Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perform (lagi) di bonenkai kantor 2023

Di Jepang, tiap akhir tahun ada budaya untuk mengadakan bonenkai 忘年会. Secara literal, bonenkai berarti pertemuan untuk melupakan tahun (ini). Biasanya, bonenkai berbentuk acara makan malam dan minum-minum bersama teman setim kerja atau teman-teman se-gang.

Perusahaan tempatku bukan perusahaan Jepang dan bonenkainya agak berbeda dengan perusahaan Jepang pada umumnya. Karena kebanyakan bonenkai diadakan di izakaya atau restoran, paling-paling jumlah partisipannya maksimal 20 orang. Tapi perusahaanku berbeda. Bonenkai kantorku diadakan di aula besar di salah satu city hall di Tokyo dan aku rasa pesertanya lebih dari 200 orang. Ya, karena memang semua pegawai alias sekitar 400 orang diundang meski tidak bisa hadir semuanya.

Bonenkai tahun ini dimulai dengan meeting mengenai pertumbuhan bisnis perusahaan triwulan keempat tahun ini. Setelah itu, ada sesi penganugerahan award bagi individual maupun tim yang berprestasi. Timku mendapat award juga, lho! Selanjutnya, waktunya makan-makan dan sesi performance dari beberapa pegawai. Tahun ini, ada lima orang yang tampil, dan aku salah satunya!

Flashback dulu ke beberapa minggu sebelum bonenkai. 

Aku sudah membicarakan bonenkai tahun ini dengan teman kerja sejak bonenkai tahun lalu 😂 Teman-teman setimku bergurau dan menyarankanku untuk duet dengan project manager kami. 

Di dalam timku, ada satu cewek Jepang yang mengaku pemalu tapi akhir-akhir ini ketahuan malu-maluinnya. Dia mengutarakan kalau ingin tampil di bonenkai tapi maunya kalau sama aku. Tapi kok pengumuman bonenkai ngga kunjung tiba.

Hingga akhirnya dua minggu sebelum bonenkai ada pengumuman dari HR soal bonenkai dan ada pembukaan pendaftaran bagi yang ingin memberikan stage performance. Aku nyanyi lagi ya ngga apa-apa cuma aku mikir kalau banyak yang daftar aku ngga daftar deh tahun ini.

Beberapa hari kemudian, salah satu manajer kami mengunggah spreadsheet file untuk pendaftaran performance. Aku belum membuka karena memang tidak berniat mendaftar. 

Sementara itu beberapa orang di kubikel seberang terdengar sedang tertawa terbahak-bahak. Aku nggak curiga apapun sama sekali. Sampai satu dari mereka bilang, “Una-san tapi belum tahu.”

Heh! Apaan nih pada ngomongin gue 😂 

Di spreadsheet, ada dua kolom ‘nama’ dan ‘detail’. Dasar teman setimku yang usil, mereka menulis namaku dan di kolom detail: duet dengan (nama boss). Sialan, teman-teman di kubikel lain juga tertawa.
Aku lanjut bekerja (kayaknya lebih ke chatting deh) dan tidak menghapus namaku. Sampai aku buka sheets-nya lagi, si boss sedang melihat file tersebut! Fak! Aku langsung buru-buru menghapus namaku sambil tertawa geli. Hari itu, bosku selalu senyum-senyum kalau melihatku. 

Beberapa hari kemudian, bosku japri dan bertanya apakah aku akan tampil. Aku menjawab: ngga tahu. Apa aku harus tampil? (Mencari perhatian dan dalam hati kecil berharap bosku memohonku untuk tampil 😂 nggak deng).

Si bos: Iya dong. Ini kan momen kebanggaan buat project kita.

Aku: Oke aku akan tulis namaku di sheets. Itu kayaknya si Miwa (nama kolega Jepang -nama samaran) juga mau tampil. Aku ajak dia duet, kalau dia ngga mau ya aku solo aja.

Ternyata ngga lama si bos japri ke Miwa juga 😄 Long story short akhirnya Miwa oke untuk tampil. Sementara itu, bekas pasangan duetku tahun lalu, Miguel, tadinya berencana untuk menyanyi solo. Namun ia mengalami masalah di tonsilnya dan ia batal tampil.

Karena aku malas mikir, aku menyerahkan pilihan lagunya kepada Miwa. Ia bilang ingin menyanyi lagu Teresa Teng yang berjudul 時の流れに身をまかせ (Toki no nagare ni mi wo makase). Oke shap!

Kami latihan di karaoke beberapa hari sebelum acara bonenkai. Kami perlu latihan karena kami mau menyanyi pakai suara satu suara dua (gaya banget kan). Pas lagi latihan, Miwa berujar ingin menyanyi dua lagu di bonenkai. Ngakunya pemalu ternyata banci tampil juga.

"Pilih lagu 'Tahun Ketiga Selingkuh' atau 'Cowok Berondong'?" Miwa menyebut dua judul lagu jadul Jepang. Itu aku terjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, benar-benar terjemahan langsung.

'Tahun Ketiga Selingkuh' = 3年目の浮気 (sannenme no uwaki)
'Cowok Berondong' = 年下の男の子 (toshi shita no otoko no ko)

"Kagak ada pilihan lagu lain apa buset dah."

Dua-duanya aku suka sih lagunya. Akhirnya kami memutuskan memilih lagu 年P下の男の子. Kami latihan sebentar tak lupa berlatih sedikit tariannya juga.

Pas hari H bonenkai, kami izin cabut kerja lebih awal supaya bisa tes mikrofon di venue bonenkai. Tapi ternyata tidak sempat dan akhirnya tanpa gladi resik deh.

Sekitar pukul 8.30 malam kami menyanyi. Itu aku udah mohon-mohon sama host acaranya supaya kami nggak perlu ngomong perkenalan dan menjelaskan lagu apa yang akan kami nyanyikan.

"Please kamu dong yang umumin kita nyanyi lagu apaan. Aku maluuuu," mohonku dengan dramatik ke host acara bonenkai yaitu kolega teman satu proyek yang akhir-akhirnya cukup akrab denganku.


Overall lancar-lancar saja sih. Ada salah sedikit karena aku ngga bisa baca liriknya 😅 Nggak deg-degan sama sekali saja, kayak karaoke aja cuma bedanya ditonton ratusan orang. Setelah menyanyi beberapa orang menyalami dan memuji penampilan kami! 

Senang banget sih tapi ya yang paling senang sih karena bisa menemani Miwa menyanyi di pengalaman pertamanya menyanyi di depan orang banyak. (Selain ini, ia hanya pernah menyanyi dengan paduan suara sekolah di panggung). Ya semoga dia makin percaya diri tampil di panggung. 😄

Posting Komentar untuk "Perform (lagi) di bonenkai kantor 2023"