Halooo, 2012!

Jam enam sore, setelah liat-liat video di dunia maya, aku baru sadar. Hey dude, ini 31 Desember. Malam tahun baru! Hm, oh iya ya. Aku ingat aku bahkan belum posting tentang apapun berkenaan dengan tahun baru hari ini. Mau foto bikin kartu ucapan virtual foto boneka pun sudah tak kuingat. Sudah keburu sore, tak ada matahari, dan si Shaun dan kawan-kawan pasti sudah capai untuk berpose di depan kamera.

Akhirnya aku beride berfoto berdua dengan Shirley gede. Dengan kemampuan fotoku setingkat alay (pake SLR tapi bisanya otomatis melulu), aku takut aku nggak bisa foto di saat langit sudah gelap. Nggak ding, aku nggak alay. Dan, jadilah foto GIF sederhana di bawah ini. Hehe, maaf ya nggak bagus. Maklum kurang perencanaan. Hm, sebenernya nggak bagus karena ada mukakunya. T.T

Gilaaa, dasternya udah berapa kali tuh tampil di blog ini...

Tetereterettt...
Tak terasa 2011 sudah habis dan besok berjumpalah kita dengan 2012. So, Untje dan segenap tokoh plushstories mengucapkan:

Selamat tahun baru 2012!

Semoga target dan resolusi kita di tahun depan tercapai dan kita menjadi yang lebih baik ya.
Oke dehhh, thank youuu byeee...
Btw, malam tahun baru ke mana? :)

UPDATE!
Waktu lihat komen komen di postingan sebelum ini, tiba-tiba aku nyengir sendiri.


Jiahhh selamat tahun baru 2011, hueee beliau tinggal di daerah yang aturan jamnya GMT - 1tahun apa? @_@ Pissss yaaaa...

♥♥♥

Award Berantai: Your Blog Makes Us Smile

Aku baru sadar aku melanggar janjiku sendiri untuk satu hari satu posting dalam bulan ini. Aku lihat di dropdown archive desember kalau postingan sampai tanggal 29 Desember, hanya 28. Berarti aku skip satu hari tidak posting, huhuhu... oke stop.

Seminggu yang lalu aku mendapatkan award berantai dari Mbak Maya, katanya sih karena blog ini sungguh membuatnya tersenyum. Mosookkkk sih mbak? Hehehe, terimakasih banyak... Dan setelah menerimanya pun, masih harus menjawab lima pertanyaan. Okeee, check this out. :)


Award Berantai: Your Blog Makes Us Smile
1. Siapa guru favoritmu?
Sri Edi Swasono donggg! Ganteng, tinggi, kharismatis, berwawasan luas. Kalau dia ngomong pasti mata akan selalu tertuju padanya. Sayang umurnya sudah 71 tahun. Sudah punya istri. Sudah punya menantu. *trus?* Aku menyesal aku pernah bolos kelas dia dua kali di awal semester. Waktu aku masuk di minggu ketiga, aku tahu aku tidak akan membolos lagi. Ah, aku sangat terpesona...

2. Apa makanan yang kamu sukai? Makanan yang tak kamu sukai?
Walah, aku bingung untuk menjawabnya. Yang aku suka, indomie rebus, sayur lodeh dengan baceman tahu, tempe, dan ayam, sayur bayam dengan perkedel, whopper-nya burger king, bigmac-nya McDonald's, empal gentong, soto sulung, lemper ayam, bakpia keju yang pabriknya di glagahsari, ceri yang dicelup maraschino syrup, cokelat rasa ceri, hmmm... ini sih kayaknya nggak selesai-selesai. Yang tak aku sukai, iga bakar, garang-garang asem, pecel sumsum tulang belakang, pokoknya yang bersantan parah dan tampilannya njijiki...

3. Ceritakan pengalamanmu yang berkesan!
Walah (lagi), ini sih banyak banget. Yang terakhir mungkin, nahan ketawa ngakak nggak berhenti-berhenti di kelas ekonomi sumber daya manusia gara-gara liat foto GIF-ku sendiri di telepon genggam temanku. Kenapa coba aku geli sendiri, jelas-jelas fotoku sendiri. Lagi mangap-mangap yang maksudnya ketawa ala emotikon YM itu loh. Hmmm... Eh, itu berkesan kan? :D

4. Siapa cinta pertamamu?
Mbuh sopo... Ra ngerti.

5. Who is your best friend?
Hehehe, ini sih nggak cuma satu. Ada banyak! Shaun, Shirley, Shirloy, Kepika, Kepiko, George, Bambang, Erna, Linda, Teddy, Agus. *eh* Kalau nggak tahu mereka bisa klik tab plushstories. Kalau yang teman manusia, nggak mau nyebutin ah, takut ada yang lupa kesebut. Hihihi... ^^

Horeeee, selesai. Nah selanjutnya aku akan memberikan award ini ke lima teman blogger yang blognya membuatku tersenyum. ^^
♥ Aji Jayanti
♥ Alaika Abdullah
♥ Ila Rizky Nidiana
Baha Andes
♥ Dhenok Habibie

Terimakasihhh... bagi yang namanya tertera di atas, silahkan diterima awardnya. :D
Oke thanks byeee...
Dan ada bonus foto. Beberapa minggu lalu, aku membaca postingan Mbak Nchie mengenai Post-It. Dan di foto di bawah ini adalah salah satu fungsi Post-It bagiku ^^ Oh iya sebenarnya sudah diupload di photoblog-ku, tapi fotonya beda kok. :)

♥♥♥

Rame di Kereta Khusus Wanita

Ngomong-ngomong masalah kereta khusus wanita beberapa bulan lalu, aku naik kereta dannn... terjadi keramaian di dalamnya. Hm, seperti biasa, kalau berangkat ke kampus aku selalu naik di gerbong depan yang juga adalah gerbong khusus wanita. Setelah di Stasiun Kalibata, ada seorang laki-laki dan beberapa anggota keluarganya naik ke gerbong. Bukannya laki-laki itu segera jalan ke belakang untuk pindah gerbong, malah dia tetap di sana. Entah dia belum tahu ada gerbong wanita atau tidak.
Ambil di google.

Di depanku berdirilah seorang perempuan yang dengan asyik mendengarkan musik dari headsetnya. Oh ya, kala itu aku juga berdiri. Nah, perempuan itu dengan sopan memberi tahukan kepada bapak-bapak itu kalau gerbong ini adalah gerbong wanita. Tapi si bapak malah... ah, aku ilustrasikan dalam percakapan aja kali ya.

Si Mbak: "Maaf Pak, ini gerbong khusus wanita."
Si Bapak: "Iya, saya tahu, tapi ini saya sama adik-adik saya."
Si Mbak: "Ya kan bapak bisa pindah ke gerbong belakang."
Si Bapak: "Tapi saya sama adik saya lagi sakit, kalau kenapa-kenapa mbak mau tanggung jawab?"
Si Mbak: "Bapak nggak bisa baca tulisan itu? Ini gerbong wanita. Bapak wanita?"
*keadaan mulai memanas, si Mbak pun cara bicaranya sudah keras, beberapa orang di sekitarku juga sudah pada mengeluarkan pendapatnya*

Ibu belakangku: "Wuuu jangan gitu dong."
Aku: "Iya ya Bu, bapaknya harusnya jangan gitu."
Ibu belakangku: "Mbaknya egois banget sih, gerbongnya kan sepi. Satu cowok juga ngga apa-apa kaleee. Pake marah-marah segala."
Aku: *senyum-senyum kesel, kirain si ibu ini belain mbaknya*

Yang aku gemas, rata-rata penumpang di gerbong wanita malah belain bapaknya dan mengutuk perilaku mbaknya yang emosi karena ada lelaki masuk di gerbong wanita. Hm, menurutku sih yang salah si Bapak. Kalau alasannya dia lagi sama adiknya yang sakit. Kan dia dan adiknya bisa pindah ke gerbong belakang. Kayak jarak gerbong 2 kilo aja nggak mau pindah gitu. Nah, si bapak kesel liat si Mbak udah kayak marah-marah.

Si Bapak: "Kalau mbak bukan perempuan ya, sudah saya hajar tahu nggak?"
Si Mbak: "Hajar saja, orang peraturannya gerbong ini khusus wanita. Nggak bisa baca apa?"
*si mbak mulai ngedumel sendiri ngatain si bapak dan si bapak melotot-melotot ke mbaknya, anehnya belum ada petugas kereta yang lewat ke gerbong depan*
Si Mbak mengambil gambar si Bapak. Si Bapak kesal karena gambarnya diambil oleh si Mbak ini. Rame lagi dah tuh. Ahahaha...

Pas sampai stasiun tempat aku turun, petugas itu baru ke depan dan baru nasehatin bapak itu dan nyuruh dia pindah belakang. Dan si Mbak itu rupanya turun di stasiun yang sama. Dia turun dan teriak ke bapaknya, "SEE THATTT?"

Muahahaha, aku sebagai penonton sangat terhibur sekali dengan pemandangan itu. Nah, menurut kalian siapa yang salah?
_______________________________________________

Think Equal!

Untje will not only be
someone's daughter,
someone's wife, or
someone's mother.
Untje will be Untje.
Untje will have equal opportunities.
Her life will be hers.

Kalimat-kalimat di atas mungkin nggak pernah ada kalau nggak ada isu gender equality. Oh iya, kalimat di atas diambil dari video World Bank di sini. Ya tentunya, nama tokohnya diganti. Well, anyway, aku akan mencoba menulis mengenai yang ada hubungannya sama jurusan sekolahku. Perasaan, aku nggak pernah nulis tentang ekonomi-ekonomi gitu deh. Baiklah, aku akan mencobanya! Nggak runtut, harap maklum ya...

Semua tahu dong isu gender equality? Isu ini muncul akibat ketidakadilan dan ketidaksetaraan yang dialami wanita di dunia. Bahkan di negara maju pun, nggak setara setara banget loh! Jaman dulu, memang wanita itu dinomorduakan. Nggak boleh sekolah, harus melakukan pekerjaan rumah, dan kalau sudah nikah pun, cuma jadi konco wingking. Oh iya, kalau di Jawa itu konco wingking artinya teman belakang. Silahkan interpretasikan artinya sendiri.
Diambil di google.

Belakangan di dua abad terakhir ini, wanita sudah memiliki right to vote, sudah bisa sekolah, dan bekerja. Bisa dilihat dari partisipasi wanita dalam politik atau dalam parlemen sudah meningkat. Kepala negara pun sudah banyak wanita. Partisipasi di sekolah pun sudah hampir 50-50 antara pria wanita. Tapi apakah sudah setara? Belum! Di negara mana pun, bahkan negara maju, waktu wanita untuk taking care anak jauh lebih besar ketimbang pria. Wanita memang melahirkan tetapi di mana pun tidak tertulis bahwa hanya wanita lah yang harus mengurus anak. Bahkan di agamaku diajarkan kalau pria lah yang wajib bertanggung jawab terhadap anaknya. Kalau ibunya tidak mau menyusui anaknya, itu haknya ibu, ibu tak bersalah, dan si suami lah yang harus mencarikan ibu susuan lainnya. Asik juga ya wanita...

Tapi kan nggak gitu. Kenyataannya secara budaya, ibu seperti diharuskan mengasuh anaknya full-time. Ketidaksetaraan ini juga bisa dilihat dari upah yang didapat oleh wanita. Sangat mencengangkan, bahwa relatif terhadap 1 dollar pendapatan pria, wanita tak bisa sama mendapatkan 1 dollar juga, meski pekerjaan, pendidikan, dan jumlah anak yang sama. Di Indonesia, relatif terhadap 1 dollar pendapatan pria, wanita hanya mendapatkan 77 sen. Paling parah Bangladesh, cuma 12 sen. Ini berkaitan dengan masalah legal dan akses wanita untuk mendapatkan fasilitas. Contohnya, kalau mau daftar kartu kredit, harus ada persetujuan suami. Atau yang lain yang musti menggunakan persetujuan suami. Apa sih suami itu... ngga setara kan jadinya? Kenapa kalau suami nggak perlu persetujuan istri? *mulai emosi*

Beberapa minggu lalu sempat diskusi ini dengan Aji, Rendra, Jati, dan Pipit. Kesimpulan diskusi kami adalah, mungkin saja tidak akan ada gender inequality kalau saja wanita tidak melahirkan. Hm, tapi ini masih pendapat saja. Bagaimana jadinya bila lelaki yang melahirkan? Tetap ada isu ini kah? Atau kalau dua-duanya melahirkan? Tak terbayangkan...
Diambil di antarafoto.com

Tapi ngomong-ngomong, ternyata makin ke sini makin nggak equal deh kayaknya. Coba aja lihat ada gerbong kereta KRL khusus wanita. Atau ada lagi, parkir mobil khusus pengemudi wanita. Hmmm... mungkin benar ya kutipan ini:

“Women expect special treatment yet they want to be treated equally.”


Jadi sebenarnya pengennya equal apa nggak sih?
Hehehe, oh iya, data yang digunakan bersumber dari World Development Report 2012.

Dan, maaf ya Kartika sama Aji kalau sudah pernah ngebahas ini :P

Punya Rambut Keriting Itu Nggak Gampang (+ Bonus .gif)

Kadang-kadang aku merasa terdiskriminasi sebagai pemilik rambut keriting. Apalagi rambut keriting itu kan sangat tidak asia. Misalnya, potong rambut di salon. Keseringan yang para pemotong rambut apply ke rambutku adalah gaya rambut yang bagus hanya kalau rambutnya lurus. Sesudah itu, misalnya ingin di blow. Pasti bisanya cuma lurus. Jelas jelas rambutnya keriting, malah dibikin lurus, ditarik-tarik rambutnya -_-"

Belum lagi kalau ada orang nyuruh aku sisiran. "Mbok disisir rambutnya, biar rapi." Hmmm, dia nggak tahu aja gimana rambutku kalau disisir. LEBIH NGGAK RAPI LAGI WOYYY! Ini buktinya...

After disisir, tambah rapi ngga? *emosi*
Makanya, aku jarang sekali sisiran. Kalau pun sisiran ya disegerakan setelah keramas, sebelum rambut kering dan sisirnya pun yang jarang-jarang jaraknya. Untuk merapikan rambut, aku lebih suka pakai kondisioner sesudah keramas karena bisa bikin rapi seharian tanpa sisiran.

Karena ibuku yang berambut lurus sekali gemas dengan anaknya yang berambut keriting sekali, ibu pun sebisa mungkin membelikan shampoo khusus rambut curl atau kondisioner khusus curl dan segala apapun yang ada kata curlnya.


Hm, bahkan produk rambut pun didiskriminasi antara yang curl dan tidak. Wuuuuu...
Ngomong-ngomong hari ini aku pertama kali dikepang, dan girang sekali. Ketawa-ketawa sendiri liat mukaku dikaca.


Ngomong-ngomong lagi, masalah presentasi, kemarin aku presentasi ESDM dannn... halaman penutup presentasinya kupasang GIF ini...


Dadaaaaa~

Presentasi, Paper, dan Plushstories (+ Bonus .gif)

Memutuskan untuk mengambil SKS sedikit semester ini tak membuatku bisa santai-santai menjelang ujian akhir. Memang, dalam seminggu aku hanya menghabiskan 12.5 jam di kampus, tapi tugas akhirnya itu lho... Presentasi paper paper presentasi paper presentasi presentasi presentasi. Halah...

List tugasku:
♥ Presentasi ESDM. (23/12)
♥ Paper kelompok AWP. (23/12)
♥ Presentasi AWP. (24/12)
♥ Presentasi ESDAL. (27/12)
♥ Paper ESDAL. (27/12)
♥ Presentasi EKN. (27/12)
♥ Paper EKN. (27/12)
♥ Paper individu PI. (pas UAS)
♥ Paper individu AWP. (pas UAS)

Huehhh... masih banyak. Dan ternyata banyak tugas ini mempengaruhi sifatku akhir-akhir ini. Mendadak aku jadi emosian dan sensian. Muahahaha... kalau ada di rumah yang berisik aku langsung teriak "DIEMMM!" Eh tapi emosian, nggak bikin aku nggak blogwalking, :D :D

Kemarin rencana-rencana bikin plushstories dalam rangka hari ibu sama christmas. Eh, ibukunya malah pergi ke Jogja dan christmas? Duhhh pusing euy mikirin EKN. *dipikirin doang nggak dikerjain tapi* Januari aja deh postingnya, abis tanggal 18. Setelah ujian. Wkwkwk, hari ibunya udah lewat lama banget dong itu sih...

Yeah, cuma pengen nulis segitu aja dulu. Dan di bawah ini ada ekspresiku ngeliat list tugas yang banyak.

Duh dasteran lagi... Itu yah sudah dibayar rikues dari Kartika dan Mbak Dhe, muehehehe. Maaf buat yang udah lihat. :D

Yuhuuuu, dan merry christmas buat yang merayakan!
Aku mau tidur dulu ah... *wuuuu katanya pusing tugas*

Si George dari Amerika

Ngontes lagi ah...
Kali ini bertemakan barang kenangan. Dan aku memilih sesuatu di bawah ini sebagai barang kenangannya.
Ayo lihattt!



Yap, namanya George. Ia berasal dari Amerika Serikat. Eh, tapi nggak tahu ya manakala dia made in China. Kalau pernah nonton kartun Curious George tentang monyet yang cerdik itu pasti tahu ini. Nah, sekarang, ayo sekarang tebak berapa umurnya George!

Angelina Jolie: "Hm, satu tahun?"
Lee Min Ho: "Pasti baru kemarin kamu beli kan?"
Shirley: "Yang jelas lebih tua dari aku lah ya."
Shaun: "Dua puluh sembilan tahun?

Salah semua. George ini diberikan kepadaku oleh seorang teman ibuku yang bernama Kimberly, sekitar tahun 1995-1996. Aku agak-agak lupa. Yang berarti umurnya sudah 16 tahun. Seumur sama Kak Rin sama Basith nih. Dan si George ini masih awet, masih ganteng. Mungkin karena warnanya yang cokelat jadi nggak terlihat kalau kotor. Nah si Shirley sama Shaun, abis dimandiin langsung kotor.

Kalau lagi mainan George (sampai sekarang masih mainan boneka :p ) aku selalu ingat teman ibuku itu. Kimberly beberapa kali membelikan benda yang berhubungan dengan George. Ada tas, jam, dan buku cerita George. Waktu kecil aku mengajari Kimberly menyanyikan Cicak-Cicak di Dinding. Padahal dia orang Amerika. Dan sekarang dia masih hapal lho. :)

Ah George...
Kok kamu nggak ada di kamarku sih.
Ilang ke mana lagiiii~
*BRB nyari George*

...

"Artikel ini diikutsertakan dalam acara GIVEAWAY "11 tahun Bersamamu" oleh Tarry KittyHolic."


Ngakaklah Sejenak Bersamaku

Yes kali ini ga pake daster kan... :P

Hari itu aku lagi narsis-narsisnya. Aku minta tolong kepada Mbak Lis untuk memotretku. "Pokoknya posenya aku pegang gelas trus mukaku seksi gitu yah!" rikuesku sama Mbak Lis. Eh bukannya serius motretnya, dia menertawakanku entah karena apa. Aku tahu mungkin karena mukaku aneh, dan yeah ketawa kan menular jadi aku ikut tertawa. Waktu aku tertawa Mbak Lis menjepret foto yang banyak. Dan salah satunya seperti di atas. Hm, malah kayak mangap biasa sih... dengan hidung melebar tapi yasudah lah.

Karena nggak ditulis berapa foto yang bisa dimasukkan di postingan, aku mau masukkan GIF-ku lagi ah yang menirukan ketawa a la emotikon Yahoo! Messenger.


Maaf kalau sudah pernah lihat. Hihi, mirip kan sama emotikon ketawa Y!M? Nggak sih... :D

...

"Foto di atas diikutkan dalam Kontes Ayo Ngakak Sejenak yang diadakan oleh Al Kahfi dan Sang Cerpenis Bercerita."

Ayo beli bukunya! :)

Hari Ibu: Ibu dalam Cermin Kecil

Ibu dalam Cermin Kecil
Foto di atas diambil di rumah, 14 Desember 2011.

Dalam foto dalam cermin ialah setengah muka ibuku. Ibuku sedang melakukan kegiatan yang setiap hari dilakukannya sebelum pergi. Memulas bedak tabur tipis di permukaan wajahnya dengan kuas besar seperti di atas. Berdandan merupakan aktivitas normal yang dilakukan oleh para ibu dan wanita. Tak hanya sekedar memperindah diri, namun sering juga melindungi wajah dari godaan cuaca yang terkutuk. Ya, berdandan. Seperti yang ibuku lakukan di dalam foto di atas.

Oh iya, selamat hari ibu para ibu dan para perempuan! 

♥ 
"Potret ini di ikut sertakan dalam Kontes Perempuan dan Aktivitas yang di selenggarakan oleh Ibu Fauzan dan Mama Olive" 

 

Diskusi Anak Ekonomi

Lagi kumpul-kumpul buat ngerjain tugas academic writing and presentation.
Una: "Ji, trus kemarin gimana kesimpulannya, kok kalau di dalam kereta yang berjalan, misalnya ada lalat terbang diam, kok ikut jalan juga?"
Aji: "Oh iya itu Na... itu bener relativitas si Einstein itu."
Una: "Sama itu kalau kertas dijatuhin di kereta kok ikut ke arah keretanya ya."
Aji: "Iya itu Na..."
Rendra: "Oh relativitas." *mraktekin pake mouse digantungin* "Jadi misalnya nih gue punya bola digantungin, gue taruh di luar kereta yang jalan, pasti bolanya ngarah ke belakang. Tapi kalau gue taruh di dalam kereta, pasti gantungan bolanya diem."
Una: "Oh ya ya..."
Rendra: "Sama kayak kalau lalat di luar trus nabrak kaca mobil. Tapi kok kalau lalatnya di dalam, dia ngikutin mobilnya. Nggak nabrak kaca belakang."
...


Pas materi perikanan di pelajaran ekonomi sumber daya alam dan lingkungan.
Una: "Ji, sebenernya yang minus itu matanya atau lensa kacamatanya yang minus?"
Aji: *ngeliatin aku sambil pasang muka sebenernya-lo-yang-minus-na* "Jadi gini Na..." *gambarin bola mata* "Jadi kalo minus itu, cahaya yang masuk gak pas kena retina gitu."
Una: "Tapi yang minus itu sebenernya apanya..."
Aji: "Jadi Na..." *gemes*
Una: "Eh gue inget tuh ngitung jarak maksimal yang fokus yang bisa kita lihat kalau minus sekian sekian." *coret-coret di kertas ngitung pake rumus punctum remotum*
Aji: "Eh masa' sih bisa 8 cm...?"
Una: "Hm, gatau ding, ini ngarang rumus baru kayaknya gue."


Hm, tauukk ah, pusing tugas o_o paper o_o presentasi o_o

Hadiah yang Aneh

Beberapa hari lalu teman ibuku, seorang laki-laki, berulang tahun. Teman ibu ini ditanya mau hadiah apa, jawabnya mau hadiah quote orisinil dari Untje. Dia kayaknya tahu banget aku bukan pemikir ulung dan bukan pecinta baca buku serius. Sengaja banget minta hadiah macam begini. Hm, inget quote aku jadi inget Basith. Dia sering menulis quote tulisannya di dalam postingannya. Ngeliat-liat blog dia, hm, mana bisa aku bikin quote yang semacam ini. Tiba-tiba ide muncul, aku bukain quicknote jaman dulu di Multiply... yak dan nemu beberapa status tulisanku. Jadi kalau nemu quote ini di tempat lain, ini quotekuuuu! *eh*

Akhirnya aku minta ibuku mengirimkan beberapa kalimat di bawah ini untuk temannya:

"Bagi saya, semua orang itu keren. Ya masing-masing punya kekerenan sendiri-sendiri."

"Jutaan tahun lagi saya akan menjadi berlian." 

"I'm a big spender but a price-sensitive shopper."

dan yang terakhir...

"Meskipun globalisasi, jangan sampai kata jan*uk terganti dengan kata f*ck y*u."

Biasanya, kutipan kalimat diambil dari orang besar. Tapi sekarang kan nggak gitu lagi. Kali aja, kalau kita sering bikin quote, jalan menjadi 'orang besar'-nya lebih cepat, mehehehe... ya intinya sih, kalau ada selentingan kesimpulan atau pikiran segera tuliskan. Entah itu jadi kalimat singkat seperti di atas, atau sebuah postingan panjang. Biar nggak kececer gitu...

Oke deh, segitu dulu aja yah.
Jancuukkk! *eh*

Stupiddd... aaahhh... (2)

Stupiddd... aaahhh... sebelumnya adalah mengenai kebodohanku membeli buku yang salah. Udah kupamerin di blog lagi fotonya.

Terminal keberangkatan Bandara Juanda
Yang kali ini aku ingin menceritakan kesalahanku kepada pak protokol. Aku sudah menceritakan mengenai protokol di postingan sebelumnya. Nah, si pak protokol ini kan meneleponku sesampainya aku turun dari pesawat.

+6281338xxxxxx calling

Segera aku angkat. Rupanya dari pak protokol.

PP: "Ini benar Mbak Untje ya? Hawuhawuhawu..." (Maksudnya hawuhawuhawu tuh nggak jelas gitu. Akunya sih yang pendengarannya agak-agak.)
U: "Iyuhu, ini siapa ya?"
blablablablablablabla.
PP: "Hawuhawuhawu, saya tunggu di bawah hawuhawuhawu ya."
U: "Bapak pakai baju apa?"
PP: "Pakai baju ada logonya Semen ******. Hawuhawuhawu..."
U: "Oke."

Sampai di bawah setelah turun eskalator, kok nggak nemu orangnya, berarti tadi maksudnya di telepon dia ada di luar kali ya. (Ketahuan nggak denger dia ngomong apa.)  Aku ngelihat semua dada orang kalau-kalau bergambarkan lambang Semen *****. Tetep nggak lihat. Ya wis, akhirnya aku keluar aja.

Aku telepon lah si pak protokol itu.
U: "Kok saya nggak lihat ya?"
PP: "Saya di bawah eskalator."
U: "Wooo saya sudah keluar terminal nih Pak."
PP: "Oalah, ya wis, saya samperin."

*telepon masih nyambung*

PP: "Mbaknya pakai baju apa?"
U: "Item Pak, aku pakai kaos item. Aku keluar ke kanan."
PP: "Lho mana ya?"
U: *cengok padahal bapaknya di depanku tapi nggak lihat*
PP: "Oalahhh." *salaman*


Setelah sampai di tempat menginap, aku ambil kunci ke ibuku yang sudah duluan datang. Aku ke kamar sendiri, mencet angka 10 di lift tapi kok malah tiba di lantai reception. Keluar lift, masuk lagi, bingung. Oh ternyata kartunya mesti dimasukkan di slot di dalam lift supaya angkanya bisa dipencet. Ndeso...

Lah loh? Stupid-nya di bagian mana?
Yeah, sesampainya di kamar. Aku cuci kaki, buka internet, dan lain-lain. Setelah satu jam. Aku baru sadar kalau aku nggak pakai kaos item. Tapi cokelattt muda! Pede lagi bilang pakai kaos item. Pantesan aja si pak protokol tadi bingung nggak ketemu-ketemu nyari aku. Pas dia udah di depanku, ya gak ngeh lah. Wong bajunya gak sesuai sama yang aku bilang -,-

Sori ya pak prot...


I Smile When I'm Blogging

I Smile When I'm Blogging - Kategori SEGGER wanita
Senyum adalah perbuatan baik yang paling mudah
dilakukan dan bisa dilakukan kapanpun, di mana pun, sedang apa pun.
Bahkan bisa dilakukan ketika nge-blog.

♥♥♥

Cek juga yang kategori duet di bawah postingan ini ya ^^

Senyum Peace dan Meringeace

Kategori SEGGER duet

   Senyum, adalah, yang ketika kita tampilkan, 
akan membuat damai orang yang melihatnya.  


Dijuduli 'Senyum Peace dan Meringeace' karena aku dan Pakde Cholik sama-sama bergaya 'peace' dan meringis. Karena 'peace' maka definisi senyumnya pun, mengandung 'damai'.



Ayo Ngeblog: "Blogito Ergo Sum."

Saya ngeBLOG. Kamu .....??? Semoga juga ya!

Entah kapan aku mulai mengenal kata blog. Yang jelas aku mulai mencoba menulis di dunia cyber ini setelah aku membuat akun Multiply pada Desember 2007. Saat itu aku lebih sering menulis review film atau dorama, dan juga mengunggah beberapa hasil jepretanku di sana. Setelah itu, aku jarang menulis review tapi lebih sering membuat album foto di sana. Kalau kamu lihat di sidebar kanan bawah ada dropdown archives blog ini, yang bertahun 2007-2008 adalah pindahan dari Multiply. Pada 2007 aku hanya menulis satu jurnal dan 2008 hanya tujuh jurnal.

Setelah Multiply, aku mengenal Wordpress. Itu pun tak membuatku rajin menulis. Tahun 2009 hanya menulis tujuh jurnal dan 2010 hanya empat jurnal. Bayangkan dalam setahun hanya menulis empat kali, berarti rata-rata tiga bulan sekali aku menulis. Aku juga pernah membuat blogspot di alamat http://ilovemaraschinocherry.blogspot.com, tapi aku nggak suka, jadi kuhapuslah blognya. Kala itu aku tak mengenal istilah blogwalking apalagi isi komen di blog orang.

Header wordpressku yang duluuu~
Mulai awal tahun ini aku lebih sering posting blog dan September lalu aku ingin migrasi dari blog wordpress ke blogspot. Aku bilang dalam hatiku, aku ingin lebih sering menulis lagi. Menurutku blog tak ubahnya album foto, kalau membaca postingan yang dulu-dulu, bisa nostalgia. Hanya saja ini berupa tulisan. Hmmm, nggak juga ding. Blog kan juga bisa dimasukkan foto-foto. Hm, bahkan aku langsung meralat apa yang aku tulis sebelumnya. Hmmm... Nah, aku registrasi blog untuk ID sittirasuna, ternyata sudah terpakai. Aku buka di browser, ternyata aku dulu pernah bikin blogspot, dan aku nggak ingat blas aku pernah bikin blog http://sittirasuna.blogspot.com. Isinya pun cuma satu postingan. Untungnya aku masih bisa buka akunnya ternyata, padahal sudah dua tahun, dan karena, password akun-akunku hampir sama semua. :D

Dan kini, tiga bulan dua belas hari sudah aku kembali ke blogspot ini dan satu bulan tiga minggu sudah aku menggunakan domain www.sittirasuna.com. Dan, blogging is my new hobby! Muehehe... kalau dilihat dari bulan September, aku sudah rutin mengisi blog. Kadang cuma unek-unek, atau tulisan nggak mutu, kadang juga entri untuk kontes, kadang cerita si Shirley, apapun lah. Dan aku senang aku ngeblog, aku bisa bertemu dengan teman-teman baru, kopdar pula dengan teman blog, ngobrol di YM dengan teman blog, ya pokoknya senang lah!

Nah trus hubungannya dengan judul postingannya? Ya, jadi blogito ergo sum merupakan plesetan dari kutipan si Descartes yang paling terkenal, yaitu: "Cogito Ergo Sum." Kalau kutipan beliau artinya adalah 'aku berpikir maka aku ada', sedangkan 'blogito ergo sum' ya 'aku ngeblog maka aku ada'. Aku nggak tahu siapa yang mlesetin ini pertama kali, tapi aku pinjem ya kalimatnya... Begini, aku merasa terkadang aku tak bisa menumpahkan pikiranku dalam lisan. Cerita lewat oral ke orang sekitar kadang susah. Tapi dengan ngeblog, aku bisa dengan mudah mencurahkan yang ada di benakku, hatiku, dan ideku. Yah contohnya ide bikin cerita boneka nggak jelas ituhhh...

Btw, setuju kan sama kutipan blogito ergo sum? Aku setuju... buktinya pas aku search namaku di google, ada alamat blogku di situ... -_____-"

♥♥♥

Postingan ini diikutsertakan dalam Kontes Ayo Ngeblog: Saya Ngeblog, Kamu…??!! pada blog duniamuam

Zenzazi Zangrandi

Setelah ketemu dengan Pakde Cholik di Sutos, sebenarnya aku bingung hendak ke mana ya... Pengen makan makanan aneh-aneh kok yo wis mangan, ke Tugu Pahlawan yo wis tau, ke kapal selam kok malesin, intinya mau ke mana bingung. Trus, aha! lampu kuning berpijar muncul di atas kepalaku. Ke Zangrandi ah...

Aku tanya sama si supir taksi Zangrandi cabangnya di mana aja selain di Jalan Yos Sudarso depan gedung DPRD. Dia bilang "Di TP..." TP itu Tunjungan Plaza. Emoh lah kalau di mall, tak ke tempat aslinya saja. Lah loh? Zangrandi ki opo se? Zangrandi itu nama toko es krim kuno di Surabaya, katanya sih paling tua. Berdiri sejak tahun 1930. Wawww, nenekku aja belum lahir tahun segitu. Padahal tadi bilang nggak mau makan makanan yang aneh-aneh. Hm, tapi kan ini dessert. Aku punya perut kedua untuk dessert! Woohoo!


Sampai di depannya, aku segera turun dari taksi. Turunnya itu lho, hampir lima menit. Bawaanku banyak banget. Mau liat? Ntar aku liatin. Aku masuk tokonya dan seorang mbak-mbak menghampiriku membawakan menu dan notes untuk mencatat pesanan. Bingung milih yang mana, akhirnya aku memilih menu 'Choco Twist'. Dua puluh tiga ribu. Lalu, aku menunggu eskrimku tiba sambil merapikan barang-barang yang aku bawa. Tak lama, eskrimnya datang. Disajikan dengan segelas air putih.

Sekilas mungkin tampilannya biasa saja. Di mana-mana bisa didapatkan eskrim semacam ini. Choco Twist. Dinamakan seperti ini karena di gelas eskrim, ditaruh lah selang-seling eskrim antara vanila dan cokelat. Aku nggak yakin itu rasa vanila, nggak terlalu signifikan rasanya. Agak nggak jelas. Tapi eskrim cokelatnya itu lohhh... zenzazional... Hm, kucecap-cecap, sepertinya di eskrim itu ditambahi sedikit liquor, makanya rasanya enak. Beda deh rasanya dengan eskrim cokelat yang ada di supermarket yang bisa dibeli literan itu.

Dannn, eskrimnya nagih. Sayang sekali uang di dompetku tidak sanggup membeli lagi gelas eskrim lain. Kapan-kapan musti ke Surabaya lagi kalau sudah punya uang banyak, hehehe... *atau malah pas udah punya uang malah wis gak doyan makan eskrim, hueee jangan sampe* Eskrim Zangrandi mengingatkanku dengan eskrim Tip Top di Jogja. Aku baru pernah sekali ke sana. Aku ingat dulu aku memesan menu eskrim yang namanya ada kata 'cinderella'-nya. Dan rasanya, mirip dengan eskrim Zangrandi ini.

Dengar eskrim kuno, ingatanku juga terlempar ke Jakarta. Di dekat istiqlal terdapat toko eskrim kuno bernama Ragusa. Enak sih enak. Tapi kok menurutku tetap enakan Zangrandi. Dan seingatku aku juga pernah makan eskrim di Toko Oen Semarang. Tapi yang ini aku lupa rasanya. Hm, atau sebenarnya aku nggak pernah makan eskrimnya? Tapi aku ingat kok aku pernah ke Toko Oen di Semarang. :)

Oh iya, tadi aku mau menunjukkan barang-barang yang aku bawa.


Bahkan kursi yang 'dipakai' barangku lebih banyak dari yang aku pakai. Hehehe, yaiyalah, masa' aku duduk di tiga kursi?!?!

Plushstories: Tamu yang Mendamaikan

New plushstories!
Jepreted by: Untje dan Tante Jay
Resizing & adding text by: Photoshop CS5.1


Hari ini, ada tamu lagi... Siapa ya?

Buka pintu ah...
Ternyata Tante Jay yang datang.

"Masuk yuk tante..."

Sementara itu Kepika sedang menelepon, Kepiko sedang bermain komputer.

Dan Shaun sedang bermain hape.
"Woi, Tante Jay datanggg, disambut dong. Jangan sibuk sendiri!"

Shaun melihat Tante Jay dengan mata terbuka lebar.

Sementara itu Shirley dan Shirloy sedang bermain X-Box.
 "Shirley, Shirloy, sapa dulu Tante Jay..."

"Hai, Shirloy..." kata Tante Jay.

Mereka langsung kembali melanjutkan bermain.


 Beberapa saat kemudian, suara berisik datang dari Shirley dan Shirloy. Shirley yang kalah dalam permainan merasa Shirloy mencuranginya. Shirloy yang merasa tidak bersalah, membela dirinya.

"Shirley, Shirloy, jangan berantemmm!"

Shirley dan Shirloy berhadap-hadapan.

Rupanya mereka tak mendengarkanku. Pukulan Shirloy sudah sampai di muka Shirley.

Tante Jay yang saat itu sedang di rumah, melerai mereka.
Tante Jay: "Shirley, Shirloy, jangan berantem ya. Kalian kan saudara, masa berantem sih. Shirley jangan menuduh Shirloy. Shirloy kan tak curang apa-apa. Shirloy juga harus bisa jaga emosi, jangan main pukul saja ya. Shirley, mukamu tak apa-apa kan?"

Shirley: "Iya nggak apa-apa."

Tante Jay: "Nahhh, sekarang baikan ya. Jangan berantem dong."

Shirley dan Shirloy pun berpelukan.
Shirley: "Maafin aku ya Shirloy, sudah menuduhmu tadi."

Shirloy: "Iya nggak apa-apa, maafin aku juga, tadi aku sudah pukul kamu."

Untje: "Tante Jay, kenapa jadi begini sih? Jadi terharu aku Tante..."


Shaun, Kepika, Kepiko yang tadi sibuk sendiri menghampiri kami. Tante Jay pun memberikan nasihat-nasihatnya kepada Shirley dan Shirloy. Katanya, kita tidak boleh berkelahi, apalagi serumah dan bersaudara. Shirley dan Shirloy pun kembali akur. Terimakasih Tante Jay!


Tante Jay penasaran dengan rambutku. Duh si Shirloy kok ngeliatin aku begitu banget sih...
 

Keliatan banget ya kita kurang kerjaan. Ternyata bikin cerita gini dan moto-motonya capek juga loh. Keluar peluh bertetes-tetes. Hehehe, silahkan dikomentari, diberi saran, atau dikritik. Terimakasihhh... ^^

♥ View my other plushstories? Click tab plushstories above.