya produk menyajikan ciri-ciri di atas tadi. Produk decorative paints Kansai Paints antara lain:

Kansai EcoClean, cat interior anti noda yang sangat mudah dibersihkan apabila terkena noda. Pilihan warnanya cerah, tidak ada tambahan merkuri, semi-gloss, dan rendah VOC (volatile organic compound, pelarut yang evaporasi ke udara saat cat kering). Sangat cocok untuk keluarga yang memiliki anak kecil, karena stain proof, kalau tembok dicoret-coret mudah membersihkannya. Pun cocok untukku yang suka menendang tembok >,<


Property, cat tembok dengan anti bakteri, warnanya matte finish, tidak cepat pudar, dan daya tutup luas, tidak beracun, dan memiliki aroma yang segar, aroma apel. Sehingga seusai dicat, tidak menimbulkan bau ‘cat’. Ini cukup menarik karena membuatku penasaran, hahaha. Mungkin ke depannya Kansai Paint menyediakan dengan aroma lain? ^^ Property juga memiliki teknologi Bio-Pruf™ dengan bahan active Dichloro Isothiazolin (DCOIT) yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur.

Spleshvarian cat eksterior. Warna finishnya semi-gloss, tahan jamur dan lumut, tidak beracun, mudah dibersihkan, dan tahan perubahan cuaca ekstrim.

Ftalitvarian cat besi dan kayu.

Property Glozzvarian cat besi dan kayu yang lebih ekonomis.

Kansai Primercat dasar berkualitas tinggi yang memiliki pigmen anti karat, mudah diaplikasi, cepat kering, dan bisa digunakan sebagai pelindung besi/baja.

Ibu Santi menjelaskan mengenai teknis pengecatan.

Usai Mas Jemmy memaparkan tentang Kansai Paint secara umum dan jenis-jenis produknya, Ibu Santi menjelaskan tentang cat secara teknis. Agar menghasilkan pengecatan bagus pada dinding, tak hanya catnya yang kudu berkualitas, namun juga cara mengecat yang harus baik dan benar. Secara singkat, langkah-langkah pengecatan terdapat di dalam gambar di bawah:


Small workshop diakhiri dengan makan siang serta foto-foto. Terima kasih Kansai Paint, Ibu Santi, Mas Jemmy, dan IDBlognetwork. Aku senang sekali dapat pengetahuan baru tentang cat-mengecat ^^

❤❤❤

Kayaknya punya kamar begini oke juga... 

Untuk info tentang Kansai Paint, silakan cek Facebook Page-nya di Colouring Your Life dan Twitter-nya @ColouringLifeID. Di sana teman-teman bisa konsultasi mengenai warna apa yang cocok untuk dinding rumah. Sekaligus bisa melihat foto-foto gambar ruangan dan depan rumah yang bisa dijadikan inspirasi untuk mengecat rumah. Daaannn foto-foto di FB Page-nya bagus-bagus, bikin pengen ngecat kamar dan pengen beli rumah >,<

PT Kansai Prakarsa Coatings
Kansai Paint
Facebook | Twitter | Website